
"orang baik itu tidak perlu mengakui dirinya baik dan orang jahat itu juga tidak mau mengakui dirinya jahat. Terserah orang mau menilai gue bagai mana" kata Zeje dengan santai tapi sebenarnya dia sudah mulai emosi dan muak melihat kelakuan Mira.
"seperti sekarang ini, walau pun gue tahu kelakuan loe diluaran sana tapi gue tidak pernah mau mengumbar nya didepan orang banyak kalau sebenarnya loe sendiri lah yang sudah menjadi simpanan pria hidung belang" bisik Zeje ditelinga Mira membuat Mira naik darah.
"loe..byuurr..."
Mira tidak dapat menahan emosinya dengan kecepatan entah dari mana, dia sudah memegang gelas berisikan air putih dan menyiramnya kewajah Zeje. Semua yang ada dikantin pun dibuat terkejut, tapi ada juga dari mereka yang menyiarkan langsung keributan itu.
"dengan gerakan cepat Rani juga mengambil gelas jus didepan nya dan menyiramkan nya kewajah Mira.
"ternyata loe berani juga ya macam macam sama gue, loe gak tahu siapa gue? Gue adalah anak dari salah satu dosen dikampus ini. Gue anak dari wakil rektor. Gue pastiin kalian bertiga akan di keluarkan dari kampus ini.
"wah..ternyata loe anak wakil rektor ya, ihh...serem...kita gak takut" jawab Sinta.
"kalian dasar wanita murahan" teriak Mira.
"apa bukti nya kita wanita murahan bukan nya itu cocok untuk diri loe sendiri" kata Rani.
"ini, lihat foto ini. Ini adalah foto wanita oni sedang bermesraan dengan pria yang sudah dia jerat" kata Mira memperlihatkan beberapa foto Zeje tapi sayang nya wajah pria itu tudak terlihat.
"itu bukan nya foto.." kata Zeje
"apa, benar kan ini foto loe dasar menjijik kan. Apa loe bisa menjelaskan nya?
Zeje dan Rani juga Sinta saling berpandangan. Zeje belum berani mengungkap jati diri nya.
"ayo jelaskan siapa pria difoto ini?
Kata Mira yang mendesak Zeje.
"loe gak bisa jelaskan kan karena pria ini memiliki istri, ayi jelaskan?
"biar saya yang menjelaskan nya" ujar seseorang yang sangat dikenal masyarakat.
"bukan nya itu pewaris WJS Group ?
"ya itu Farel Pratama Wijaksana yang baru menikah beberapa bulan yang lalu.
Bisik bisik para mahasiswa yang ada disana.
"Farel Wijaksana" kata Mira.
"ya, apa kamu mengenal saya? Kata Farel
"ya, apa kamu sudah melupakan saya? Tanya Mira membuat Zeje dan yang lain nya bingung.
"saya tidak mengenal mu" jawab Farel datar.
"aku adalah wanita yang kau tolong waktu itu dari jambret beberapa tahun yang lalu.
"maaf aku sudah lupa" jawab Farel
__ADS_1
"tidak masalah kalau kau lupa, tapi sebenarnya aku sudah lama ingin bertemu dengan mu?
"untuk apa kau ingin bertemu dengan saya?
"sebenarnya...aku menyukai mu saat pertama kali melihat mu dua tahun yang lalu" jawab Mira tanpa rasa malu.
"hahaa...hei mak lampir, apa kau menyukai pria beristri" kata Sinta mengejek Mira.
"diam loe, ini bukan urusan loe"
"tentu ini urusan ku, karena kau menyukai kakak ku"
"apa kakak" jawab Mira kaget.
"ya dia adalah kakak ku Farel Wijaksana, kalau kau berani mendekati kakak ku maka kau akan berurusan dengan ku karena sudah menyakiti hati kakak ipar ku"jawab Sinta.
"aku tidak perduli" jawab Mira.
"dasar wanita murahan" ujar Zeje yang sudah emosi.
"hei...kau urusan kita belum selesai. Siapa yang kau bilang murahan itu. Di foto ini terlihat jelas kalau kay lah wanita murahan" ujar Mira menunjuk wajah Zeje.
Farel yang mendengar istrinya dihina sudah sangat geram.
