
Bagai mana pak Baskoro apakah anda bisa menjelaskan vidio itu? Tanya polisi?
"Itu bukan saya pak, itu pasti editan mereka kata Baskoro menunjuk Farel. Mereka ingin menjatuhkan nama baik saya.
Pengacara Baskoro tidak bisa berbicara karena dilihat dari segi mana pun vidio itu asli dan bukan editan.
Baik lah Tuan Baskoro kalau anda tidak mau mengaku tidak apa. Anda tunggu saja bukti selanjut nya tentang kejahatan anda" kata Farel. " pak polisi kami undur diri dulu semua nya saya serahkan dengan pengacara saya".
Mendengar ucapan Farel Baskoro menjadi ketar ketir karena dia takut kejahatannnya terbongkar. Tapi dia tetap menyakin kan diri nya kalau Farel tidak mengetahui usaha gelap nya. "Huh..dasar bocah ingusan mau menggertak saya ternyata, itu tidak mempan kau tidak akan mendapat kan bukti apapun tentang kejahatan ku" batin Baskoro tersenyum smirk.
Tanpa sepengetahuan Baskoro Farel dan Andri sudah mendapatkan semua bukti tentang kejahatan nya salah satu nya prostitusi yang bekedok cafe dan jual beli obat terlarang.
Farel, Randi, dan Andri kemudian keluar dari kantor polisi. Beberapa wartawan yang melihat mereka keluar segera mengejar mereka. Para waartawan itu sangat terkejut karena melihat Farel masih hidup dan berdiri
dihadapan mereka.
"Selamat sore pak Farel, kenapa anda bisa ada disini, semua media mengatakan kalau anda dan adik anda mengalami kecelakaan di jurang waktu kemarin?
Semua para wartawan bertanya tentang kecelakaan itu tapi Farel tidak mau menjawab dia hanya diam tanpa ekspresi.
Farel masuk kedalam mobil Randi, saat Andri ingin masuk ke dalam mobil nya Farel memanggil nya.
"Andri kata kan kepada wartawan kita akan segera mengadakan konferensi fers.
"Baik bos". Jawab Andri dan dengan segera mengatakan kalau mereka akan mengadakan klarifikasi tentang kecelakaan itu.
Sementara Farel ikut dengan Randi pulang ke rumah orang tua Randi.
Sampai di kediaman Randi, Farel segera masuk kedalam mobil nya yang masih terparkir di depan rumah Zeje.
"Kak, gimana kasus kecelakaan itu apa sudah tuntas" tanya Zeje saat melihat Randi masuk kedalam rumah.
"semuanya masih dalam proses, karena tersangka tidak mau bicara dan mengakui perbuatan nya.
"Kenapa bisa kak, bukan nya Farel memiliki bukti yang kuat".
"nama nya saja penjahat Ze, kalau ada penjahat yang mau ngaku penjara sudah penuh dari dulu dan polisi juga gak akan capek-capek mau mencari mereka.
"Benar juga ya kak".
" kakak memang selalu benar tapi kamu aja yang ngeyel" kata Randi berlalu pergi menuju kamar nya.
"Tapi kak...ucapan Zeje terputus karena Randi sudah tidak ada disamping nya. "dasar kak Randi ngeselin deh, gue belum selesai bicara sudah main tinggal aja". Zeje kemudian masuk ke dalam kamar nya dan rebahan manjah.
Sedangkan Farel sudah sampai dirumah nya. Dia menghampiri kedua orang tua nya serta adik nya yang sedang sibuk membungkus oleh-oleh untuk lamaran nanti malam.
"Ma, pa, ini ada apa? Kenapa kalian membungkus itu semua? Tanya Farel bingung.
__ADS_1
"Farel jangan bilang kamu lupa kalau malam ini kita akan melamar Zeje ke orang tua nya, kata mama.
"Astaga ma kata Farel menepuk jidat nya. Farel lupa memberi tahu Zeje ma.
"Kamu gimana sih Rel, masih muda sudah pikun".
"Maaf ma, tadi Farel buru-buru kekantor polisi.
"Jadi gimana Rel, apa Baskoro sudah tertangkap?
"Sudah pah, tapi dia tidak mau mengakui perbuatan nya, tapi Farel tidak akan diam begitu saja, aku sudah memiliki banyak bukti untuk membuat dia membusuk di balik jeruji besi itu".
"Apa kah kau akan membongkar usaha ilegal nya?
"Ya pah, aku dan Andri sudah mendapatkan bukti kejahatan nya itu.
"Bagus, kamu memang bisa di andalkan.
