Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 69


__ADS_3

Pagi itu Farel baru menghubungi Zeje mengatakan kalau dia sudah sampai ditujuan, semalaman ponsel nya mati kehabisan daya.


Sudah dua hari Farel berada di luar kota, tapi masalah nya belum juga selesai. Hari ini Farel berencana menemui para Investor


Dreet...ddreet...


"Halo bos"


"Ya ada apa Ndri?


"Bos, saya menemukan bukti kalau kepala keuangan melakukan pencucian dana dia bekerja sama dengan investor dari kota K.


"bagus, kamu kirim sekarang bukti itu saya akan menemui para investor itu.


"baik bos, saya akan kirim ke email anda".


Mendapat laporan dari Andri membuat Farel mengeraskan rahang nya, Farel menghubungi orang kepercayaan nya dikantor cabang untuk mengumpulkan para investor dan kepala bagian perusahaan di satu ruangan tertutup.


"Berani-berani nya merska menipu ku dan membuat rugi perusahaan ku" ujar Farel dengan geram.


Banyak karyawan bertanya-tanya mengapa mereka dikumpulkan satu ruangan dengan para investor. Karena itu adalah hal yang tak pernah terjadi.


Setelah semuanya berkumpul, Farel pun tiba dengan orang kepercayaan nya itu. Semua terdiam saat Farel memasuki ruangan.


"Maaf sudah membuat kalian menunggu. Saya hanya ingin mengatakan beberapa hal mengenai masalah perusahaan saya. Ini semua terjadi akibat beberapa orang yang serakah dan tidak tahu berterima kasih. Saya sudah menganggap mereka sebagai keluarga saya tapi mereka berani menikam saya dari belakang, mereka berani melakukan pencucian dana perusahaan. Saya akan menunggu mereka mengakui kesalahan nya, dalam waktu satu jam" ucap Farel tegas, dia melihat satu persatu orang yang hadir diruangan itu.


Semua yang hadir diruangan tersebut dibuat bingung dan bertanya-tanya, siapa gerangan orang yang sudah berani bermain api dengan WJS Group. Bisik-bisik pun terdengar dari mulut mereka tapi tidak ada satu pun yang mau mengakui kesalahan. Menunggu satu jam Farel kembali melihat bukti bukti yang dikirimkan Andri melalui laptop nya.


Tapi ada beberapa orang yang sudah mulai berkeringat dingin takut kejahatan mereka terungkap. Tapi mereka merasa kalau mereka masih tetap aman, karena tidak ada bukti sebab semua bukti sudah mereka hapus.


Tapi Farel tidak lah bodoh setiap ruangan yang ada di perusahaan nya di pasang cctv kecil agar suatu saat jika diperlukan akan berguna. Tapi tidak ada satu karyawan yang mengetahui nya itu.


"Bagaimana masih belum ada yang mengaku ini sudah satu jam" kata Farel melihat mereka satu persatu.


"Maaf pak Farel bagai mana kami bisa mengaku kalau kami sendiri tidak ada melakukan nya, jawab salah satu kepala bagian.


"Ya pak Farel apa anda punya bukti? Tanya salah seorang investor yang yang sudah di tandai Farel.


"Hahaha...pak Irwan, saya tidak perlu melihatkan bukti nya, saya hanya perlu pengakuan, jika anda merasa bersalah maka mengaku lah begitu juga dengan yang lain.

__ADS_1


"Saya tidak merasa bersalah buat apa saya harus mengakui nya.


"bagus kepercayaan diri anda sungguh tinggi jawab Farel sambil tertawa membuat semua orang semakin menjadi takut.


"Baik lah, kalian boleh periksa berkas yang ada dihadapan kalian" ucap Farel.


Mereka pun membuka berkas yang sudah dari tadi terletak dihadapan mereka. Mereka begitu terkejut melihat isi nya. Beberapa bukti percakapan dan transaksi yang dilakukan kepala bagian keuangan dan investor tersebut.


"Pak Farel, apa apaan semua ini?


