Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
Part 39


__ADS_3

Melihat sang asisten tetap diam, Farel menendang kursi Andri.


"Andri ayo jalan, kamu gak dengar saya ngomong dari tadi?"


"Maaf bos, bukan nya bos yang bilang kalau saya tuli dan bisu? Kata Andri protes.


"Ya ampun Andri, kamu macam persmpuan aja sensitif amat. Ya, saya minta maaf dengan ucapan saya tadi" kata Farel


"Gitu dong, bos yang bucin saya yang di sumpahi tuli dan bisu ".


"Ya udah ayo jalan". Andri pun melajukan mobil nya menuju kantor.


"Hai Ze, sapa seorang laki laki tampan yang menyukai Zeje. Dia adalah senior Zeje dikampus nama nya Reno.


"Hai Ren, kata Zeje tersenyum"


"Kamu mau kekantin ya? Tanya Reno


"Udah tahu kan kita mau kemana, kenapa nanya lagi? Kata Rani jutek.


"Kalo gitu bareng ya, aku juga mau ke kantin.


Mereka berjalan bersama menuju kantin, banyak mata yang melihat mereka bahkan ada juga yang merasa iri.


"Lihat tuh fans nya lo pada gak suka lihat kita" kata Rani memperingatkan Reno.


"Ya udah biarin aja, yang penting aku bisa dekat dengan Zeje" kata Reno.


Tanpa mereka tahu, ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dari sudut kantin.


"Ze, lo harus hati-hati, bentar lagi lo akan di labrak sama fans fanatik nya si play boy ini" kata Sinta.


"Kalian tenang aja, kalau mereka ngelabrak gue, mereka akan gue hajar"jawab Zeje.


Saat Zeje mau makan tiba-tiba ada seorang cewek yang menggebrak meja mereka.


Braakk..


"Eh..copot...copot..copot.."kata Rani latah.


"Astaghfirullah" kata Zeje kaget.


"Eh..lo gak punya sopan santun ya" marah Sinta karena sudah di kageti oleh wanita itu.


Reno yang melihat siapa yang datang langsung bangkit dari duduk nya.


"Mira, apaan sih lo main gebrak meja segala" kata Reno.


"Jadi gara-gara wanita ini lo mutusin gue Ren? Kata Mira yang menunjuk Zeje.


"Hei wanita sinting, kalau ngomong itu pikir dulu dong, siapa juga pacaran sama laki-laki seperti dia" kata Rani dengan marah.

__ADS_1


"Maaf ya, gue gak kenal dengan lo, dan satu lagi gue tegaskan gue gak ada hubungan apa pun dengan Reno. Dia nya aja yang selalu ngintilin kita. Lagian gue juga sudah punya pacar dan sebentar lagi kita akan bertunangan.


Dan lo, kata Zeje menunjuk Reno " mulai hari ini lo jangan ganggu gue lagi apa lagi ngikuti gue dan teman-teman gue.


Zeje dan teman nya pergi meninggalkan kantin setelah membayar makanan mereka.


"Ze, lo benaran mau tunangan dengan Kak Farel? Kok kita pada gak tahu, tanya Sinta dengan kepo nya"


"Menurut kalian? Kata Zeje.


"Bisa jadi kan omongan lo itu ada benar nya. Secara kan kakak gue tampan, tajir mapan siapa yang gak mau sama dia.


"Jadi lo anggap gue cewek matre gitu ya? Kata Zeje memelototkan mata nya pada Sinta.


"Bukan, bukan gitu Ze maksud gue. Farel itu pria mapan pasti dia akan memikirkan status hubungan nya ke jenjang yang lebih serius. Mana tau kan dia sudah ngelamar lo. Kata Sinta membela diri.


Mereka bercerita sambil berjalan menuju taman yang ada di kampus.


Huuff.." gue bingung, kata Zeje.


"bingung kenapa Ze? Tanya Rani.


"Gue sama Farel itu ibarat bumi dan langit. Dia dari keluarga terpandang sedang kan gue, kalian tahu sendiri kan. Orang tua gue takut kalau orang tua nya Farel menganggap gue itu cuma manfaati uang Farel.