"Ini nyonya, tuan jus nya" kata bibik jum yang datang dari dapur.
"Bibik, kapan datang?
"Baru saja tuan muda, apa tuan muda mau bibik buatkan jus juga?
"tidak usah bik, terimakasih. Farel mau kekamar dulu ma mau ngabari Zeje.
"Ya jawab mama tanpa melihat Farel karena lagi asik membungkus farsel buat lamaran nanti malam.
"Ya mas, kamu sudah sampai dirumah?
"Sudah baru saja mas sampai, sayang mas mau bilang sesuatu tadi mas lupa ngasi tahu kamu saat disana.
"emang mas mau bilang apa?
"Mas mencintai mu sayang"
Mendengar ungkapan cinta Farel membuat Zeje tersenyum dan wajah nya sudah merah merona.
"Sayang kenapa kamu diam? Apa Kamu tidak mencintai mas?
"Aku juga mencintai mas, munkin rasa cinta ku lebih besar dari pada yang mas rasakan.
"Syukur lah kalau kamu mencintai mas jadi mas tidak ragu untuk mengatakan nya.
"Maksud mas mengatakan apa?
"Sayang malam ini keluarga mas akan datang melamar kamu, jadi kamu siap-siap ya.
__ADS_1
"Tapi mas semua itu perlu persiapan sedangkan ayah dan ibu belum mengetahui nya.
"Tidak perlu ada persiapan, ini hanya silaturahmi antara keluarga kita, jadi kamu harus memberi tahu ayah dan ibu. Dan satu lagi kamu harus siap jadi istri nya mas.
"Ya mas akau akan memberi tahu ibu dan ayah dan aku juga sudah siap lahir batin mas.
"Sayang kau memang calon istri idaman. Mas beruntung mendapatkan hati mu. Kata Farel lalu mengakhiri telpon nya.
Gimana ini, aduh..gimana cara nya aku memberi tahu ibu dan ayah. Kata Zeje yang mondar mandir di dalam kamar. Nanti saja deh lebih baik aku mencari gaun yang cocok untuk ku pakai malam nanti.
Sore itu sekitar tujuh Zeje keluar kamar nya dia ketiduran sehingga lupa memberi tahu ibu nya perihal lamaran itu.
Zeje bingung melihat aneka macam kue dan makanan lain nya.
"Buk, kenapa banyak sekali makanan apa ada acara, kenapa ibu tidak bangun kan aku kan aku bisa bantu ibu? Tanya Zeje bingung".
"Ya malam ini ada acara karena ada teman ayah mu yang akan datang melamar putri ibu
"melamar diri ku buk, kenapa ibu gak bilang dari awal? Kenapa ibu dan ayah mengambil keputusan sendiri?
"kenapa harus bertanya dulu pada mu, ibu rasa kau juga akan menerima nya jadi kami bersedia menerima lamaran nya.
"Tapi buk aku tidak mengenalnya apa lagi mencintai nya.
"Kau tidak perlu mengenal nya.
"Tapi buk aku mau bicara sesuatu yang penting ini tentang hubu..
"Sudah lah, kau bersiap-siap saja kata ibu memotong ucapan Zeje.
"Ibu tapi aku tidak mau dengan anak teman ayah itu buk" kata Zeje cemberut.
"Harus gimana lagi ibu dan ayah sudah menyetujui lamaran mereka, bahkan sebentar lagi mereka akan sampai.
"Ibu aku hanya mencintai mas Farel, aku gak mau menikah dengan anak dari teman ayah itu" jawab Zeje dengan kesal.
"Kalau Farel mencintai mu kenapa dia tidak langsung melamar mu? Tanya ayah.
"Ayah, sebenarnya malam ini keluarga mas Farel juga akan datang untuk melamar aku tapi aku lupa memberi tahu ayah dan ibu jawab Zeje tertunduk.
Melihat Zeje yang sudah mau menangis ayah dan ibu tersenyum kecil sehingga Zeje tidak melihatnya .
"Ya sudah kamu bersiap saja dulu, kita akan pertimbangkan lagi lamaran ini. Kamu bisa menolak kalau kamu tidak mau" kata ayah menengahi permasalahan itu.
"Suadah pasti aku akan menolak nya yah"
"Yakin kamu akan menolak nya gak akan menyesal? Kata Randi yang datang tiba-tiba.
__ADS_1
"tentu dong kak, aku gak akan menyesal jawab Zeje,kemudian berbalik menuju kamar nya meninggalkan ayah dan ibu nya.
Bersambung..