
Gea dan Sarah makin dekat, mereka seperti dulu lagi seblum Rendi masuk ke kehidupan mereka. Gea mendongak ke belakang dan pilingnya benar kalau Rendy mengikutinya.
Gea membuang napas kasarnya. " Mau apa lagi sih kamu ikuti kami??" Gea terlihat kesal karena Rendy mengikutinya.
Rendy memasang senyum diwajahnya dan mulai mendekati Gea. " Ge boleh yah aku ikut kalian?" Nanda suaranya terdengar tulus. Gea ingin menolaknya namun Sarah mendahuluinya. " Ya udah kalau kamu mau ikut kami".. Wajah Rendy terlihat tidak suka Karena Sarah yang menjawabnya.
Rendy mengangguk. Gea memegangi tangan Sarah. " Kamu tenang aja, dia sendiri yang akan pergi tampa kita usir!. bisik Sarah. Gea Akhirnya tenang. " Ge kamu duduk aja, biar aku yang beli tiketnya!. Rendy menawarkan diri untuk membeli tiket.
Sarah berusaha menutupi rasa sakit dihatinya. " Ren, beli 4 tiket yah!. Teriak Sarah. Rendy berpikir. " Empat..? . Batinnya.
Mau gak mau Rendy menuruti Sarah. " Ayo masuk filmnya akan dimulai 10 menit lagi" ucap Rendy.
"Tunggu" Sarah masih mencari seseorang disana. " Kamu cari siapa?" tanya Rendy. " Itu dia!. unjuk Sarah..Gea melongo melihat siapa yang datang ke arahnya. " Aksan" Lirihnya. Rendy langsung diam membeku hatinya langsung sakit.
" Hai sayang!. Aksan langsung mencium pipi Gea di depan mata Rendy dan juga Sarah. " Jadi tiket ini untuk dia. batin Rendy kesal. " Tapi aku lupa tadi hanya beli tiket 3. kata Rendy bohong. Sarah dan Gea terdiam. Aku tau pasti dia bohong .. Batin Sarah " Ya udah sini mana tiketnya. Sarah memintanya. Rendy langsung memberikan tiketnya. " Ini untuk kalian berdua saja. aku lain kali nontonnya" ujar Sarah.
Rendy melotot niatnya dia dan Gea Sarah yang nonton bukan Aksan. " Tq Sarah' Ujar Aksan " Ayo sayang kita masuk. ajak Aksan sembari menarik tangan Gea. " Tapi Ai, Sarah. Gea merasa tidak enak. " Udah gua gak apa-apa!. ujar Sarah. Rendy terdiam hanya melihat Gea dan Aksan masuk ke bioskop.
Sarah segera pergi, namun tangannya di cekal. " Dasar wanita picik, kamu pikir aku gak tau itu pasti ulah mu kan?. Sarah terdiam. " Wanita ular seperti mu tidak cocok berteman dengan Gea. Sarah menepiskan tangan Rendy darinya. " kalau emang aku ular kenapa kamu dulu meniduriku!, bahkan kamu memintanya sering. Sarah membuat Rendy tambah kesal. " Dasar ******!!. Rendy memakinya.
Tidak sengaja tiket satunya jatuh, di lantai ada dua tiket, Sarah melihatnya. " Hahaha, itu apa?!!. Sarah menujuk tiket yang jatuh. " Kamu pikir aku bodoh!!, mungkin Gea bisa kamu bohongin kalau aku tidak, aku tau kamu cowok macam apa?. Sarah segera pergi
Rendy kalah bicara sama Sarah, iya mengambil tiektnya melihat ke arah Sarah mengepalkan tangannya.
Sarah menangis mendengar perkataan Rendy kepadanya. Awalnya Sarah hanya ingin hartanya, tapi lama-lama Sarah menyukainya.
*****
Selesai nonton Aksan mengajak Gea makan, Gea merasa cemas dengan Sarah. " Ai, Sarah mana yah?, aku hubungi dia gak di jawab. Gea terlihat panik.
__ADS_1
Aksan merogoh ponselnya lalu menghubungi Sarah.
" Iya tuan!.. Sarah
" Kamu dimana?, Gea mencemaskan mu?" Aksan.
" Saya di rumah Tuan. Sarah.
Aksan menutup telponnya. " Kamu dengar kan dia dirumah!. Aksan melanjutkan makannya.
Selesai makan Aksan mengajak Gea pulang kerumah, di rumah di sambut Sarah dengan hangat. " Kamu gak apa-apa Sar?. Tanya Gea hawatir. " Aku gak apa-apa kamu gak lihat aku!. Jawab Sarah.