"Kenapa pak Irwan? Apa ada masalah dengan berkas itu?


"pak Farel ini bukan lelucon.


"itu memang bukan lelucon tapi itu salah satu bukti kejahatan anda".


"Anda mengaku di rugikan tapi anda sendiri yang membuat rugi perusahaan.


"Bagai mana dengan anda pak Harri, apa semua bukti itu sudah cukup.


"Ini semua adalah rekayasa, anda sengaja ingin memfitnah saya pak Farel.


"hahaha...fitnah anda bilang, bukan nya anda sendiri yang sudah memanipulasi data dan menggelapkan uang perusahaan.


"semua bukti sudah ada, apa anda akan menghindar dari tuntutan hukum? Ujar Farel.


"Baik lah, kalian akan segera melihat bukti berikutnya. "Pak silahkan masuk" ujar Farel.


Masuk lah beberpa orang anggota kepolisian membuat mereka jadi tak berkutik.


Farel kemudian memutar vidio percakapan antara pak Harri dan pak Irwan saat berada dalam ruangan kepala keuangan yaitu ruangan pak Harri, disitu terungkap semua kejahatan mereka. Para anggota dan investor yang hadir disana tak habis pikir bagai mana bisa mereka melakukan itu semua.


"membusuk lah kalian dipenjara, saya tidak akan biar kan kalian bebas begitu saja dan semua aset kalian akan disita perusahaan untuk menutupi kerugian perusahaan" ujar Farel dengan tegas.


"Pak tangkap mereka" kata Farel kepada polisi.


Petugas kepolisian segera meringkus para tersangka.


"Sialan kau Farel, aku tidak akan membiarkan mu hidup nyaman, aku akan membalas mu" teriak pak Irwan dan pak Harri.

__ADS_1


"Bawa segera mereka pak, saya akan menyusul".


"Baik pak Farel ucap Polisi itu membawa pergi para tersangka.


Bisik-bisik mulai terdengar,


"sungguh mereka tidak tahu malu ya, sudah punya jabatan tinggi tapi masih saja korupsi" ujar si A


"Ya, padahal pak Farel sudah berbaik hati dengan mereka bahkan keluarga mereka juga dapat santunan dari perusahaan" ujar si C


"yaah..nama nya juga manusia sudah dikasi hati minta jantung"


"udah dapat kedudukan dan jabatan tinggi masih saja bikam dari belakang"


Begitulah kata kata yang keluar dari mulut mereka yang ada diruangan itu.


"Ini adalah peringatan pertama dan terakhir buat yang hadir disini. Walau pun bukti sudah dihapus tapi saya masih bisa mendapatkan semua bukti itu. Saya harap kita bisa bekerjasama dengan baik dan jujur. Saya tidak akan mentolerir siapa pun yang berusaha berbuat curang diperusahaan ini.


Pertemuan hari itu pun berakhir dengan penuh kejutan. Semua karyawan yang ada di perusahaan itu merasa kaget karena melihat dua orang yang mereka kenal dibawa polisi dengan paksa.


Farel menyusul polisi ke kantor polisi untuk memberikan keterangan dan bukti yang sudah dia kumpulkan. Satu jam Farel berada di kantor polisi. Setelah selesai semua urusan nya Farel kembali ke hotel tempat dia menginap.


"Hallo sayang"


"hallo mas, mas apa kabar?


"Mas baik-baik saja. Kamu gimana kabar nya sayang?


"Aku juga baik-baik saja mas, kapan mas akan pulang hari pernikahan kita sudah menghitung hari loh mas.


"Munkin besok siang mas akan bergerak menuju bandara.


"mas hati-hati dijalan ya, aku menunggu mu mas.


"Ya sayang, sudah dulu ya mas mau tidur hari ini mas terlalu capek.


" ya mas, mimpi indah ya"


"ya sayang, selamat malam mimpiin mas ya" sambungan telepon mereka pun terputus. Mereka pun tidur memasuki alam mimpi.

__ADS_1


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak ya man teman, like komen dan beri vote.


__ADS_2