Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 67


__ADS_3

Selesai dari toko perhiasan, Zeje dan teman-teman nya menuju restoran yang ada di mall tersebut.


"Ze, lihat itu bukan nya itu Farel ya" kata Rani menunjuk seseorang yang dia kenal.


Zeje dan Sinta langsung melihat ke arah yang ditunjuk Rani.


"Ya itu Farel tapi dia sama siapa ya?


"Munkin sama klien nya Sin" jawab Zeje.


"klien kok berpenampilan seperti wanita penggoda" jawab Sinta.


"Ze, coba saja telpon tanya dia lagi dimana.


"Tapi Ran, dia kan emang lagi kerja.


"sudah telpon saja, dia jujur atau bohong.


Sementara tidak jauh dari meja Zeje Farel sedang duduk bersama wanita yang sebaya dengan nya. Wanita itu adalah klien nya tapi seperti nya wanita itu suka dengan Farel.


Farel tidak menyadari jika Zeje juga ada di restoran yang sama dengan nya.


"Bagai mana pak Farel, kapan kita meninjau proyek yang sudah kita sepakati itu?


"Nanti akan saya kabari buk, saat inu saya belum bisa karena banyak pekerjaan saya dikantor.


"Bapak kan bisa menyerahkan urusan kantor kepada asisten anda.


"Tidak semua urusan kantir harus di handel asisten buk.


"Anda memang bos yang baik pak.


Dreeettt....dreeettttt...


"Maaf buk, saya angkat telepon dulu"


"Oh, silahkan pak Farel"


"Halo sayang, ada apa?


"gak mas, cuma kangen saja, mas lagi apa?


"Mas juga kangen sama kamu, mas lagi miting dengan klien.


"oh, laki-laki apa perempuan mas?


"perempuan sayang, kamu lagi dimana?


"Lihat dibelakang mas"

__ADS_1


Farel langsung memutar tubuh nya dan mencari sesuatu.


"Sayang, kamu jangan kemana-mana ya nanti mas kesitu sekesai miting.


"oke mas, awas ya jangan macam-macam.


Ternyata Farel sudah punya pacar,seperti nya di sangat menyayangi pacarnya. Batin wanita it.


"maaf buk, sampai mana tadi pembicaraan kita"


"oh tidak apa pak, apa itu pacar anda?


"oh itu tadi tunangan saya, dua minggu lagi kami akan menikah".


"oh ya, selamat ya pak Farel"


"terimakasih buk"


"kalau begitu saya permisi dulu"


"baik buk, nanti asisten saya akan mengabari anda"


Wanita itu pun pergi meninggalkan Farel dengan perasaan yang tidak karuan.


"Hay...kalian sudah pesan makanan?


"Eh mas, sudah mas. Mas sudah makan?


Tak berselang lama pesanan mereka pun datang.


"Gimana Sin apa ada perkembangan dengan Randi? Tanya Farel.


"sudah ada kemajuan sih kak" jawab Sinta.


"Kapan diresmikan hubungan kalian?


"kalau itu aku gak tahu kak, belum kepikiran sejauh itu.


"Yang penting kamu bisa jaga diri dan kehormatan kamu"


"Baik kak, ngomong-ngomong kakak yang traktir kita kan?


"enak saja, bayar masing-masing.


"Iss..pelit amat sih, katanya orang kaya banyak duit traktir kita saja gak mampu" ejek Sinta pada Farel.


"kamu juga kaya, punya toko perhiasan sesekali traktir kakak dong.


"ia deh, buat hari ini aku yang traktir".

__ADS_1


"benaran Sin kita ditraktir? Ujar Rani.


"ya kalian boleh makan sepuas nya.


Selesai makan mereka pergi berbelanja, sedangkan Farel kembali kekantor nya.


"Sayang ini pakai biat kamu belanja"


"gak usah mas,


"gak apa ambil saja, ini sudah mas siap kan buat kamu sandi nya tanggal lahir mu.


"Makasih ya mas, kamu hati-hati dijalan ya.


"Ya, mas pergi dulu ya" kata Farel pergi meninggalkan Zeje dan teman nya.


Mereka bertiga memasuki toko satu persatu


Bruukk..


"Auww...bokong gue sakit banget" kata Rani yang terjatuh akibat menabrak seseorang.


"heh kalau jalan lihat... Rani mendongak melihat siapa yang menabrak nya. "pak Kevin, maaf saya tidak sengaja" Kata Rani.


"Saya yang minta maaf karena saya tidak melihat jalan, mari saya bantu" kata Kevin mengulurkan tangan nya.


"Terima kasih pak, saya bisa sendiri" kata Rani lalu bangkit sendiri.


Kenapa akhir-akhir ini gadis ini seperti menghindar? Batin Kevin.


"Permisi pak kita pergi dulu" kata Rani pergi meninggalkan Kevin yang bengong. Mereka memasuki sebuah toko baju.


"Ran, kenapa lo seperti menghindar gitu? Tanya Zeje sambil milih-milih baju yang dia inginkan.


"Ya Ran, tadi pak Kevin mau nolong lo tapi lo nya gak mau menerima uluran tangan nya.


"lebih baik gue menghindar dari pada gue sakit hati karena memendam rasa.


"kenapa lo menyerah sebelum berjuang?


"Bukan menyerah Sin, tapi sebenar nya pak Kevin sudah menolak gue walau pun tidak secara langsung.


"Maksud lo Ran?


"Sebenar nya waktu gue di apartemen pak Kevin, gue sempat dengar dia ngobrol dengan teman nya dan membahas gue. Dia bilang kalau dia gak suka sama gue. Dan gue itu bukan tipe wanita idaman nya. Jadi buat apa gue harus ngejar-ngejar dia, gue juga punya perasaan gue juga punya harga diri. Jadi gue putusin buat melupakan nya dan membuang perasaan gue buat nya.


"lo yang sabar ya Ran, kalau jodoh itu gak bakalan kemana. Gue yakin lo pasti dapat pria yang baik nanti nya.


"ya udah lanjut belanja yuk" kata Zeje.

__ADS_1


Jadi dia mendengar obrolan ku waktu itu, kenapa aku gak sadar kalau dia ada di sana waktu itu? Batin Kevin yang berdiri didekat patung manekin.


Bersambung..


__ADS_2