Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 88


__ADS_3

Keesokan paginya Zeje sudah berada dikampus lebih awal dari pada teman nya. Pagi ini Zeje diantar oleh Farel begitu juga dengan Sinta. Mereka sedang menunggu Rani di oarkiran kampus.


"Sin, tumben Rani terlambat" ujar Zeje


"ia ya, kemana tuh anak apa dia bangun kesiangan ya?"


"gak munkin lah, Rani itu biasanya on time gak pernah bangun terlambat.


"tapi kenapa dia belum datang juga Ze apa dia...ucapan Sinta terpotong melihat teman nya keluar dari mobil seseorang.


Zeje dan Sinta heran kenapa bisa Rani satu mobil dengan dosen mereka.


"saya duluan masuk" ujar Kevin dan Rani mengangguk kan kepala nya membuat teman nya merasa heran.


"Rani, apa ada yang ingin kau jelaskan? Tanya Sinta.


"ya Ran, apa yang belum kami ketahuai? Tanya Zeje.


"Apa maksud kalian?


"Rani...kenapa kau bisa bersama pak Kevin?


"Oh ya ampun...cincin ini ada dijari manis mu? Kata Zeje yang tak sengaja melihat jari manis Rani.


"baik baik aku akan jelaskan, sebenarnya aku dan mas Kevin sudah resmi pacaran" ujar Rani menunjukan cincin dijari manis nya.


"Apa...? Kata Sinta kaget.


"Ran, kapan kalian jadian nya kenapa kita berdua gak tahu? Tanya Zeje.


"malam tadi mas Kevin ngajak aku kencan dan dia menyatakan perasaan nya


"tunggu..tunggu..lo bilang tadi mas Kevin? Tanya Sinta heran.


"ya, itu panggilan gue untum dia, gak munkin kan aku manggila dia pak, gak etis banget.."ujar Rani membuat teman nya hanya bengong.


"aku gak nyangka selama ini perjuangan lo gak sia-sia Ran" ujar Sinta.


"ya gue juga heran bagai mana cara lo menaklukan hati si cowok dingin itu? Ujar Zeje".


"Rani gitu loh..gak ada yang gak bisa gue lakukan..


Ehemm ehemm...


Mereka bertiga langsung menoleh kearah suara.


"hehe..maaf pak" kata Sinta


"waktunya belajar bukan bergosip tentang orang lain" ujar Kevin menatap tajam mereka bertiga.


"Maaf pak" jawab Rani tersenyum, Kevin pun tidak bisa berkata kata lagi.


Pelajaran pun dimulai selama dua jam. Ketiga wanita itu sudah tidak sabar ingin menuju kantin, saat jam istirahat mereka langsung mengisi perut dan melanjutkan obrolan mereka tadi.


"Wah, pak Kevin langsung mingkem saat kekasih nya angkat bicara" kata Zeje.

__ADS_1


"kau memang hebat Ran, bearti hari ini kita makan gratis,karena ada yang baru jadian" ujar Sinta.


"ya ya,,,kalian bisa makan apa saja gue yang traktir" kata Rani.


"baik lah tapi bukan disini, kita mau ditraktir makan di mall. Kata Sinta.


"wah..wah..kalian sungguh teman yang bisa membuat gue bangkrut.


Tapi baik lah karena hari ini aku laki bahagia, aku akan mentraktie kalian belanja apa pun nanti sepulang kuliah.


"Assikk...emang lo teman yang baik, bagai mana Ze, lo mau kan?


"ya mau lah, tapi ntar temani gue dulu ke butik ya"ujar Zeje.


"buat apa lo kebutik? Tanya Rani.


"aku sudah janjian dengan mama Sofi mau lihat gaun pengantin


"apa lo dan Farel mau melanjutkan pernikahan kalian yang tertunda itu?


"Ya Sin, kemarin keluarga Wijaksana datang kerumah ku dan membahas pernikahan kami, keluarga ku dan keluarga Farel sudah sepakat melangsung kan pernikahan kami satu minggu lagi.


"Apa..? Sinta dan Rani sampai kaget mendengar ucapan Zeje.


"kenapa kalian kaget begitu?


