
Andri pun menelpon teman nya yang ahli dibidang IT.
" halo Roy"
"Hay, pria kaku ada apa kau menelpon ku"
"Aku ingin kau menyelidiki nomor plat mobil dan cari tahu kemana dia singgah dan berhenti. Aku ingin informasinya dengan ditel dan secepat nya"
"Wah..wah..apa kau lagi mengincar seorang wanita ?"
"Bukan, tapi mata-mata yang mengintai rumah bos ku"
"Wah..ini kerjaan yang mudah. Tapi aku ingin kau membayar ku dengan lebih.
"Baik". Andri langsung mematikan telpon nya dan mengirim nomor mob itu.
Ting
Sebuah pesan masuk di hp Roy nomor mobil yang mengintai itu.
Ting
Satu pesan lagi masuk ke nomor Roy.
"Wah...ternyata Andri tidak main-main dengan kata-kata nya. Baik lah karena kau sudah mentransfer uang ku maka aku akan bekerja sekarang.
Farel yang melihat mobil hitam itu pergi mengikuti mobil yang dibawa pak Dadang.
"Kak, mobil itu mengikuti mobil yang dibawa pak Dadang !"
"Ya, artinya dia menginginkan mu Manda"
"Tapi kak, siapa dia dan mau apa?"
"Nanti kita juga akan tahu, sebaik nya kita jemput calon kakak ipar mu dulu".
"Ya deh, dasar bucin".
Mereka pun sampai di depan gang dimana Zeje sudah menunggu mereka".
"Maaf ya aku terlambat" kata Farel yang membukakan pintu depan mobil.
"Ya gak apa. Kata Zeje demgan wajah cemberut karena lama menunggu.
"Pagi kak Zeje"sapa Manda"
__ADS_1
"Manda, kamu juga ada disini?"
"Ya kak, karena ada orang yang lagi ngintai kita dirumah dari kemarin".
"Maksud nya gimana?
Farel pun menjelaskan semua nya pada Zeje membuat Zeje sedikit bingung.
"Tapi siapa orang yang mau mencelakai Manda?
"Itu lah yang kita tidak tahu kak, kak Farel masih menyelidiki nya".
Tapi Manda merasa ini kerjaan si nenek sihir itu.
"Zeje, kamu juga harus hati-hati. Aku akan antar jemput kalian berdua sebisa ku" kata Farel.
"Kenapa kalian mencurigai Aurel?
"Karena dia sakit hati sebab kak Farel sudah nolak dia membuat dia malu kak" kata Manda".
Untung aja kak Farel gak bilang kalau kalian pacara, bisa gawat jasi nya kalau dia tahu.
Sementara mobil yang di bawa pak Dadang melaju dengan cepat menuju sekolah Manda, sehingga mobil yang membuntuti nya sempat kehilangan jejak. Mobil misterius itu mendapati pak Dadang berhenti di sebuah warung dan pak Dadang kembali pergi setelah keluar dari warung tersebut. Mobil misterius itu kembali mengikuti pak Dadang sampai kerumah nya.
"Sial...kemana gadis itu diantar kan sopir sialan itu?". Lebih baik aku kembali ke tempat Aurel. Pria itu pun pergi menemui Aurel ke tempat yang sudah di janjikan nya".
"Ya Manda kamu hati-hati ya"
"Ya kak. Kak Farel uang jajan Manda mana" kata Manda menyodorkan telapak tangan nya".
"Bukan nya kamu udah dapat uang saku dari mama?"
"Gak kak, mama lupa ngasi Manda. Kata nya pinta sama kakak aja".
Farel pun mengeluarkan kartu ATM nya memberikan pada Manda.
"Nih, kata Farel mengulurkan kartu kepada Manda.
"Kak Manda mau uang kes, gimana Manda mau jajan di kantin kalau pake ATM kak.
"Ya ia.. Nih cukup kan, kata Farel memberikan uang merah 3 lembar".
"Cukup kak, Manda masuk dulu ya,,daaaa"
Zeje tersenyum memperhatikan interaksi adik kakak itu. "Mereka sangat akur saling menyayangi batin Zeje.
__ADS_1
"Sayang, sekarang kamu yang mas antar"
Zeje hanya tersenyum dan melirik Farel.
Sesampai nya di kampus,Zeje sudah di tunggu teman nya.
"Makasih ya mas, nanti aku pulang dengan Sinta aja. Mas gak usah jemput ".
"Ya, tapi kalau ada yang ganggu kamu atau yang kamu lihat mencurigakan telpon langsung mas ya".
"Ya mas, aku masuk dulu ya"
"ya, Farel tersenyum melihat Zeje"
Kemudian Farel melajukan mobil nya menuju kantor sedangkan Zeje masuk kelas bersama teman nya.
"Cieee...cieee..yang di antar sama pacar nya lagi berbunga-bunga tuh" ledek Rani.
"Ze, kenapa kak Farel ngantar lo" tanya Sinta.
"Kemarin setelah mereka pulang dari rumah gue, ada yang ngikuti mereka dan ngintai rumah mereka. Bahkan dia menarget kan Amanda, gak tau motif nya apa.
"Jadi gimana Amanda sekarang? Tanya Sinta
"Tadi di antar sama Farel kesekolah".
"Kira-kira siapa ya yang menguntit Manda? Tanya Rani.
"Kalau dugaan sementara mereka bilang mantan nya Farel.
"Apa? Mantan kak Farel maksud nya Aurel Ze? Tanya Sinta penasaran.
"Ya. Munkin dia sakit hati kali ditolak sama Farel"
"Lo harus hati-hati Ze, wanita itu sangat licik dan nekat orang nya".
"Ya Sin, maka ya beberapa hari kedepan gue diantar jemput nya.
"Itu lebih bagus Ze" kata Rani.
Mereka pun melanjutkan jalan nya menuju kelas.
Mudah-mudahan Farel bisa menyelidiki siapa yang menguntit mereka. Hah..nasib gue pacaran sama orang ganteng. Udah ganteng, mapan tajir pula, batin Zeje.
Bersambung..
__ADS_1
Tunggu up selanjutnya
🌹salam mom Kayla🌹😘