Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 76


__ADS_3

Sudah satu minggu Zeje dan teman-teman nya berada didesa semulajadi. Hari ini mereka melakukan rutinitas seperti biasanya.


Siang ini hari cukup panas mereka sepakat meakhkri kegiatan lapangan lebih awal dan mereka pergi menuju klinik.


Zeje dan Sinta duduk di meja depan sebagai penerima pasien dan mencatat namanya. Sedangkan Rani dan Seno bekerja di bagian dalam klinik.


"Ze, sepertinya hari ini tidak terlalu banyak pasien ya"


"Ya Sin, jadi kita bisa pulang lebih cepat dari biasa nya.


"ya, gue sudah lelah Ze. Sudah seminggu kita disini tapi..


"permisi nak" kata kakek Deso yang datang untuk berobat.


"Ya kek, kakek mau berobat?


"ya ia lah Sin, kalau sudah keklinik pasti mau berobat lah masa mau main, aneh deh kamu" kata Zeje.


"Kakek sakit apa, kita daftar dulu ya kek" kata Zeje.


"bukan saya yang sakit nak, tapi cucu saya"


"mana cucunya kek? Tanya Sinta.


"tunggu ya bentar lagi dia sampai tadi dia membeli air mineral diwarung.


Sekitar lima menit menunggu akhirnya cucu kakek Deso datang juga.


"nah, ini cucu saya sudah datang"


Sinta dan Zeje mendongak melihat pria yang berdiri didepan mereka. Mereka berdua langsung mendekati pria tersebut.


"Mas Farel..."kata Zeje


"Kakak" kata Sinta.


Kedua wanita itu memeluk Farel tapi Farel diam kaku tak membalas pelukan mereka.


"kalian berdua siapa, apa kalian mengenal saya" kata Farel bingung.


Sinta dan Zeje terdiam air mata mereka sudah mengalir, mereka sudah yakin jika saat ini Farel sedang hilang ingatan.


"Kakak, apa kakak tidak mengingat kami. Aku Sinta adik sepupu kakak. Sedangkan ini Zeje tunangan kakak.


"Zeje" kata Farel mengingat nama Zeje.


"maaf aku tidak ingat, tapi nama Zeje selalu hadir dalam mimpi ku. Dia selalu memanggil ku mas, apa benar kamu Zeje?


"ya mas jawab Zeje mengangguk. Kita akan menikah setelah kamu pulang dari kota ini tapi kamu mengalami kecelakaan dan menghilang sudah satu tahun lebih. Aku bersyukur mas, kamu selamat dari kecelakaan itu, pasti mama dan papa akan senang mendengar kabar kalau kamu baik-baik saja. Kata Zeje menangis terharu melihat orang yang dirindukan nya sekarang ada dihadapan nya.


"Farel" kata Rani dan Seno yang datang menghampiri mereka.


Farel melihat kearah Rani "apa kalian juga kenal dengan saya?


"tentu kami mengenal mu, kamu adalah pewaris dari keluarga Wijaksana Group. Dan kamu juga calon suami dari teman kami Zeje.


Farel melihat Zeje memastikan perkataan Rani, dan Zeje mengangguk melihat Farel.

__ADS_1


"Ada apa disini ramai-ramai" kata dokter Rian yang keluar mendengar keributan.


"kakek Deso mau bawa Farel berobat ya?


"dokter kenal dengan Farel ?


" ya, dia adalah pasien saya dia mengalami amnesia sementara. Tetapi dia selalu mengingat satu nama yang dia panggil sayang kalau gak salah nama wanita itu Zeje.


"itu nama saya dok, sebenarnya mas Farel calon suami saya, kami akan menikah setekah dia pulang dari kota ini. Tapi naas dia mengalami kecelakaan.


"lebih baik kita bicara didalam saja, mari" kata dokter Rian mengajak mereka masuk kedalam klinik.


"coba ceritakan siapa dan bagaimana kecelakaan itu terjadi munkin Farel bisa mengingat nya.


Sinta mulai bercerita dari awal oerkenalan nya Farel dan Zeje sampai Farel mengalami kecelakaan.


"begitulah cerita dok, kek". Farel dan Zeje berencana menikah setelah Farel pulang dari luar kota. Tanggal dan gedung pernikahan mereka juga sudah dipersiapkan. Tapi kecelakaan itu merubah semuanya.


"Apa kamu ada foto yang bisa mengingatkan Farel kembali?


"ada dok, aku punya foto mereka waktu tunangan" jawab Sinta lalu mengeluarkan ponselnya dari saku dan mencari galeri foto. Ini dok fotonya".


