
Keesokan paginya Zeje kembali beraktifitas seperti biasanya, sekarang Zeje sudah tinggal bersama mertuanya.
"sayang kamu sudah siap"
"sudah mas, ayo kita serapan dulu" mereka pun keluar dari kamar dan menuruni tangga menuju ruang makan.
"wah..pengantin baru seger amat" goda mama Sofi.
"pasti lah segar ma, wong Farel sudah ada teman nya tidur" ujar papa Ardi.
"mama sudah dong, mereka berduakan jadi malu luhat tuh pipi kak Zeje sudah seperti tomat mateng" kata Manda.
"ayo sayang kita makan, jangan dengarkan ocehan mereka" kata Farel menarik kursi untuk istrinya duduk.
Selesai serapan pagi, Farel mengantar Zeje kekampus. Dikampus Rani dan Sinta sudah menunggu Zeje diparkiran mobil.
"mas, aku masuk dulu ya kamu hati-hati dijalan"
"ya sayang, nanti mas jemput ya kabari saja mas kalau kamu sudah selesai"
"baik mas" kata Zeje lalu mengambil tangan suaminya dan mencium nya. Begitu juga Farel mencium kening istri nya. Zeje pun keluar dari dalam mobil dan menghampiri teman nya.
"wah pengantin baru cerah banget ya" kata Sinta menggoda Zeje.
"ya pasti cerah lah, tiap malam ada yang menina bobokan nya" ujar Rani.
"kalian apaan sih, udah ah masuk yuk.
"ciee..pengantin baru sensi amat bawaan nya" kata Rani membuat Zeje berbalik dan menatap tajam Rani.
"ihh serem deh, selama jadi nona Wijaksana tatapan nya menjadi ngeri" kata Rani yang berlindung dibalik bahu Sinta.
Mereka bertiga pun tertawa mendengar ocehan Rani yang ambigu.
Teman kampus Zeje tidak ada yang tahu kalau dia sudah menikah begitu juga dengan dosen dosen nya, hanya Kevin yang tahu siapa Zeje. Walau pun semua dosen diundang keluarga Wijaksana, tapibpara dosen tidak tahu kalau Zeje lah yang jadi pengantin nya.
Saat jam istirahat mereka bertiga keluar kelas menuju kantin.
"eh Mir, lo tahu gak kalau Farel Wijaksana sudah menikah?
"ya tahu tapi gue gak tahu siapa istrinya"
"ya, kata papa gue pengantin wanitanya cantik banget, sayang gue gak ikut waktu itu ke pesta undangan nya.
Teman Mira bercerita tentang acara pernikahan Zeje, membuat Mira menjadi muram.
__ADS_1
"loe kenapa Mir? Loe cemburu?
Mira langsung bangkit dari duduk nya dan menjnggalkan teman teman nya dikantin.
"si Mira kenapa Sel?
"gak tahu, munkin dia cemburu, dia kan terobsesi banget dengan anak pemilik kampus ini.
"ah sudah lah biarin saja dia" kata Sela teman nya Mira yang satu angkatan dengan Zeje.
Zeje dan teman teman nya yang mendengar ocehan orang lain diam dan mendengarkan.
"Ze, apa munkin yang dikata kan mereka itu?
"mana gue tahu" kata Zeje mengangkat bahunya.
"loe harus hati-hati Ze dengan si Mira itu, dia itu calon pelakor yang terobsesi.
"kalian gak boleh berprasangka buruk terhadap dia.
"ya elah Ze, sudah nampak buktinya, dia marah saat teman nya bilang kalau istrinya Farel itu cantik. Kata Rani.
"ya Ze, menurut gue loe harus hati-hati kita gak tahu kapan dia akan mengetahui kalau loe dan Farel sudah menikah.
Sialan mereka kenapa mereka membahas pernikahan Farel dengan wanita sialan itu. Aku harus mencari tahu siapa istrinya Farel. Apakah dia sangat cantik sehingga Farel menyukainya atau dia sudah menggunakan tubuh nya untuk menaiki ranjang Farel. Cih..dasar wanita murahan" gumam Mira yang duduk ditaman sendirian.
Sementara di kantor nya Farel sedang melakukan rapat dewan direksi tentang pemegang saham. Ternyata Farel memberikan saham nya atas nama Zeje sebanyak dua puluh lima persen. Dengan kata lain setelah Farel, Zeje lah menduduki peringkat kedua pemegang saham terbanyak.
"Andri apa ada lagi kegiatan sesudah ini?
"ya bos, jam satu siang nanti kita ada pertemuan dengan klien di restoran jepang.
"baik lah, sekarang kita menjemput istri ku terlebih dahulu karena aku sudah janji mau makan siang bersama nya.
"baik bos" jawab Andri yang mengikuti langkah Farel.
Mereja pun tiba di parkiran kampus, Farel segera menelpin istrinya.
"ya mas ada apa?
"sayang apa kamu sudah selesai kelas nya?
"sudah mas, ini mau keluar, ada apa mas?
"mas sudah diparkiran,mas tunggu kamu disini ya.
__ADS_1
"ya mas, aku segera kesana.
Zeje bergegas keluar dari dalam kelas. Dia bepapasan dengan Mira di lorong kelas. Dengan sengaja Mira mendorong Zeje membuat Zeje hampir saja terjatuh.
"upss..sorry gue sengaja"
"kamu..
"apa loe gak senang, mau ngadu? Kata Mira yang memotong ucapan Zeje.
Tak mau memperpanjang masalah Zeje meninggalkan Mira, tapi Mira tak mau tinggal diam.
"dasar cewek kampung, dia pikir gue apa di tinggal begitu saja saat ngomong, awas loe ya gue beri pelajaran loe.
Saat Zeje sudah sampai diparkiran, Farel langsung membuka kan pintu mobil agar istei nya itu bisa masuk kemudian Farel pun masuk kedalam. Semua itu tak lepas dari pandangan seseorang.
"siapa pria itu, kenapa dia terlihat dekat dengan cewek kampungan itu? Dasar wanita murahan pasti dia mengoda om om agar bisa hidup mewah. Hahaha...gue akan buat loe menyesal cewek kampung.
Mira sudah merencanakan untuk memberu Zeje pelajaran tapi Mira tidak tahu siapa yang akan di singgung nya.
"sayang kenapa wajah kamu ditekuk seperti itu?
"gak ada apa apa mas.
"jujur deh sama mas, apa ada yang menyakiti kamu dikampus?
"gak kok mas cuma orang yang iseng saja.
"iseng bagai mana? Coba jelaskan dengan mas.
Zeje pun menjelaskan dengan suaminya apa yang dialami nya saat dilorong kampus.
"apa, dia sengaja menabrak kamu gak bisa dibiarkan, dia harus di beri pelajaran" kata Farel emosi.
"sudah lah mas, aku gak kenapa kok.
"sayang wanita seperti itu bisa saja membahayakan hidup mu kalau dibiarkan.
"tapi mas nanti dia tambah menjadi jadi kalay kita ladeni. Aku gak mau memperpanjang masalah nya.
"baik lag kali ini mas akan lepas kan dia.
"makasih ya mas" kata Zeje memeluk suaminya itu. Farel kembali menghangat setelah dapat kecupan dipipinya.
"maaf kan mas sayang tapi mas tidak bisa membiarkan orang lain menyakiti mu, mas akan memberinya pelajaran jika dia membuat ulah lagi terhadap mu"batin Farel.
__ADS_1