Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 68


__ADS_3

Jadi dia mendengar obrolan ku waktu itu, kenapa aku gak sadar kalau dia ada di sana waktu itu? Batin Kevin yang berdiri didekat patung manekin.


Kevin pun pergi meninggalkan toko dengan perasaan berkecamuk.


"kenapa hati ku sakit saat mendengar dia akan melupakan ku, perasaan apa ini tidak munkin aku juga menyukai nya" batin Kevin yang sedang berada di dalam mobil nya.


Keesokan paginya seperti biasa Zeje pergi kekampus mengendarai motor nya samapi dikampus dia sudah ditunggu oleh Sinta dan Rani. Mereka bersama menuju kelas.


"Lihat bukan nya itu Mira dan Reno" kata Sinta menunjuk kearah taman kampus.


"ya mereka sedang apa disana ya?


"Sepertinya mereka sedang berantem deh Ze" lihat Mira dia sepertinya menangis.


"Biarkan saja lah mereka, kita masuk yuk".


"Selamat pagi semuanya" kata Kevin memasuki kelas.


"Pagi pak" jawab mereka.


Pelajaran pun dimulai Kevin menerangkan materi hari ini. Sesekali Kevin mencuri pandang kepada Rani. Tapi Rani tidak menyadari itu.


Sepulang dari kampus Zeje, langsung pulang kerumah nya.


"Buk, sedang apa sendiri di taman?


"Kamu sudah pulanh Ze, ini ibu lagi menanam bunga".


"Ayah mana buk?


"Ayah kamu lagi dikamar, katanya badan nya kurang enak.


"Oh, aku lihat ayah dulu ya buk.


Zeje masuknkedalam kamar ayah nya, dia melihat ayah nya sedang tidur.


"ayah, ayah kenapa apa yang sakit? Tanya Zeje duduk ditepi ranjang".


"Ayah hanya lelah nak"


"Ayah kalau ada yang sakit lebih baik kita kerumah sakit yah"


"tidak, tidak ada yang sakit , kamu baru pulang?


"Ya yah, ayah sudah makan dan minum obat?


"Sudah, lebih baik kamu sekarang makan ya.


"baik yah, Zeje tinggal dulu ya".


Zeje keluar dari kamar ayah nya dan menuju kamar nya.


Sementara Farel mendapat telpon dari perusahaan cabang nya yang berada di luar kota. Perusahaan cabang tersebut mengalami masalah jadi Farel harus segera kesana menyelesaikan masalah perusahaan.


"Bos, apa bos akan pergi kesana? Tanya Andri sang asisten.

__ADS_1


"Tidak ada cara lain Ndri, aku harus segera kesana.


"Apa aku perlu ikut bis untuk menemani anda?


"Tidak, kamu disini saja mengurus perusahaan yang disini. Kamu persiapkan saya pesawat pribadi kita agar perjalanan nya tidak memakan waktu. Aku akan berangkat sore ini" kata Farel lalu mengambil kunci mobil nya.


"Baik bos, tapi bos mau kemana?


"Aku mau menemui Zeje dulu". Ujar Farel pergi meninggalkan Andri.


"Gini nih kalau bos sudah bucin, pergi beberapa hari saja pamitan nya kayak yang mau pergi lama".


Farel mengirim pesan kepada Zeje kalau dia mau bertemu di tempat biasa. Zeje yang mendapat pesan dari Farel bergegas menuju lokasi.


"Mas, maaf ya aku telat".


"Gak apa sayang mas juga baru samapi.


"tumben mas ngajak ketemuan di jam kantor"


"Mas mau pamitan sama kamu, mas mau pergi keluar kota mengurus perusahaan cabang yang mengalami masalah disana.


"Berapa hari mas akan pergi? Tanta Zeje dengan wajah sendu.


"Cuma tiga atau empat hari, mas akan pulang sebelum hari pernikahan kita kamu jangan sedih gitu dong.


"Kenapa gak Andri saja yang pergi kesana mas? Kenapa harus mas?


"Gak bisa sayang investor yang disana mau bertemu langsung dengan mas.