" Ai ada yang ingin aku bicarakan, kamu ikut aku. Gea mengikuti Aksan kedalam rumah.
" Ada apa ai?, apa mau bahas soal Rendy?. tanyanya. Aksan menggelengkan kepalanya. " Lalu apa?" Aksan menatap wajahnya. " Ai jangan bikin aku takut!. Gea benar-benar takut melihat Aksan menatapnya seperti itu.
" Kamu janji akan kuat mendengarnya?" Gea mengangguk.
" Jadi benar orang tuaku di bunuh Ai, bukan bunuh diri seperti cerita paman!. Aksan lagi-lagi mengangguk. " Mami!!, papi!!. Gea memanggil kedua orangtuanya dan menangis histeris. Aksan menenangkan Gea. " Ai siapa yang sudah membuat orang tuaku meninggal!!, katakan Ai siapa yang sudah tega membunuhnya!!. Gea teriak histeris.
Aksan memeluknya erat. " Ge tenangkan dirimu!. Aksan merasakan kasian melihat Gea sangat terpukul mendengar kematian kedua orangtuanya. Lambat laun suaranya hilang. Gea pingsan di pelukan Aksan. " Sarah!!, bantu saya Gea pingsan!. Aksan berteriak. Sarah terkejut melihat nya.
" Dia kenapa?" Sarah hawatir melihatnya. " Udah kamu bantu saya!. Gea di bawa ke kamarnya.
" Tuan muda kenapa Gea bisa pingsan!?. tanya Sarah. Aksan menceritakan semuanya. Sarah melongo mendengarnya. " Jadi orangtuanya di bunuh!. Sarah melihat lagi ke arah Gea. " Aku gak tau Ge begitu banyak musibah menimpa mu, maaf aku pernah jahat kepadamu!. ujarnya Lirih. Sarah merasa sedih dulu sudah jahat sama Gea.
2 jam berlalu Gea sadar dan langsung melihat Aksan dan Sarah di sampingnya. " Syukurlah aku mimpi. lirihnya. Sarah dan Aksan saling memandang. " Sayang, kamu sadar Akhirnya!. Aksan memeluknya. Kemudian Gea ingat lagi. " Jadi tadi itu suguhan Ai, aku tidak mimpi. Gea menangis lagi dipelukan Aksan.
Di tempat lainnya Dahlan mendapatkan pesan dari Amel.
__ADS_1
" Wanita ini masih belum nyerah juga!. Masih pokus mengemudi. Sampai di kantor Dahlan segera menyimpan Bara bukti itu di lacinya.
Gea dan Sarah di ajak Aksan pindah ke rumah yang sudah di siapkannya. Aksan merasa kasian melihat Gea sangat terpukul mendengar kematian kedua orangtuanya.
" Sayang aku tau ini sangat berat untukmu, tapi aku yakin, mami dan papi akan sedih melihat kamu seperti ini. Aksan menguatkan Gea. Gea berpikir. " Kamu benar Ai, kalau aku seperti ini mereka tidak bahagia!. Gea mulai bangkit.
Sarah seneng mendengarnya. " Semangat ya Gea, gua yakin lo perempuan paling kuat!. Saut Sarah.
Ponsel Aksan berdering...
" Iya lan?" Aksan.
" Tuan muda, ini Amel mengirimkan tempat dinner, apa anda ingin menemuinya?. Dahlan
Aksan menatap ke arah Gea.
" Oke, saya mau!. Aksan.
" Baik tuan muda!. Dahlan.
Dahlan segera membalas pesan dari Amel.
Amel yang sedang baring di tempat tidur langsung melotot. " Yes, akhirnya dia mau dinner denganku. Saking senangnya Amel loncat-loncat di atas tempat tidur.
Amel segera bersiap ke salon, dia ingin tampil cantik dan menawan, tidak hanya itu Amel memesan gaun mahal untuk makan malam bersama Aksan.
" Sayang, apa kamu mu temani aku malam ini?" Ajak Aksan. Gea menatapnya, Aksan sudah baik kepadanya, apa salahnya Gea pergi dengannya. " tapi lihat mataku bengkak!. jawabnya. " Walaupun matamu bengkak kamu masih cantik ko, aku menyukaimu apa adanya!. Kata Aksan sembari mendekatkan wajahnya kepada Gea.
" Hemm hmmm. disini ada aku" Ujar Sarah menghentikan gerakan Aksan yang ingin menciumnya. Gea segera mendudukkan kepalanya. Aksan menatap ke arah Sarah, dan memintanya untuk pergi.
__ADS_1
Sarah mengerti dan langsung pergi.
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗🤗