Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 33


__ADS_3

Sudah tiga bulan Randi bekerja di perusahaan Farel tapi sampai saat ini Randi tidak tahu kalau Zeje menjalin kasih dengan bos nya. Berbeda dengan Farel, dia sudah mengetahui kalau Randi kakak kekasih hati nya.


Siang itu Sinta teman nya Zeje mendatangi kantor Farel bersama Amanda.


"Halo kak Sinta"


"Ya ada apa Manda"


"Kak nanti siang temani aku ya ke kantor kak Farel.


"Mau ngapain, kaka lagi sibuk"


"Plies kak, kalau aku datang sendiri nanti kak Farel bisa marah, plies kak mau ya?


"Ya deh, nanti pulang kuliah kakak kesana bersama Zeje.


"Makasih ya kak.


"Eett...tunggu"


"Apa kak?


"Ini gak gratis kamu harus traktir kita bertiga makan enak di restoran yang baru buka itu.


"Beres kak, itu mah gampang"


Amanda mematikan ponsel nya.


"Haha..kalau masalah traktir tinggal pinta ma kak Farel kan mudah. Kata Manda tersenyum misterius..


"Ran, lo bawa dijemput sopir kan? Tanya Sinta.


"Ya Sin, tuh sopir nya udah nunggu.


"Oh..hati-hati ya"


Rani pergi bersama sopir nya sementara Zeje dan Sinta menuju kenderaan nya masing-masing.


"Sin, kamu jadi pergi bersama Manda?


"Ya Ze, yuk kita jalan"


Mereka mengendarai kendaraan masing-masing menuju tempat yang sama.


Sampai di gerbang rumah Farel satpam membukakan pintu gerbang.


"Terima kasih pak" kata Zeje.


"ya non Zeje.


Kemudian masuk lah Sinta


"Makasih ya pak.


"Ya non..eh non Sinta, apa kabar?


"baik pak, saya masuk dulu ya pak.


"Ya non, silahkan.


Sinta dan Zeje masuk kedalam rumah, mereka di sambut dengan suara Manda yang menjerit menyebut nama Sinta.


"Kak Sintaaaa..."


"Manda ini bukan di hutan ngapain pakek menjerit segala".


"Hehehe..maaf kak, Manda seneng kakak mau juga datang nemani Manda.

__ADS_1


"Sebenarnya mau ngapain sih kita kekantor nya Farel? Tanya Sinta.


"Aku mau minta beliin sepatu keluaran terbaru sama kak Farel. Kalau nunggu kak Farel pulang takut nya sepatu nya nanti habis kak.


"Ya ampun Manda hanya untuk beli sepatu itu kamu nyuruh kakak nemani kesana.


"Mau gimana lagi kak. Yuk kak kita berangkat sekarang, kata Manda menarik tangan sinta.


"Ya, tapi beliin kakak tas ya.


"Tenang kak, nanti Manda beliin buat kak Sinta, kak Zeje, dan kak Rani. Kita cari tas coupel.


Zeje tersenyum mendengar ucapan Amanda.


"Manda, kakak gak usah di beliin juga, nanti uang saku mu habis lo. Kata Zeje.


"Tenang kakak ipar, uang aku gak akan habis karena beli nya pakai uang kak Farel.


Mereka berdua berangkat menuju kantor WJS Group. Manda dan Sinta masuk kedalam berjalan melenggak lenggok.


Sebagian karyawan sudah mengenal mereka berdua terkecuali karyawan baru.


"Permisi kak" kata Manda kepada recepsionis.


"Ya, ada yang bisa saya bantu?


"Saya mau bertemu dengan pak Farel Wijaksana.


"Apa anda sudah membuat janji sebelum nya?


"Tidak, saya belum membuat janji"


"Maaf nona pak Farel sesang miting"


"Ya udah, kalau gitu saya tunggu di atas saja.


"Apa kita perlu membuat janji dengan kakak kita sendiri? Kata Sinta yang sudah mulai jengah.


"Kalian tidak usah ngaku-ngaku sebagai adik pak Farel. Palingan kalian cuma wanita penghibur yang kepingin merasakan menjadi nyonya Wijaksana.


"Eh..mulut lo itu gak di sekolahin ya, berani nya menghina kita.kata Manda yang sudah emosi.


"Sebaik nya kalian keluar dari kantor ini. Ini bukan tempat wanita penghibur.


"Oh..songong kali anda baru jadi recepsionis sudah berani menghina orang. Jangan salah kan saya kalau anda di pecat dari sini.


Amanda mengambil ponsel nya lalu menekan nomor Farel.


Tut


Tut


Tut


"Hallo" kata Farel yang baru saja keluar dari ruang rapat.


"kakakkkkkkk....jerit Amanda.


Farel menjauhkan ponsel nya dari telinga


"Ada apa Manda kenapa kau menjerit?


"Kakak sekarang Manda lagi di lobi bawah, kalau kakak tidak turun sekarang juga Manda akan porak poranda kan kantor kakak ini.


Tut tut tut....Manda mematikan ponselnya.


"Andri, ayo kita ke lobi.

__ADS_1


"Ada apa bos?


"Munkin sesuatu terjadi di bawah sehingga Manda sangat marah.


"heh..ngaku nya aja selangit, udah lah nona mendingan anda keluar" kata recepcionis itu sambil menarik tangan Manda.


"Hei..lepasin lo mau mati ya, kata Sinta yang berusaha menahan.


"Berhenti" kata Farel yang datang dengan Andri.


"Ada apa ini kenapa kalian ribut di jam kerja?


"Maaf pak, mereka yang membuat keri utan disini.


"Bukan..bukan..


"diam kalian, lihat pak wanita penghibur ini mau menerobos menuju ruangan bapak.


Msndengar adik-adik nya di hina membuat Farel marah, bahkan wajah nya terlihat merah menahan marah.


"Andri, lihat dan putar rekaman cctv nya.


"Baik bos" Andri langsung menyambungkan rekaman cctv ke televisi yang ada di lobi.


Mereka melihat apa yang sudah terjadi, siapa yang benar dan siapa yang salah.


"Siapa nama mu,? Tanya Farel.


"Sari, pak.


"Sudah berapa lama kamu kerja disini?


"Sudah setahun lebih pak.


"Kenapa tidak kamu biarkan saja mereka masuk?


"Mereka cuma wanita penghibur pak, itu bisa merusak nama baik peeusahaan ini.


"Mereka adalah adk-adik saya"


"Apa..?? A...adik.


"Ya. Mulai hari ini kamu saya pecat. Kamu tidak pantas bekerja dikantor ini.


"Maaf pak maaf kan saya, saya tidak tahu kalau mereka adik bapak.


"Hub..dari tadi juga sudah di kasi tahu tapi kau aja yang sok kecantikan, kata Manda Kesal.


"Maaf kan saya nona. Saya tidak akan mengulang nya lagi.


"Pak tolong jangan pecat saya".


"Kak Farel, Manda mau dia di pecat sekarang juga. Karena Manda masih mempunyai saham atas nama Manda di perusahaan ini.


"Andri bereskan"


"Baik bos".


Farel meninggalkan lobi bersama Sinta dan Amanda, mereka menuju ruangan Farel.


Farel duduk di kursi jabatan nya, sedangkan adik nya duduk di sofa.


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote dan komen yang mendukung


🌹salam mom kayla🌹

__ADS_1


__ADS_2