Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 85


__ADS_3

Aksan melihat tatapan mata Gea ke arah Bara. ” Sayang!” Lirihnya, sekaligus membuat Gea melihat ke arahnya. Gea langsung mendudukkan kepalanya. ” Kamu tidak apa-apa kan?” Gea mengangguk.


” Aku sangat merindukanmu!. Aksan memeluknya lagi, kali ini pelukannya lama. Bara merasa sakit dihatinya. ” Mungkin ini yang pernah dia rasakan ketika aku memeluk Risa. Batinnya. Gea merasa kasian melihat Bara sedih seperti itu ia pun melepaskan pelukannya.


” Ai, tuan yang sudah menyelamatkan aku dari mereka” Gea menceritakan semuanya sama Aksan sembari berlinang air matanya. Aksan merasa tidak berdaya melihatnya.


” Aku janji ini tidak akan terjadi lagi kepadamu!. janji Aksan kepada Gea. Aksan melihat ke arah Bara. ” Bar, thanks ia sudah menolong Gea, gimana kepadamu sekarang!" tanyanya. ” Aku udah baikan!. Jawabnya pendek. " Sayang sebaiknya kamu pulang dan istrhat, lihat dirimu juga butuh istrhat” Kata Aksan.


Gea melihat ke arah Bara, ” Lalu siapa yang jaga tuan Ai?!” Aksan terkejut dengan jawaban Gea. " Biar saya yang menjaganya nona!. Saut Dahlan. ” Dahlan benar Ge, kamu sebaiknya istrhat aku udah baikan ko!. kata Bara.


Aksan meraih tangannya lalu pamit keluar, langkah Gea sangat berat ketika ia keluar kamar. Gea melihat ke arah Bara sambil tersenyum. Bara membalas senyumannya. Aksan memperhatikan wajah Gea hatinya mulai gusar.


Diperjalanan menuju kerumah Gea tidak banyak bicara hanya diam melihat ke arah luar kaca. Aksan menggenggam tangannya. ” Sayang apa kamu lapar?” Aksan membuyarkan lamunannya.


Gea menggelengkan kepalanya, ” Aku ingin pulang istrhat Ai" Pintanya. Aksan terdiam sejenak. ” Apa dia tidak ingat sama pernikahannya lusa!. Batin Aksan sedih.


Aksan membawanya ke rumah. ” Ai kenapa kamu ajak aku kesini, aku ingin kerumah dimana Sarah tinggal!. Tanyanya. ” Sayang aku tidak mau kamu tinggal disana lagi!, aku takut kamu di culik!" Aksan segera turun dan membukakan pintu mobilnya.

__ADS_1


Gea membuang napas kasarnya lalu mengikuti Aksan kedalam rumah. ” Mba tolong jaga nona dan bantu dia untuk istrhat!. Kata Aksan sama asistennya. " Baik tuan muda!. Gea dan asistennya pergi ke kamar utama.


Aksan menghubungi Sarah.


" Ia tuan?" Sarah.


" Kamu kesini temenin Gea dirumah!" Aksan.


" Baik tuan saya segera kesana!. Sarah.


Aksan menutup telponnya.


” Jadi sampai sekarang dia belum makan?” Risma mengangguk. ” Mba tolong bantu saya bersiap" Pinta Gea.


Aksan duduk di sofa mengingat kembali kejadian dirumah sakit. ” Apa dia akan meninggalkan aku dan kembali kepadanya!. Aksan membuang pikirannya itu jauh-jauh. Tidak lama Sarah datang dan langsung ke kamar Gea.


Sarah langsung masuk aja kedalam kamar, melihat sahabatnya sedang di bersiap langsung menghambur memeluknya. " Ge" Panggilnya Lirih. Mereka melepaskan rasa kangennya sambil berpelukan. ” Syukurlah lo selamat, gua takut lo Kenapa- napa" Sarah menangis bahagia bisa melihat sahabatnya lagi.

__ADS_1


" Udah- udah, lebay lo!" Ejeknya. Mereka tertawa-tawa bersama. Aksan di balik pintu kamarnya mendengar mereka tertawa hatinya merasa senang.


” Ge lo tau gimana reaksi Aksan lihat lo diculik!. Mendengar Sarah cerita, Gea langsung sedih. ” Untuk apa lo sedih toh sebentar lagi kalian akan menikah!. Sarah mengingatkan Gea kembali. " Mbak tinggalkan kami berdua!. pinta Gea. Risma lalu ijin keluar kamarnya.


Sarah duduk di sampingnya. " Sar, Gua ingin menunda pernikahan ini" Sarah terkejut mendengarnya. ” Apa!!, lo bercanda kan!. Gea menggelengkan kepalanya. ” Gua ingin merawatnya dulu sampai dia sembuh, dan gua baru mau menikah!. Sarah melongo mendengarnya.


Gea menceritakan semuanya sama Sarah. ” Apa lo tau ge, gimana perasaan Aksan jika lo batalin pernikahannya!. Gea menatapnya. " Lo menyembuhkan luka tuan, sekaligus melukai Aksan!, apa lo tau gimana rasanya cinta bertepuk sebelah tangan, mungkin lo perna di posisi seperti itu!, lalu gimana rasanya?.. sakit bukan?, jangan sampai lo melukainya dan ia pergi dari hidup lo!. Gea langsung menundukan kepalanya.


" Mungkin saja jika Aksan di posisi Bara, dia pun akan sama menolong lo Ge.. kuatkan hati lo dan lihat masa depan lo sudah di depan mata, lo jangan sampai menyesal!. Ketika Gea ingin bicara.


" Tok....tok.. Terdengar suara pintu diketuk.


" Masuk!" Risma masuk lagi kedalam kamarnya. ” Nona anda ditunggu tuan muda!. Ujar Risma sambil membungkuk. Gea segera berdiri. tangannya di cekal. " Ge, gua yakin lo itu bijak!. Ujar Sarah. Gea menatapnya lalu melangkahkan kakinya duluan keluar.


Sarah merasa sedih jika Gea memutuskan pernikahannya.


*******

__ADS_1


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2