
Saat sedang asik menikmati makan malam nya seseorang datang menyapa mereka.
"Farel..ini kamu kan? Ujar seorang wanita yang berpenampilan norak.
Farel dan Zeje segera menoleh kearah suara itu
"Sisil" kata Farel, membuat Zeje mengerutkan dahi nya.
"Farel apa kabar? Kata Sisil memeluk Farel, Zeje masih saja memperhatikan interaksi mereka berdua. Zeje pun membulatkan matanya saat Sisil memeluk Farel.
Farel yang melihat perubahan wajah Zeje langsung melepaskan pelukan wanita itu.
"Sisil kenapa kamu ada disini?
"aku sedang liburan, sudah lama aku tidak bertemu dengan mu, kamu makin dewasa saja" kata Sisil dengan nada menggoda.
Zeje merasa jengah melihat tingkah Sisil yang sepertu menginginkan suaminya.
Eheemm...
Zeje berdehem dan Farel langsung menoleh begitu juga Sisil.
"Siapa wanita ini Farel? Tanya Sisil yang menatap penampilan Zeje dari atas hungga bawah.
"perkenalkan saya Zeje" kata Zeje mengulurkan tangan nya.
"oh, kamu adik nya Farel ya?
"dia i..."ucapan Farel terpoting oleh Zeje
"iya saya adik nya"
"oh..bagus lah kirain tadi pacarnya, senang bertemu dengan mu. Saya Sisil calon kakak ipar mu"ucap Sisil dengan percaya diri.
Zeje dan Farel saling melempar pandang.
"apa maksud perkataan mu Sisil? Tanya Farel dengan bingung.
"ya, aku calon kakak ipar nya dan kamu akan menjadi calon suami ku. Farel walau pun kau sudah menolak ku, aku masih tetap mencintaimu. Kata Sisil dengan tidak tahu malu nya.
"maaf Sisil aku tidak bisa, aku sudah menikah" jasab Farel menunjuk kan cincin pernikahan di jari manis nya.
__ADS_1
"sudah menikah? Kalau kau sudah menikah mana istri mu?
"ini istri ku, yang kau anggap adik ku ini adalah istri ku dan kami kemari sedang berbulan madu"
Sisil nampak kebingungan.
"Sayang ayo kita pergi, mas sudah tidak berselera makan disini lagi" kata Farel menggandeng istrinya keluar restoran.
Sedangkan Sisil masih terdiam mencerna ucapan Farel.
Jadi wanita itu benaran istri nya, kenapa aku tidak tahu kalau Farel sudah menikah" gumam Sisil, dia segera mencari informasi di media sosial. Dan betapa kagetnya dia melihat foto Zeje dan Farel yang sedang bersanding.
Sial, ternyata mereka beneran sudah menikah. Aagghh...aku kalah langkah dari wanita itu" batin Sisil dengan kesal. Sisil pun pergi meninggalkan tempat itu.
"kemana pergi nya mereka, cepat kali hilang nya? Gumam Sisil.
Sementara didalam mobil Zeje diam saja, dia masih kesal dengan Sisil karena sudah memeluk suaminya.
"sayang kamu kenapa diam saja"
Kamu senangkan mas dipeluk wanita jadi jadian itu?
"gak siapa yang cemburu? Aku cuma bertanya saja" kata Zeje dengan wajah cemberut nya.
"trus kenapa wajah kamu cemberut gitu?
"aku cuma kesal saja kenapa banyak kali wanita yang suka memeluk mu. Main serobot saja" ujar Zeje dengan nada kesal yang membuat Farel tersenyum.
"kenapa kamu tersenyum mas, kamu senang dipeluk wanita itu?
"tidak, mas tersenyum melihat kamu, kalau marah gemesin tau" kata Farel mencubit pipi Zeje dengan pelan.
"udah ah gak usah gombal. Malam ini aku gak mau tidur dengan kamu mas" ancam Zeje. Mendengar ancaman istrinya Farek jadi gelisah.
"sayang jangan gitu dong, jadi mas tidur dimana?
"kamu tidur di sofa saja mas"
"tapi sayang mas gak bisa tidur kalau tidak memeluk kamu"
"ya sudah peluk saja sana wanita jadi jadian itu"
__ADS_1
"kamu benaran sayang marah sama mas, mas minta maaf ya"
Zeje diam tidak menghirau kan ucapkan suaminya. Dan akhirnya mereka pun sampai di hotel tempat mereka menginap. Zeje masuk ke dalam kamar dan meninggalkan suaminya yang sedang duduk di ruangan tamu.
"gawat sepertinya dia benaran marah. Ah sial masa aku harus tidur disofa. Tapi wajah nya lucu kalau sedang kesal, gemesin banget" gumam Farel tersenyum membayangkan wajah istrinya. Farel pun bangkit dan menyusul istri nya kedalam kamar.
"kemana dia, kenapa tidak ada, apa dia lagi dikamar mandi" gumam Farel yang sedang berdiri di depan pintu kamar mandi dan menempelkan telinganya.
"kenapa tidak ada suara air, apa dia tidur didalam kamar mandi atau jangan jangan...
Ceklek..
Zeje keluar dari kamar mandi. Farel hampir saja terjatuh saat sedang menguping.
"syukurlah istri ku baik baik saja" batin Farel.
"ngapain berdiri disitu, mas pikir aku sedang bunuh diri gitu? Kata Zeje mendelikan matanya.
"tidak sayang, mas mau manggil kamu dan minta maaf" dari mana dia tahu isi hati ku, apa istri ku sekarang jadu cenayang ya? Batin Farel.
"Sayang mas minta maaf ya, mas tidak akan mengulang kesalahan mas lagi. Kamy jangan marah ya" ujar Farel yang ingin memeluk istri nya.
"stop, jangan peluk aku mas. Aku gak suka dipeluk sama kamu kalau bekas wanita itu masih menempel ditubuh kamu mas.
"ya, mas akan mandi sebersih bersih nya, agar bekas ulat bulu itu hilang dan tidak membuat tubuh kamu gatal sayang" kata Farel yang berlalu ke kamar mandi.
Zeje tersenyum setelah suami nya pergi dari hadapan nya.
"hahah...ulat bulu, cocok banget dengan penampilan nya, kena kamu mas aku kerjain" kata Zeje pelan sehingga tidak dapat didengar.
Zeje pun merebahkan tubuh nya sehingga dia tertidur saat suami nya lagi dikamar mandi.
"sayang mas sudah wangi dan bersih nih, kamu mau kan tidur dengan mas" kata Farel yang asik mengeringkan rambut nya.
"sayang, kenapa kamu diam saja? Fafel melihat istrinya sedang terbaring" yeah..aku ditinggal tidur. Pasti kamu kelelahan ya sehingga tertidur.
Farel pun naik ketempat tidur dan ikut menyusul istrinya kealam mimpi.
Bersambung
Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita semua selalu mendapat berkah dari Allah. Aamiin.
__ADS_1