"Tapi mas, aku khawatir kalau mas pergi, pamali tau mas kata yang tua-tua. Mas itu seharus nya dalam masa pingitan karena sebentar lagi kita akan menikah. Setidak nya mas gak boleh pergi jauh-jauh.


"Tapi mas...


"sayang, kalau pun terjadi sesuatu dengan mas, kamu harus yakin kalau mas akan tetap bersama mu cepat atau lambat kita akan tetap menikah.


"Mas janji ya kalau urusan nya sudah selesai segera kembali.


"Ya sayang mas janji, kita akan bertemu di pelaminan nanti. Kamu doakan mas agar perjalanan mas lancar tanpa hambatan.


"Pasti aku doakan mas"


"Ya sudah kamu pulang ya, mas akan bersiap-siap sore ini mas akan berangkat naik pesawat pribadi.


" ya mas, hati-hati dijalan ya kalau sudah sampai tujuan mas kabari aku ya.


"Ya sayang, kamu juga hati-hati dijalan ya.


Mereka pun berpisah ditengah jalan.


Kenapa perasaan ku tidak enak ya, apa aku hanya khawatir saja? Semoga perjalanan mas Farel lancar dan selamat sampai tujuan" batin Zeje.


Farel samapi dirumah nya


"Kok tumben kamu cepat pulang Rel?

__ADS_1


"Ya ma, aku amu siap-siap dulu.


"emang kamu mau kemana?


"Aku mau keluar kota ma, ada masalah di perusahaan cabang.


"Tapi Rel beberapa hari lagi kamu akan menikah, pamali kalau kamu pergi jauh-jauh.


"Ya ma aku tahu tapi ini darurat, gak munkin Farel diam saja kan. Munkin Tiga atau empat hari Farel sudah kembali lagi kok.


"Apa gak bisa ditunda dulu atau di gantikan dengan Andri yang kesana?


"Gak bisa ma, aku akan usahain cepat kembali kesini ma.


"Ya udah deh kalau itu keputusan kamu apa Zeje juga sudah tahu kamau mau pergi?


"Sudah ma, tadi aku baru ketemu sama Zeje.


"Bagus lah kalau dia sudah tahu.


"aku kekamar dulu ya ma


Mama Farel hanya mengangguk kan kepala nya.


Sementara Zeje sudah sampai dirumah nya. Dia berpapasan dengan kakak nya yang baru pulang kerja.


"Kamu dari mana Ze?


"Aku habis ketemu Farel kak.


"Kakak dengar dia mau keluar kota ya?


"Ya kak, kata nya ada masalah di perusahaan cabang.


"Ya, kakak dengar ada karyawan nya yang melakukan korupsi sehingga mengalami kerugian besar membuat investor marah.


"Aku merasa csmas kak, kenapa saat hari pernikahan kami sudah dekat malah ada saja masalah yang datang.


"Kamu berdoa saja semoga semuanya baik-baik saja.


"Ya kak, aku kekamar dulu ya"


Zeje merebahkan tubuh nya diatas tempat tidur, pikiran nya melayang entah kemana. Sebuah pesan masuk ke ponsel nya.


❤ sayang mas berangkat dulu ya, bentar lagi pesawat nya lepas landas.


👩 ya mas, hati-hati ya mas segera kembali temui aku.


❤ ya sayang, kamu jaga diri disana ya.


👩 ya mas kabari kalau sudah sampai 😘


Selesai berkirim pesan dengan Farel, Zeje tertidur di kamar nya dan dia terbangun saat waktu sholat isya.


"Astaghfirullah sudah malam ternyata" gumam Zeje lalu bangkit menuju kamar mandi.

__ADS_1


Selesai mandi Zeje kembali melihat ponsel nya mana tahu ada pesan dari Farel pikir Zeje. Tapi setelah di cek tidak ada satu pun pesan yang dia terima, Zeje keluar dari kamar nya dan menemui kekuarga nya yang sedang duduk di meja makan. Sampai pagi menjelang Zeje tidak menerima pesan dari Farel.


Bersambung


__ADS_2