Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman= 65


__ADS_3

Di kantor Aksan marah-marah gak jelas. Semua stafnya kena marah.


Dahlan yang tau alasannya apa hanya bisa diam dan bekerja.


Ponselnya bunyi. Dahlan melihat siapa pengirimnya. " Semoga dengan adanya pesan ini mod nya membalik. Batin Dahlan.


" Tuan, sepertinya Nona mengirimkan pesan untuk anda!. Ujar Dahlan seraya memberikan ponselnya. Benar saja dugaan Dahlan Aksan langsung tersenyum lebar membaca pesan dari Gea.


Isi pesan dari Gea


" Ai, jangan lupa makan siang, Aku merindukanmu β™₯️.


Aksan langsung menghubungi Gea. Tut......Tut.. suara Sabungan telpon.


" Hai Ai " Gea


" Hai juga calon istri" Aksan


" Kamu sudah makan siang?, " Gea


" Belum, tiba-tiba saja rasa laparnya jadi hilang gara-gara mendengar suara kamu!. Aksan


" Mulai kamu tuh suka gombal. Gea.


" Tidak itu serius!. Aksan


" Iya, iya. Gea


" Kamu udah makan?" Aksan


" Udah, ini lagi makan bareng sama Sarah, dan sekarang dia sedang mendengarkan percakapan kita. Gea


" O, yah, Sarah kalau kamu dengar suaraku tolong jaga bidadari ku yah. Aksan.


" Hahahahaha, Siap tuan muda!" Sarah


" Terimakasih Sarah. Aksan


" Sayang kirimkan poto mu sekarang, aku bakal sangat merindukan mu" Aksan.


" Iya nanti aku kirim Ai. Gea

__ADS_1


" I Miss you" Aksan


" I Miss you to" Gea


Dahlan langsung tersenyum lebar melihat Aksan sedang tertawa, di telepon. " Nona bawa pengaruh besar untuk tuan muda. Batin Dahlan.


Aksan menutup telponnya dan langsung tersenyum lebar. Aksan masih menunggu kiriman poto dari Gea sambil memegangi ponselnya.


Tidak lama ponselnya bunyi tanda pesan masuk



Aksan membuka pesannya dan langsung melihatnya. Aksan langsung tersenyum.


πŸ’Œ Aksan


" Dirumah Sarah tidak ada laki-laki kan?!.


πŸ’Œ Gea.


" Tidak hanya kami berdua.


πŸ’Œ Aksan


πŸ’Œ Gea.


" Ini pakaian Sarah, kalau kamu suka nanti aku akan memakainya setiap hari kalau kita sudah menikah.


πŸ’Œ Aksan.


" Oke, setelah menikah aku akan belikan pakaian yang lebih terbuka dari itu!.


Sarah tertawa-tawa sambil membalas pesan Aksan di ponselnya Gea. Gea yang curiga segera mengambilnya. " Sarah!!. Kamu kirim Poto itu ke Aksan!!. teriaknya sambil kesal.


" Hahahaha, lagian kamu susah banget sih di minta poto aja!. pake mau ganti baju dulu!. Ujar Sarah.


πŸ’ŒAksan


" Sayang.


" Sayang.

__ADS_1


" Sayang.


Gea melotot mendapatkan pesan terus-terusan dari Aksan. " Ini Gara-gara kamu nih, jadi Aksan berpikir itu aku!. Ujar Gea.


Suasana kantor menjadi lebih baik. Aksan tidak lagi marah, Iya terlihat bahagia dan semuanya aman. Dahlan langsung dapat kabar dari pengacaranya.


" Tuan, ada kabar baik, pengadilan mengabulkan permintaan Nona, tinggal satu langkah lagi nona akan bebas dari tuan Bara. Aksan langsung senang.


******


Bara bersiap untuk pergi namun Tere masuk lebih dulu ke ruangannya. " Pak ada surat untuk anda!. ucap Tere sopan. Bara mengangguk dan mengambilnya. " Surat dari pengadilan. gumamnya


Bara terlihat kesal lalu iya buang surat itu kedalam tong sampah." Sampai kapanpun aku tidak akan tanda tangan surat itu!. Ucap Bara marah. lalu iya keluar dari ruangannya.


Di Cafe.


" Saya baru saja mendapatkan surat cerai dari pengadilan!, sepertinya ini masalah serius!. Ucap Bara. " Apa anda setuju dengan rencana saya tuan!. Tanyanya. Bara mengangguk. Detektif itupun langsung memberi tau gimana caranya agar Bara tidak kehilangan istrinya.


" Apa anda tau, titik lemahnya Nona?, anda bisa mulai dari sana. Ucapnya. Bara terdiam sejenak sambil berpikir.


********


Aksan mulai Ingat dengan email yang selama ini mengganggu Gea.


" Lan, aku ingin kamu menyelidiki soal kematian kedua orang tua Gea. dan cari tau siapa yang sudah meneror Gea!. Perintah Aksan. " Siap tuan muda. jawab Dahlan.


Aksan dan Dahlan melihat mobil Bara terparkir di depan rumahnya. Aksan segera turun dari mobilnya.


" Mau apa lagi kamu kesini?!" tanya Aksan ketus " Saya tau Gea tidak dirumah!, saya kesini cuma mau bilang, Gea itu tidak pernah cinta sama kamu, karena cintanya hanya untuk aku!. Ucap Bara.


Aksan berdecak kesel. " Kalau emang dia mencintaimu lalu untuk apa dia ingin bercerai dengan mu dan menikah dengan ku!. Jawab Aksan. Bara mengeluarkan ponselnya.


" Coba lihat ini!. Bara memutarkan Vidio pengakuan cinta Gea. " Bisa jadi dia mau menikah dengan kamu hanya sebatas balas budi!. Bara memberikan lagi bukti ke dua buku catatannya Gea. " Kamu bisa baca juga tulisannya!. Aksan terlihat gusar dan matanya merah. Bara segera pergi meninggalkan Aksan yang sedang kesal. Dahlan langsung menghampiri Aksan. " Tuan anda tidak apa-apa?" tanyanya. Aksan segera masuk kerumahnya dengan keadaan Marah.


" Selamat malam tuan" sapa para asisten. Aksan tidak menjawabnya iya langsung masuk ke kamarnya dan mengunci pintunya. Dahlan hanya bisa menarik napasnya. " Tuan muda akhir-akhir ini tidak bisa berpikir jernih semuanya di bawa emosi. Batin Dahlan.


Di mobil Bara tersenyum senang. " Tidak semudah itu kamu ambil dia dariku!. Gea tidak seperti Karisa yang matre!. Gumam Bara.


******


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€— terimakasih

__ADS_1


__ADS_2