Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 21


__ADS_3

Gea langsung senang mendengar mobil datang, dia segera turun ke bawah.


" Tuan" Sapa nya sambil jalan ke arah Bara.


" Ayo pergi" Tampa masuk dulu ke rumah Bara langsung mengajak Gea pergi, di mobil Gea sudah senang karena hari ini hari pertama jalan dengan suaminya.


Bara mengajak Gea ke restoran mewah, ia mengeluarkan cincin pernikahannya.


" Apa ini?". Gea membukanya.


" Itu cincin pernikahan kita". Gea tertegun mendengarnya. Jadi dia sudah menanggap pernikahan ini. syukurlah. Batin Gea.


Bara manarik tangan Gea lalu membuka gelang pemberian Aksan.


" Pakai ini" Gea menerimanya hatinya seneng.


Gea melihat Bara juga memakai cincin yang sama, bedanya Bara tidak ada permata nya.


Makanannya udah dihidangkan. Baru mau makan ponsel Bara berdering. Bara terlihat panik setelah angkat telepon dari seseorang lalu ia berniat pergi.


" Tuan anda mau kemana?".


Bara tidak mendengarnya, ia segera membayar makanan lalu pergi terburu-buru. Gea mengikutinya. Gea masih bertanya-tanya di hatinya ada apa sebenarnya.

__ADS_1


Sampai di gedung mewah sebuah apartemen mewah. Ia segera masuk ke dalam dan naik ke atas.


Gea mengikutinya dan bertanya di hatinya. Ini di tempat siapa?. Gea terus berpikir.


Sampai di pintu seseorang membuka pintunya. Wanita itu langsung memeluknya erat.


" Kamu kemana saja?" Karisa nangis terisak-isak. Langkah Gea terhenti melihatnya. Hatinya sakit untuk keduakalinya..Ia menahan dirinya agar terhubung jatuh lagi.


Kuat Gea, kamu harus kuat. Gea menguatkan dihatinya. Gea melihatnya. Karisa segera melepaskan pelukannya.


" Kamu gak apa-apa kan?". Bara terlihat hawatir.


" Aku baik-baik saja, aku pikir kamu sendiri!" Karisa terlihat tidak senang melihat Gea ada juga ikut sama Bara.


" Ia aku bawa dia kesini, aku panik mendengar kamu sakit!". Gea merasa pedih melihat Bara perhatian kepadanya.


" Sa, aku merasa lega melihat kamu baik-baik saja, tapi aku harus pergi". Karisa tau kenapa Bara menolak untuk masuk.


" Oh, oke," Bara langsung pamit, Gea hanya membungkuk lalu pamit juga.


Karisa melihatnya sedih, karena Bara benar-benar jauh darinya.


Di mobil Bara hanya diam tidak sepatah katapun. Gea tidak berani bicara melihat Bara kesal seperti itu.

__ADS_1


Tuan terlihat panik mendengar Nona Karisa sakit, apa dia akan panik juga kalau aku sakit!. Gea menggerutu dihatinya.


Bara turun lebih dulu, ia segera naik ke kamarnya tampa menoleh ke arah Gea. Gea ditinggal begitu saja.


Gea mengikutinya dari belakang. Mendengar pintunya ditutup kencang. Gea kaget.


Di kamar Bara duduk memikirkan Karisa. Di kamar lainnya. Gea sudah ganti baju ia merebahkan tubuhnya di tempat tidur, sama memikirkan Bara.


Gea melihat cincin dan gelangnya, ia merasa bahagia walopun hanya sekejap.


Bara membuka cincinnya dari jarinya, ia memandangi cincin itu. Apa yang sudah aku lakukan, ini salah, salah besar. Bara merasa bingung dengan perasaannya.


Di apartemen.


Karisa menangis merasa hidupnya berubah setelah kehadiran Gea di hidup nya.


Karisa melihat foto-foto masa-masa bersama Aksan dan juga Bara.


Karisa merasa sepi.


Keesokannya. Gea menuggu Bara seperti biasa di luar kamarnya. Tapi di tunggu² Bara tidak keluar.


Gea membuka pintu kamarnya sudah kosong, bahkan tempat tidurnya masih rapih.

__ADS_1


" Tuan di mana?" Gea mencarinya, di kamar tidak ada, Gea turun ke bawah tidak ketemu juga. Mengecek mobilnya di garasi. Oh tuan sudah pergi. Gea masuk ke dalam rumah lagi dengan perasaan sedih.


Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗


__ADS_2