Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 34


__ADS_3

"Manda,lo masih ingat kan janji lo buat traktir kita bertiga.


"heheee...hampir aja Manda lupa.


"Traktir bertiga maksud nya" kata Farel yang mendengar ucapan Sinta.


"Gini kak, tadi Manda janji mau traktir kak Sinta mau beli tas caoupel gitu.


"Ya udah kamu harus nepati janji dong.


"Tapi kak masalah nya Manda gak punya uang. Mana traktir nya tiga orang lagi.


"Kakak gak punya uang, kamu selesaikan sendiri masalah kamu.


"Yah..kakak, pelit amat sih. Kata Manda pura-pura sedih.


Ya udah deh kak Sinta kita pulang saja. Tapi kak Zeje pasti sedih karna kita gak jadi beli tas coupel itu, ucap Manda dengan suara yang dikeraskan.


"Tunggu...tadi kamu bilang Zeje sedih?


"Ya, kak karena Manda sudah janji mau beliin tas buat Zeje juga" jawab Sinta.


"Tidak..tidak, Zeje gak boleh sedih. Nih pakai kartu kakak aja belikan apa pun yang Zeje mau.


Mendengar ucapan Farel seketika wajah Manda yang pura-pura sedih kembali ceria.


Dasar si Manda bisa-bisa nya dia jual nama Zeje. Gerutu Sinta dalam hati, tapi sebenarnya dia juga senang.


"Makasih ya kak, kita pulang dulu" kata Sinta dan Manda".


Mereka berjalan sambil bersenda gurau tidak memperhatikan langkah nya.


Bruukk..


Sinta terjatuh menabrak seseorang yang berbadan kekar.


"Aww...bokong gue" kata Sinta merasakan sakit pada bokong nya.


" Maaf nona saya tidak sengaja, mari saya bantu" kata Randi.


Randi mengulurkan tangan nya, tapi ditepis Sinta..


"Saya bisa sendiri" kata Sinta lalu mendongak melihat Randi. "Masya allah, tampan nya" batin Sinta yang tepana melihat wajah Randi..


"Nona...nona anda tidak apa-apa kan?


"aaww...bokong gue sakit, kata Sinta yang berpura-pura biar Randi mau menolonng nya.


"Sini nona saya bantu" kata Randi memegang tangan Sinta.


Saat Sinta diangkat tangan nya oleh Randi, Sinta pura-pura jatuh ke dada bidang Randi.


"Wah...dada nya kekar sekali" gumam Sinta.


"Nona, anda baik-baik saja kan?


"Iya mas eh..pak" aduh panggil apa ya, kata Sinta pelan tapi masih bisa di dengar Randi.


"saya Randi, karyawan di kantor ini bagian pemasaran".


"Oh ya, saya Sinta pak Randi, maaf saya sudah menabrak anda.


Manda yang melihat kakak sepupu nya itu salah tingkah hanya menggeleng kan kepala.


"Dasar kak Sinta, kalau sudah lihat cowok yang tampan lupa deh sama teman" gerutu Manda kesal melihat tingkah laku Sinta.

__ADS_1


"sekali lagi saya minta maaf pak Randi.


"Tidak apa-apa, gak usah panggil pak, saya tidak setua itu.


"Baik lah, kalau saya panggil mas Randi gimana? Kata Sinta tersenyum manis.


"Baik lah, kalau gitu saya permisi dulu ya.


"Oh..ya ya mas Randi.


Sinta menatap kepergian Randi dengan senyum-senyum sendiri.


"Kak, kata Manda menepuk pundak Sinta.


"Manda, apa sih ngagetin aja.


"Bengong mulu dari tadi, noh lihat cowok ganteng itu sudah pergi dari tadi.


Awas loh,ntar bola mata nya kakak keluar.


"Hehehe...habis di tabrak cowok ganteng membuat hati ku tak karuan, rasa nya aku seperti melayang jantung ku dag dig dug" kata Sinta bak seorang puitis.


"Kak, perasaan yang sakit itu bokong kakak deh, tapi kenapa otak kakak yang koslet ya.


"Karena dia sudah menyetrum otak ku untuk selalu memikirkan nya.


"Woi..sadar dong kak, gak usah ngarep deh mungkin aja pak Randi itu sudah beristri.


"Ya kamu benar Manda, patah hati deh adek bang..kata Sinta dengan wajah yang dibuat sedih.


