
Gea membuka email lamanya dan melihat chat lamanya. " Sebentar lagi, aku akan menikah, semoga dengan pernikahanku yang sekarang aku bahagia. ucapnya.
" Gea, Aksan datang!. teriak Sarah. Gea segera turun dan melihatnya. " Ai. Gea memeluknya. " Kamu udah makan?" Tanyanya. " Sudah kalau kamu?". Aksan mengangguk. " Hari ini kita ke butik yu untuk fitting gaun pernikahan kita. ujarnya sembari membenarkan rambut Gea.
" Tuan, disini ada saya!. gumam Dahlan posisinya di belakang Aksan. Sarah segera menarik tangan Dahlan untuk menjauh. Dahlan terkejut tangannya di tarik Sarah " Kamu ngapain sih berdiri disitu?, gangu aja. ujar Sarah.
Dahlan diam sejenak memperhatikan wajah Sarah sedang ngoceh. " Dia ini lucu juga kalau sedang panik!. gumamnya. Sarah melabaikan tangannya. " Dahlan!!. Hey apa kamu mulai menyukaiku!. Dahlan mendengarnya langsung melangkahkan kakinya pergi. lagi-lagi Sarah cekal. " Aku hanya bercanda ko!.. ujar Sarah sembari tersenyum. Dahlan melihatnya senang.
Mata mereka bertemu, cukup lama. " Hmmm" Aksan membuyarkan lamunan mereka. " Iya tuan muda!!. dua-duanya menjawab sama. Aksan dan Gea saling memandang. Gea malah senang kalau Sarah jadian sama Dahlan.
__ADS_1
" Ikut saya ke butik, dan juga kamu Sarah!. Kata Aksan. Sarah dan Dahlan saling melihat, lalu Aksan segera pergi dengan Gea ke mobil.
Dahlan segera pergi diikuti Sarah, " Aku ini kenapa sih, aku kan hanya bercanda tapi ko aku jadi baper!!. gumam Sarah cekikikan sendiri. Dahlan mendengarnya lalu berhenti. Sarah menabrak punggungnya dan melotot. " Sengaja yah?" ucap Dahlan sembari jalan lagi. Sarah terdiam sejenak.
" Dia bicara barusan!!. ih ko hatiku senang yah!. gumamnya. " Sarah ayo!" teriak Gea di dalam mobil. Dahlan terseyum senang melihat Sarah seperti orang bodoh berdiri dan senyum-senyum sendiri. Sarah sadar dan langsung masuk ke mobil.
Di mobil Sarah jadi gugup bersebelahan dengan Dahlan. Namun Dahlan terlihat cuek seperti biasanya.
Sarah dan Dahlan saling melihat, mereka mendengarkan perkataan Aksan kepada Gea. Sarah merasa panas di bagian wajahnya karena malu dilihatin terus sama Dahlan. " Kamu jangan lihatin aku terus, aku jadi malu. Kata Sarah. Dahlan melongo mendengarnya. " Siapa juga yang lihatin kamu, Jangan geer deh saya lihatin kaca spion!. Jawab Dahlan membuat Sarah mati kutu menahan rasa malunya.
__ADS_1
Sarah mengigit bibir bawahnya, " Tuh kan aku jadi malu sendiri, bodoh Sarah, kamu sangat bodoh!. batinnya. Dahlan ingin tertawa tapi melihat Sarah seperti itu jadi merasa kasian. " Apa tadi aku keterlaluan sudah bicara seperti itu?, tapi kenapa aku jadi peduli kepadanya. gumam Dahlan di hatinya.
Gea memperlihatkan keduanya, Gea membisikkan sesuatu ke Aksan dan Aksan setuju dengan ide Ge. " Kamu memang pintar sayang, pokonya kamu itu ibarat paket komplit" Puji Aksan sama Gea.
Sarah dan Dahlan mendengarnya di depan. " Nona dan tuan memang romantis. batin Dahlan. Sampai di butik mereka turun. Dahlan mengikutinya dari belakang. " Saya mau kalian berdua pilih salah satu gaun dan juga jas saya ingin kalian juga kompak di acara nanti" ucap Aksan sebelum masuk ke butik.
Sarah dan Dahlan saling pandang. " Eh dah, malah saling pandang!" Gumam Aksan.
******
__ADS_1
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