"gimana kita tidak kaget, kita saja tidak tahu rencana sebesar ini" ujar Rani.


"pantesan semalam mama dan papa gue pergi kerumah tante Sofi ternyata mereka mau membahas masalah ini" ujar Sinta.


"ya, gue juga baru tahu malam tadi. Mereka sengaja buat kejutan untuk gue dan Farel.


"kita akan merasa senang bisa mendampingi kalian menikah, kata Rani.


Ting..sebuah pesan masuk ke ponsel Rani.


"sayang kamu lagi dimana? Kevin mengirim pesan.


"Aku lagi dikantin mas, tapu bentar lagi kita akan ke butik menemani Zeje melihat gaun pengantin nya" balas Rani senyum senyum.


"Apa mereka akan segera menikah?


"Ya mas, satu minggu lagi mereka akan menikah.


"ya baik lah, kalian hati-hati ya, mas mau mengajar lagi.


"ya mas, semangat" balas Rani memberi emot ciuman.


"Gini nih, kalau lagi berbunga bunga, senyum senyum sendiri" kata Sinta.


"Harus nya lo itu senang melihat teman bahagia" ujar Rani.


"pasti dong kita ikut senang. Jawab Sinta.


Mereka bertiga pun pergi menuju butik yang sudah di janjikan mama Sofi.

__ADS_1


Berbeda dengan Farel yang sangat sibuk dikantor, dia harus menyelesaikan pekerjaan nya sebelum dia mengambil cuti.


Braakk...


Farel melihat kepintu.


"Kevin" kata Farel kaget.


"wah..tega lo ya jadi teman" ujar Kevin yang datang tiba-tiba dan mendobrak pintu ruangan Farel.


"Wah pak dosen kenapa tidak mengabari kalau mau datang, saya kan bisa menyambut dosen yang tampan ini" gurau Farel.


"kenapa kau tiba-tiba datang kekantor ku pasti ada sesutu kan? Tanya Farel.


"Kenapa kau tidak memberi tahu ku jika kau akan menikah? Kata Kevin dengan nada yang tinggi.


"ternyata seorang dosen ternama juga sudah mengetahui hal pernikahan ku.


"Farel kau..


"tenang tenang..ayo duduk dulu" ujar Farel mengajak Kevin duduk di sofa.


"sebenar nya aku sengaja tidak memberi tahu mu agar kau datang menemui ku" kata Farel dengan santai.


"jadi ini alasan mu tidak memberi tahu ku, sekarang aku sudah ada dikantor mu yang mewah ini.


"ya dengan begini kau akan bertemu dengan sahabat lama mu ini kan, coba kalau aku mengirim undangan kerumah mu, kau tidak akan pernah menemui ku.


"Aku sibuk" jawab Kevin.


"Sibuk pacaran dengan mahasiswi mu itu? Ledek Farel.


"Dari mana kau tahu, apa dari Zeje?


"tidak, Zeje tidak ada cerita apa pun. Aku bisa mengetahui tentang apa pun yang dilakukan sahabat ku. Termasuk alasan mu jadi dosen" kata Farel tersenyum penuh misteri.


"jadi kau sudah tahu alasan ku hingga sampai dinegara ini? Kata Kevin


"Ya, tapi aku tidak tahu apa alasan mu menerima cinta Rani.


"aku tidak punya alasan apa pun".


"Aku tahu, tapi ku harap kau tidak mempermainkan perasaan nya, dia wanita yan baik. Kata Farel sambil meneguk minuman dingin nya.


"Aku tahu dia wanita yang baik, tapi aku benar benar serius dengan nya, apa kau meragukan perasaan ku?


"tidak tidak, aku tidak meragu kan mu, aku hanya mengingatkan mu sebagai sahabat ku.


"terima kasih karena sudah percaya pada ku.


"ya, jangan lupa datang di pesta pernikahan ku"


"baiknlah aku akan datang, aku pergi dulu" ujae Kevin dan pergi meninggalkan ruangan kerja Farel.


* * * *

__ADS_1


Jangan lupa mampir di karya ku "mertuaku seperti maduku / mom Kayla" tingkalkan jejak like, komentar dan vote.


Bersambung


__ADS_2