Plaak..
"kau, kenapa kau menampar ku? Kata Mira memegang pipi kiri nya yang merah.
"apa kau tahu siapa wanita yang kau hina itu?
Plaak
Sekali lagi tamparan yang panas itu mendarat dipipi Mira.
"kenapa kau menampar ku lagi?
"hati-hati jika bicara, wanita yang hina ini adalah istri ku dan pria di foto itu adalah diri ku" kata Farel menarik Zeje kepelukan nya.
"apa? Istri?" kata Mira terkejut bukan main.
Begitu juga mahasiswa yang menyaksikan keributan dikantin itu.
Mereka sangat terkejut mendengar pengakuan Farel. Selama ini mereka tahu Farel sudah menikah tapi mereka tidak tahu siapa istri nya.
"kau pasti berbohong kan? Apa kau sudah dibayar wanita ini untuk menipu ku?
"haha...kau sungguh naif. Siapa yang penipu disini? Kau sudah berani menyebar fitnah terhadap istri ku. Dengan lancangnyaulut kotor mu itu mengatakan isteiku wanita murahan, bukan nya kau sendiri yang seharusnya di panggil wanita murahan.
"itu tidak benar, gosip tentang diri ku itu tidak benar" kata Mira yang membantah perkataan Farel.
"kalau kalian tidak percaya dengan ucapan saya coba buka ponsel kalian" kata Farel dengan lantang.
__ADS_1
Semua orang yang ada dikantin membuka ponselnya mereka membuka grup kampus. Betapa terkejutnya mereka melihat foto foto Mira sedang bermesraan dengan pria tua.
"benar itu foto Mira dan lihat ini juga ada vidio dirinya sedang di dalam kamar hotel dengan om om"
"iya ya gak nyangka seorang anak wakil rektor memiliki kelakuan buruk.
Mira yang mendengar semua itu menjadi semakin murka.
"kau.."
"Mira berhenti"
"papa" kata Mira melihat papanya datang dengan beberapa dosen termasuk Kevin.
"papa lihat mereka semua sudah memfitnah ku" kata Mira berpura pura sedih.
Plaak..
"papa, kau juga menampar ku?
"cukup Mira, apa kau tahu apa kesalahan mu? Kau sudah membuat papa malu"
"apa papa percaya dengan mereka?
"kau sudah keterlaluan Mira, apa kau tahu siapa yang sudah kau fitnah itu. Dia adalah menantu dari pemilik kampus ini, kau sudah membuat papa di posisi yang sulit Mira"
"jadi benar wanita itu istrinya Farel?
"ya dia istrinya tuan Farel, nyonya muda Wijaksana. San itu adalah adik sepupunya Sinta Mahendra Wijaksana. Papa sudah melihat vidio nya kau sunggu keterlaluan.
"Tuan Farel saya minta maaf yang sebesar besarnya. Saya sudah salah dalam mendidik anak saya, saya terlalu memanjakan nya. Saya tidak menyangka kelakuan nya akan seperti ini. Saya mohon maafkan lah kesalah saya dan putri saya.
"Anda tidak bersalah, seharusnya yang meminta maaf adalah anak anda bukan nya anda pak.
"Mira segera lah meminta maaf kepada nyonya muda Wijaksana.
"tidak, aku tidak mau meminta maaf kepada nya.
"dasar kau anak tidak tahu diri"
"keputusan ada ditangan anda, saya tidak akan pernah mentolerir siapa pun itu yang sudah berani menghina istri saya.
"mas, sudah lah tidak usah diperpanjang" kata Zeje menenangkan suaminya itu.
"tidak sayang, kali ini mas tidak akan memberinya ampun dia sudah sering menghina diri mu.
"maaf pak, kalau dia tidak mau meminta maad dengan tulus kepada istri saya maka dia akan dikeluarkan dari kampus ini. Karena dua puluh persen istri saya memiliki saham dikampus ini".
Semua yang mendengarnya sangat terkejut. Tak terkecuali teman teman nya.
"wah..Ze ternyata loe banyak duit juga ya ntar traktir kita dong" kata Rani.
__ADS_1
Zeje bingung harus jawab apa karena dia juga tidak tahu menahu tentang kepemilikan saham dikampus tersebut.
Bersambung