
Bara pergi ke kantornya langsung menemui Adam. " Dam, aku butuh bantuan mu. Kata Bara serius. Adam setuju ketika mendengar rencana Bara. " Itu yang aku ingin dari dulu Bar!. Ujar Adam. " Tapi ini belum terlambat karena Gea masih hidup!. Jawab Bara. " Apa?" Adam terkejut. Bara menceritakan semuanya. " Kamu Harus mambawa nya kembali" Kata Adam. Bara mengangguk dan menepuk pundaknya.
Bara duduk di kursinya menyederkan kepalanya. Ponselnya berdering.
" Hmmmm" Bara
" Sayang apa benar kamu membuat pesta untuk ku?" Karisa.
" Yah, apa kamu senang" Bara.
" Tentu aku senang apa boleh life di TV. Karisa.
" Tentu saja kamu bisa undang wartawan sesukamu!. Bara
__ADS_1
" Sayang terimakasih kamu memang calon suami idaman. Karisa.
Bara merasa jijik harus baik-baik kepadanya demi rencananya berjalan lancar Bara harus pura-pura baik kepada Karisa.
Sampai dirumah Aksan mencari Gea dirumahnya. " Nona mana Bi. tanya Aksan. " Ai aku disini. kamu baru pulang!. Jawab Gea sedang di dapur membuat makanan untuk Aksan. Aksan segera menghampirinya lalu memeluknya tiba-tiba di depan Dahlan dan bibik. Gea merasa ada sesuatu yang terjadi. " Ai, malu ada bibik dan Dahlan" Bisik Gea. Aksan tidak bergeming. Dahlan dan bibik segera pergi dari sana.
Gea membalasnya pelukannya. " Ai, kenapa tiba-tiba kamu melo begini!. tanya Gea. " Biarkan aku begini, aku takut kamu pergi!. Kata Aksan. Gea menghela nafasnya. " Aku tidak akan pergi, walaupun aku pergi yah aku pergi sama kamu!. Jawab Gea. Aksan melepaskan pelukannya. " Kamu janji!. Ucap Aksan. Gea mengangguk. " Kalau Bara tau kamu masih hidup apa kamu mau balik kepadanya?" tanyanya lagi. Gea menggelengkan kepalanya. Aksan memeluknya lagi dengan erat.
Dahlan merasa kasian melihat Aksan seperti itu iya harus melakukan sesuatu agar Bara tidak merebut Gea darinya. " Apa yang membuatnya bisa tetap dengan Aksan kecuali nona hamil. Batin Dahlan. " Apa bos akan setuju dengan ide ini!. tapi kurasa dia akan menolaknya. gumam Dahlan.
" Ada apa dengannya tiba-tiba jadi Melo begitu apa ada sesuatu yang membuatnya seperti itu!. Batin Gea.
Aksan sedang di ruangan kerjanya. Dahlan menghampirinya " Tuan muda, maaf kalau saya lancang, gimana kalau tuan muda buat Nona Gea hamil!. Ide Dahlan. Aksan langsung melotot " Gila kamu Lan, apa otakmu geser sehingga kamu berpikir seperti itu!. Ucap Aksan marah.
__ADS_1
Dahlan sudah menduganya kalau Aksan tidak akan setuju tapi dia sangat nekad. " Walaupun dulu aku suka tidur dengan perempuan lain bukan berarti Gea sama dengan perempuan-perempuan itu, Gea perempuan baik-baik dan aku tidak ingin merusaknya!. Ucapnya sambil menatap tajam. Dahlan hanya diam menerima amarah Aksan kepadanya.
Dahlan langsung minta maaf sudah memberikan ide itu kepada Bos-nya. " Tuan saya pamit" Ucap Dahlan. " Hmmm" Jawab Aksan.
Di sebuah hotel yang mewah Bara membuat pesta untuk Karisa dan juga teman-temannya untuk mereka senang-senang tidak hanya itu Bara mengeluarkan uang cukup banyak agar pesta itu mewah dan Karisa merasakan kalau Bara benar-benar mencintainya.
Karisa tampil memukau malam itu. Karisa ingin semuanya tau kalau dirinya bakal jadi pusat perhatian. " Mia kamu pastikan Aksan datang dan tunangannya aku ingin dia tau dan membuatnya menyesal!. Kata Karisa. " Baik Nona. jawab Mia. Pukul 8 malam nanti pestanya dimulai. Karisa sudah tidak sabar dirinya akan di liput di televisi secara life.
Bara dan Adam begitu juga dengan Pak Rey sudah ada di gedung itu Bella dan kekasihnya Dion juga hadir. Jena dan Sela juga ada. Teman Karisa juga ada di sana semuanya datang kecuali Aksan dan Gea.
Karisa melihat semuanya hadir, " Bara memang sangat mencintaiku!. Batin Karisa senang.
...*****...
__ADS_1
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗🤗