Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 101


__ADS_3

"Maaf om, ini lah yang akan saya jelaskan tadi tapi keburu orang nya datang" kata Kevin menoleh kearah orang tuanya.


"dasar anak gak ada akhlak" kata mama Kevin.


"Sebenarnya mereka adalah otang tua saya Raja Gabriel dan Ratu Aamora dari kerajaan Yunani. Saya meninggalkan kerajaan karena ingin hidup seperti rakyat biasa, saya tidak suka hidup penuh dengan aturan kerajaan. Sehingga dulu saya pergi ke Amerika untuk melanjutkan kuliah saya, disana lah saya bertemu dengan Farel suaminya Zeje. Saya belajar banyak tentang Indonesia dari Farel. Setelah saya menyelesaikan study saya, saya melamar sebagai dosen di kampus tempat Rani belajar.


"jadi Farel sudah tahu tentang jati diri mu mas" tanya Rani dengan wajah bingung.


"ya, tapi saya melarang dia untuk mengungkapkan kepada siapa pun tentang jati diri ku termasuk istrinya.


Rani maaf selama ini aku belum siap untuk mengatakan kebenaran ini, aku takut kau akan menolak diri ku. Setelah mengetahui semua ini kamu masih maubkan menikah dengan ku? Tanya Kevin harap harap cemas.


"tapi mas, kamu keluarga bangsawan sedang kan aku rakyat biasa tidak sebanding dengan keluarga mu mas" kata Rani menunduk kan wajahnya.


"maaf semuanya, kami minta maaf atas kelakuan anak kami, jika dari dulu kami tahu kalau Kevin memiliki calon istri pasti kami akan datang lebih awal untuk meminang Rani" ujar papa Kevin.


"ya, kami merestui hubungan kalian berdua, terserah kalian mau tinggal dimana pun kami tidak memaksa. Karena kami juga tahu kalau Kevin tidak mau menjadi raja.


"beneran mama dan papa merestui hubungan kami? Kata Kevin senang.


"ya, karena itu kami datang untuk melamar Rani menjadi seorang putri dikerajaan kita. Setelah pernikahan kalian dilangsungkan disini, kita akan mengadakan pesta kerajaan menyambut menantu kerajaan. Kata mama Kevin membuat orang tua Rani merasa beruntung mendapatkan besan seorang Raja.

__ADS_1


Para bodiguard pun masuk membawa parsel sebagai hadiah untuk Rani dan orang tuanya.


"ini kami bawakan hadiah seserahan menurut tradisi di negara ini. Selaku orang tua dari Kevin kami ingin meminang putri bapak dan ibu menjadi menantu kami istri dari anak kami Kevin" ujar papa Kevin


"bagai mana Rani, apa kamu mau menerima lamaran dari orang tua nya Kevin? Tanya papa Rani.


Rani menunduk kannkepala nya lalu mengangguk tanda mau.


"alhamdulillah, putri kami menerima lamaran ini"


"syukur lah, perjalanan kami tidak sia sia, akhirnya kami memiliki keluarga di negara ini" kata mama Kevin bahagia.


Mama Kevin bangkit dari duduk nya dan menghampiri Rani lalu mengambil tangan Rani dan menyemat kan sebuah cincin yang indah bermatakan batu berlian dari negara mereka.


Mendengar penuturan calon mertua nya itu, Rani menangis tersendu, betapa bahagia diri nya saat ini, begitu juga dengan keluarganya.


"tapi buk...maksud saya yang mulia Ratu, saya tidak pantas menerima ini. Ini adalah pemberian dari orang tua anda dan ini sangat mahal harga nya, saya takut mengecewakan kalian" jawab Rani menunduk.


"sayang" kata mama Kevin mengangkat dagu Rani" kamu sangat pantas mendapat kan nya. Kamu wanita yang baik ya kadang kadang ceplas ceplos kalau ngomong seperti saya, hahaha...gelak tawa mama Kevin mencairkan suasana. Selama ini saya sudah mengetahui jati diri mu, maaf bila selama ini kami mengitim mata mata untuk mengawasi mu dan menjaga mu.


Kevin yang mendengar penuyuran mama nya langsung melihat kearah mama nya.

__ADS_1


"mama, kenapa mama mengirim mata mata, apa yang mama lakukan?


"Kevin, mama hanya ingin mengetahui karakter calon mantu mama, selama ini kau sering menolak bila mama suruh pulang membawa Rani. Mama hanya ingin mengenal Rani lebih dekat. Sekarang mama sudah melihat nya, betapa cantik nya calon menantu mama.


"pak, buk, kapan kita langsungkan pernikahan anak anak kita? Tanya mama Kevin pada orang tua Rani.


"kami bersedia kapan pun, lebih cepat lebih baik" jawab papa Rani.


"gimana kalau satu minggu lagi kita adakan pernikahan sekaligus resepsinya. Agar kami bisa melakukan resepsi di negara kami dan mengenalkan Rani sebagai anggota kerajaan.


"mama, aku setuju, tapi dengan syarat kalian tidak mengekang Rani harus bersikap sebagai putri kerajaan dan kami bebas menentukan pilihan hidup kami kedepan nya" kata Kevin dengan mantap.


"baik lah sayang, semua tersrah kalian, iya kan pa?


"Ya Kevin, kalian boleh tinggal dimana pun tanpa menyandang gelar kerajaan agar kalian bisa berkarir dengan kemampuan kalian sendiri" kata papa Kevin.


"terima kasih pa, ma, aku bersedia menikahi Rani satu minggu lagi".


Kebahagian itu tak luput terpancar dari wajah Rani dan keluarga nya begitu juga dengan keluarga Kevin juga ikut berbahagia.


Setelah selesai menjamu tamu kehormatan itu, dan menentykan tanggal pernikahan, Rani segera masuk kedalam kamar nya. Dia berselancar di media sosial mencari tahu bagai mana tata cara dan etika seorang putri kerajaan.

__ADS_1


Bersambung..


selamat menunaikan ibadah puasa.


__ADS_2