
"selamat sore semuanya" kata Siska masuk mengejutkan semua orang.
"apa kabar calon mama mertua, sayang kau meninggalkan ku sesudah kita melewatkan malam yang panjang" kata Siska bergelayut manja di lengan Farel.
Farel menepis tangan Siska " apa yang kamu maksud?
"Sayang apa kau sudah mlupakan kejadian waktu malam itu, dimana kita menghabiskan malam bersama.
"Farel apa maksud Siska, kamu bisa jelaskan dengan mama?
"Itu semua bohong ma, wanita ini sudah tidak waras" jawab Farel.
"Tante sebenar nya aku sudah tidur dengan anak tante bahkan sekarang aku lagi mengandung cucu pewaris Wijaksana" ujar Siska dengan semangat".
Bruukkk
"Mama, kata Farel mendekati mama nya yang jatuh terduduk di sofa.
"Farel apa itu benar nak, jadi gimana pernikahan kamu dengan Zeje?
"Pernikahan Farel pasti berlangsung tapi dengan diri ku bukan dengan wanita ini" kata Siska menunjuk Zeje. Zeje hanya bisa terdiam dengan berlinang air mata.
"mama, kakak mama kenapa? Tanya Manda yang turun dari kamar nya.
"Halo calon adik ipar?
"Cih..aku bukan adik ipar mu, pasti kau yang sudah membuat mama ku seperti inikan?
"Tidak, mama mu hanya kaget mendengar aku lagi hamil anak kakak mu" jawab Siska tersenyum tanpa dosa.
"kau pikir aku percaya kalau kau hamil anak kakak ku, apa bukti nya?
"Kau ingin bukti" lihat vidio ini, ini adalah vidio aku dan Farel memesan kamar di sebuah hotel" kata Siska menunjukkan vidio yang dia ambil dari hotel.
"Kau pikir aku percaya bahkan aku juga tahu kalau kau adalah simpanan om om beristri" jawab Manda dengan nada yang marah.
"Jaga ucapan mu kau tidak tahu apa pun" jawab Siska juga marah.
"Berhenti, apa kalian bisa diam" teriak Farel.
"Siska lebih baik kau pergi dari sini, aku tidak akan bertanggung jawab dengan apa pun yang sudah terjadi pada diri mu.
"Farel..."
Semua mata menatap ke arah suara itu.
__ADS_1
"Mama...hiks...hiks.." Siska pura-pura menangis saat mama nya datang yang sebelum nya sudah di kabari nya untuk datang kerumah Farel.
"Saya sudah mendengar semuanya, saya ingin Farel bertanggung jawab atas kehamilan Siska" kata mama Siska.
"Tapi tante, saya tidak pernah menyentuh anak tante"
"Ini sudah ada bukti nya Farel kalau malam itu kita tidur bersama bahkan kau menikmati semuanya. Ujar Siska.
"Tunggu aku akan segera kembali" kata Farel meninggalkan mereka. Farel masuk kedalam ruang kerjanya dan datang membawa sesuatu. Farel menyambungkan flasdisk itu ke televisi.
"Kalau kalian tidak percaya, aku juga punya bukti nya".
Seketika Siska menjadi cemas "bukti apa yang kau punya?
"Kalian lihat saja sendiri" kata Farel menghidupkan televisi. Semua orang yang ada diruangan itu terkejut melihat vidio itu termasuk Siska dan mama nya. Vidio yang menampilkan Siska sedang bergulat di atas ranjang dengan pria yang tidak dikenal nya. Bahkan Siska sendiri yang membuka bajunya.
"Bohong itu semua bohong kata Siska seperti kehilangan akal.
"Apa bukti ini kuarang untuk kalian? Baik lah, Manda berikan rekaman itu"
Manda memberikan pinsel nya pada Farel.
"Lihat dan dengar baik-baik siapa yang berbohong di antara kita.
"ma, itu semua tidak benar ma. Mama percayakan dengan Siska. Pasti wanita ini yang sudah merekayasa nya" kata Siska menunjuk Manda.