"Lo tenang aja, tante dan om gue gak seperti itu, mereka akan menerima siapa pun pilihan Farel asalkan wanita baik-baik. Dan lo pantas buat kakak gue.


"Gue setuju dengan ucpan Sinta, gue yakin orang tuanya Farel juga menyukai lo jadi mantu nya" kata Rani.


"Kita lihat aja lah kedepan nya, kata Zeje yang bangkit mengajak teman-teman nya pulang. " yuk kita pulang udah siang gue mau kerja lagi mencari sesuap nasi kata Zeje bercanda.


Mereka pun tertawa bersama mendengar ucapan Rani.


"Andri, bagaimana lanjutan kasus nya Aura?


"Minggu depan akan di adakan sidang perdana nya bos. Semua bukti kita sudah saya serahkan ke pengecara kita bos.


"Bagus. Apa ada berita tentang Baskoro Company?


"sejauh ini perusahaan mereka mengalami kebangkrutan bos, bahkan sebagian properti nya sudah berjual.


Sedangkan mata-mata nya itu sudah pindah dari kota ini bersama keluarga nya bos.


"Sungguh di sayangkan, akibat keserakahan nya dia menggali lobang nya sendiri" kata Farel.


"Bos, sesuai keinginan bos kemarin, saya sudah menyediakan tempat untuk dinner anda bersama nona Zeje.


"Bagus..kau sangat bisa di andalkan. Kau juga harus mencari pasangan hidup jangan jadi jones" kata Farel.


"Ya bos, nanti ada saat nya"


Gimana mau cari pacar, kalau gue setiap saat bersama anda bos, bahkan hal yang kecil aja harus gue yang ngerjain.lo bos hanya bisa nyuruh dan ngatur-ngatur gue. Untung gue ngenal lo dari kecil kalau gak udah gue hajar lo bos. Nasib lah jadi bawahan" batin Andri menyedihkan.

__ADS_1


"Jangan mengumpat saya, saya dengar apa yang kau kata kan" kata Farel.


"Tidak bos, saya tidak mengumpat anda" jawab Andri.


Dari mana dia tahu saya mengumpat nya dalam hati, apa suara hati saya bisa di dengar? Batin Andri bingung.


"Saya bisa mendengar suara hati mu Andri"


"Bos cenayang ya bisa mendengar suara hati saya? Kata Andri.


"Jadi benar kau mengumpat saya?


"Tidak bos mana munkin saya berani" jawab Andri ketakutan, bukan takut sama Farel tapi Andri takut gaji nya dipotong.


Siang itu Zeje sampai di kediaman majikan nya. Seperti biasa dia akan mengerjakan pekerjaan rumah dan membersihkan rumah mewah itu. Sedangkan nyonya rumah sedang bersantai menonton tv di ruang keluarga ditemani cemilan nya.


" Pa, apa kita bicarakan saja ya sama Zeje tentang hubungan nya dengan Farel.


"Terserah mama deh, papa ngikut aja"


"Tapi pah, mama takut nanti kita di anggap terlalu ikut campur dengan hubungan mereka.


"Kalau menurut papa sih, lebih baik kita perjelas saja ma, kalau mereka saling mencintai kita langsung lamar saja dia kepada keluarga nya.


"Betul kata papa itu, bentar ya mama panggil Zeje.


Saat buk Sofi bangkit ada seseorang yang datang kerumah mereka.


"Hallo tante, om" kata Siska


"Siska, kamu datang dengan siapa? Tanya Buk Sofi.


"Sendiri tante, tante dan om apa kabar? Kata Siska dengan nada yang di buat selembut lembut nya.


"Ayo duduk dulu, bentar ya tante buat minum dulu.


"Ya tante gak usah repot-repot"


Buk Sofi pergi ke dapur membuat minuman dingin , tak lama kemudian dia pun datang dengan membawa tiga gelas jus jeruk.


"Silahkan diminum ya"


"Makasih ya tante sudah merepotkan.


"Ya gak apa apa, kamu dari mana?


"Em..tadi Siska dari rumah teman jadi sekalian mampir tante.


Oh..ya tante Farel mana ya tan? Kata Siska celingak celinguk mencari.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan like dan komentar yang mendukung


Salam mom kayla❤


__ADS_2