Dokter Rian dan kakek Deso melihat foto Farel dan Zeje waktu tunangan.


"apa ini orang tua nya Farel? Tanya kakek Deso.


"Ya kek mereka orang tuanya Farel dan gadis yang disamping nya itu adik Farel namanya Amanda" Jawab Sinta.


"Mas kamu ingat gak, saat terakhir kamu nelpon aku, kamu bilang kamu gak akan lama perginya dan kamu juga janji akan segera pulang untuk melangsungkan pernikahan kita, aku bahkan sempat merekam ucapan mu mas" kata Zeje dengan mata yang berembun dan Zeje mengeluarkan ponselnya.


"ini mas kamu dengar sendiri" kata Zeje memutar rekaman suara Farel.


"ada mas, kata Zeje lalu memberikan ponsel nya pada Farel. Farel melihat galeri foto yang banyak tersimpan foto mereka.


"Apakah ini foto di taman dekat kampus Nusa Bangsa?


"ya mas, itu foto kita pertama kali aku masuk kuliah, kamu sendiri yang ngantar aku kekampus.


"Ya seperti nya aku ingat sekilas memori itu.


"Zeje tersenyum mendengar ucapan Farel. Aku harap mas segera ingat semuanya" kata Zeje.


"oh ya, aku harus memberu tahu tante Sofi dan paman Ardi biar mereka segera kemari.


Sinta lalu melakukan vidio call bersama tante Sofi.


Tuut tuut tut


"Hay Sayang, kenapa kamu nelpin tante.


"Tante aku ada kabar bahagia loh


"kabar bahagia apa, oh ya mana Zeje mantu kesayangan tante?


"ini tan, dia ada disamping aku" kata Sinta menampilkan wajah Zeje.


"Hay ma, apa kabar?

__ADS_1


"mama baik Ze, kamu sehatkan?


"sehat ma, bahkan sekarang aku senang banget malah.


"oh ya, sepertinya kalian lagi senang ya, emang ada apa?


"Tante akan lebih bahagia jika sudah melihat nya. Kata Sinta menampilkan wajah Farel di ponsel nya.


"Farel, apa betul itu kamu nak? Kata mama Sofi menangis terharu.


"Sinta apa betul itu kakak kamu Farel?


"Ya tan, itu kak Farel kami menemukan nya didesa tempat kami kkn. Itulah alasan kami memilih tempat ini tan. Kerja keras kami membuahkan hasil tan.


"Farel kamu sehat kan nak, mama akan kesana sekarang dengan papa mu. Kamu tunggu mama ya, kami akan menjemput mu.


"ya ma, mama sehatkan? Akhirnya Farel membuka suara nya.


"Sehat nak, bahkan mama semakin sehat setelah melihat mu. Kata mama Sofi menangis terharu.


"ma kenapa mama menagis, siapa yang nelpon mama? Tanya pak Ardi.


"Pa, Farel pa, mama nelpon Farel anak kita.


"Farel, mama jangan bercanda deh, sudah setahun lebih dia menghilang papa sangat merindukan nya" kata pak Ardi


"Papa" kata Farel


Pak Ardi yang mendengar suara Farel langsung merampas ponsel istrinya.


"Farel, ini benaran kamu nak?


"Iya pa, maafkan Farel ya pa,sudah membuat kalian sedih.


"kemana saja kamu nak kenapa kamu tidak pulang kerumah.


"Cerita nya panjang pah, beruntung Farel bertemu dengan Sinta disini.


"apa kamu juga sudah bertemu dengan calon istrimu Zeje nak.


"Sudah pa, apa kalian akan kemari?


"pasti, papa dan mama akan segera kesana. Kami akan berangkat sekarang. Kamu tunggu kami datang ya.


"ya pa. Aku akan menunggu disini.


Vidio callan mereka pun berakhir.


"Terima kasih ya kek, selama ini kakek sudah mau mengurus kakak saya.


"itu sudah kewajiban kita sebagai manusia saling menolong. Kakek senang bisa bertemu dengan Farel. Dan sekarang kakek lebih senang karena Farel kembali menemukan keluarga nya bahkan calon istri nya juga ada dihadapan kakek.


Mereka pun pamitan dengan dokter Rian. Mereka semua pergi kerumah kakek Deso.


Bersambung..


Jangan lupa tinggalkan jejak ya say.. Like vote dan komentar sebagai bukti kalian memberi semangat buat author.

__ADS_1


semangat Mom Kayla


__ADS_2