"Dasar wanita gak punya harga diri lu, sudah terbukti salah masih berani menyalah kan orang" cibir Manda.
"Mas, apa semua bukti itu bisa dipercaya? Tanya Zeje membuka suaranya?
"Ya sayang, semua itu berawal saat mas menemui Siska di restoran atas permintaan mama Siska. Tapi mas merasa ada yang tidak beres maka nya mas memerintahkan Andri buat pergi terlebih dahulu ke restoran itu. Ternyata disana Andri melihat jika Siska menyuruh pelayan buat memasukan sesuatu ke minuman mas sebelum mas datang. Tapi Andri dengan sigap menukar gelas itu sehingga gelas yang sudah di campur obat perangsang itu diminum Siska sendiri. Mas berpura-pura merasa pusing agar Siska tidak curiga, samapi akhir nya mas dibawa ke kamar hotel.
"astaga, tapi mas siapa pria itu?
"pria itu adalah pria yang pernah tidur dengan Siska. Apa kamu percaya dengan mas?
"Ya mas, aku percaya dengan mas.
"Tante, maaf kan aku sebenarnya aku tidak mau mengumbar aib Siska tapi saat ini Siska sudah keterlaluan. Dan aku tidak bisa berdiam diri lagi. Dan saat ini Siska sudah hamil tiga bulan dengan pria lain.
"Apa? Siska apa itu benar?
Siska hanya bisa menunduk dan diam.
"Siska jawab mama apa itu benar?
__ADS_1
"Ya ma, semua itu benar. Aku sengaja menjebak Farel agar bayi yang ku kandung memiliki ayah.
Plaakk..sebuah cap lima jari menempel di pipi mulus Siska.
"Mama tidak menyangka, apa yang kurang dari mama semua keinginan kamu mama berikan. Dasar anak tidak tahu diri kamu Siska" ujar mama Siska marah.
"Maaf Sofi, kami sudah membuat keributan dirumah kamu, saya permisi dulu" mama Siska pergi dengan keadaan yang sangat kecewa.
Siska berlari mengejar mama nya.
"Huff...mama gak habis pikir kenapa Siska bisa seperti itu, ternyata kemewahan dan kekayaan tidak bisa menjamin seseorang tidak salah jalan.
"ma, Siska itu terlalu terobsesi sama kakak" ujar Manda.
"Yah..mau gimana lagi, kakak kamu ini terlalu tampan untuk di lupakan" jawab Farel narsis.
"pede banget lu kak".
"Sayang maaf ya, kamu harus melihat semua ini.
"Gak apa-apa mas"
"ayo mas antarkan kamu pulang" ma kita pergi dulu ya"
"Ya, kalian hati-hati dijalan ya.
Sementara dirumah mewah nan megah terjadi keributan antara anak dan orangtua nya.
"Siska katakan dengan mama, siapa ayah dari bayi yang kamu kandung?
"aku gak tahu ma,bahkan aku gak ingat dengan pria mana saja aku tidur".
"Siska, kamu sungguh keterlaluan. Mama tidak pernah mengajarkan kamu menjadi wanita murahan. Apa salah mama sehingga kamu mencoreng wajah mama?
"Karena mama terlalu sibuk dengan urusan mama, sehingga mama melupakan aku anak mama yang masih memerlukan kasih sayang mama.
"Tapi semua itu mama lakukan untuk kebahagiaan kamu. Semenjak papa kamu meninggalkan kita mama bekerja keras agar kau bisa hidup tanpa kekurangan apa pun.
"Mama tidak mau tahu kau harus mencari tahu siapa ayah dari janin itu. Kata mama Siska meninggalkan Siska sendiri di ruang keluarga.
"agghhrrrrrr....jerit Siska" sial bagaimana aku tahu siapa ayah dari janin ini.
Berbeda dengan Sinta, saat ini dia lagi berusaha mengajak Randi untuk nonton bareng.
Bersambung
__ADS_1