Kalau dia sudah beristri aku akan mundur, tapi kalau dia punya pacar atau tunangan semoga aja mereka putus, kata Sinta lagi.


"Kakak, doa mu itu sungguh-sungguh luar biasa...tidak baik, kata Manda dengan wajah yang sudah jengah.


"Preeett...ejek Manda. " udah deh kak, gak usah cinta-cintaan mending nikah aja langsung sono.


"Wah..ide kamu bagus juga Manda, gak sia-sia kakak ikut dengan kamu ke kantor ini. Kakak harus gercep nih buat dekatin tuh cowok biar mau dia nikah sama kakak.


"Wah..kayak nya aku harus kasi tahu kak Farel nih, seperti nya otak kakak bergeser"


"Enak saja bilang gue sakit.


"Bukti nya baru ketemu cowok saja udah mau ngajak nikah, situ waras kan?


"hehe..waras lah" kata Sinta berjalan keluar kantor meninggalkan Manda.


"Kakak tungguin dong".


"Cepat dong jalan nya kata nya mau ke mall.


Manda berlari mengejar Sinta yang sudah sampai di parkiran kantor.


Sinta menyetir mobil nya menuju mall terbesar di kota itu. Begitu sampai mereka memarkirkan mobil nya dan masuk kedalam toko sepatu yang jadi incaran Manda.


"Semoga saja sepatu nya masih ada, gumam Manda. Kak yuk kita ketoko sepatu itu, cepatan dong kak jalan nya".


"Ya ya, kata Sinta.


Manda langsung mencari sepatu yang dia inginkan


"Alhamdulillah masih ada, gumam Manda dan langsung mengambil sepatu tersebut.


"Mbak, sepatu ini berapa harga nya"


"oh yang ini tiga juta dua ratus mbak".

__ADS_1


"Apa gak ada diskon nya mbak?


"Maaf mbak untuk sepatu yang ini tidak ada potongan harga karena ini limited edition"


"Baik deh mbak, bungkus ya" kata Amanda.


"Baik mbak, ala ukuran nta sudah sesuai mbak?


"Sudah mbak size 37.


"Baik, mari ikut saya ke kasir.


Manda membayar belanjaan nya dengan uang tunai yang di berikan Farel.


"Kak Sin, kita makan dulu yuk, aku laper banget nih"


"Ya, kakak juga udah laper, kita cari cafe yuk"


Mereka berjalan menuju cafe yang ada di mall tersebut. Sinta memesan makanan yang sama dengan Amanda. Saat mereka sedang makan Amanda melihat seseorang yang dia kenal.


"Kak Sin, lihat bukan nya itu Siska ya? Kata Amanda menunjuk Siska yang tak jauh dari mereka sedang belanja di sebuah toko baju.


"Mana, kakak gak lihat"


"itu loh kak, yang pakai baju dres hijau sedang belanja tuh di toko baju.


Sementara Siska melanjutkan makan nya, dia hanya mendengar tapi tidak melihat kemana arah yang di tunjuk Amanda.


"Kak sinta..aku ngomong tapi kakak malah santai makan, kata Manda yang kesal.


"Ya mau gimana lagi kakak lapar banget.


"kakak..kesel deh" kata Amanda melipat tangan nya di dada.


"Ya ya maaf, mana sip Siska tadi?


"Tau ah, bodoh amat"


"Kakak minta maaf, udah gak usah marah nanti kakak beli kan es criem" goda Sinta"


"Emang nya aku anak kecil apa?


"Lihat itu Siska sama siapa? Kata Sinta yang melihat Siska keluar dari dalam toko bersama om om.


Amanda menoleh ke arah yang di tunjuk Sinta.


"Ya kak, dia bersama om om, apa itu om nya ya kak?


"Kayak ny gak deh, lihat aja mereka akrab benar, seperti orang yang pacaran.


"Ya kak,lihat kak mereka kesana, kita ikutin yuk kak.


"ya ayo kita ikutin mereka.


Siska tidak menyadari kalau diri nya sedang di ikuti. Mereka masuk ke sebuah restoran dan memesan makanan.


"Kak, kita duduk di belakang mereka aja itu ada kursi yang kosong kata Manda.


Bersambung


Jangan lupa lime komentar dan vote nya agar autor semangat buat up


Salam


Mom Kayla❤

__ADS_1


__ADS_2