
Sudah tiga bulan Randi bekerja di perusahaan Farel tapi sampai saat ini Randi tidak tahu kalau Zeje menjalin kasih dengan bos nya. Berbeda dengan Farel, dia sudah mengetahui kalau Randi kakak kekasih hati nya.
Siang itu Sinta teman nya Zeje mendatangi kantor Farel bersama Amanda.
"Halo kak Sinta"
"Ya ada apa Manda"
"Kak nanti siang temani aku ya ke kantor kak Farel.
"Mau ngapain, kaka lagi sibuk"
"Plies kak, kalau aku datang sendiri nanti kak Farel bisa marah, plies kak mau ya?
"Ya deh, nanti pulang kuliah kakak kesana bersama Zeje.
"Makasih ya kak.
"Eett...tunggu"
"Apa kak?
"Ini gak gratis kamu harus traktir kita bertiga makan enak di restoran yang baru buka itu.
"Beres kak, itu mah gampang"
Amanda mematikan ponsel nya.
"Haha..kalau masalah traktir tinggal pinta ma kak Farel kan mudah. Kata Manda tersenyum misterius..
"Ran, lo bawa dijemput sopir kan? Tanya Sinta.
"Ya Sin, tuh sopir nya udah nunggu.
"Oh..hati-hati ya"
Rani pergi bersama sopir nya sementara Zeje dan Sinta menuju kenderaan nya masing-masing.
"Sin, kamu jadi pergi bersama Manda?
"Ya Ze, yuk kita jalan"
Mereka mengendarai kendaraan masing-masing menuju tempat yang sama.
Sampai di gerbang rumah Farel satpam membukakan pintu gerbang.
"Terima kasih pak" kata Zeje.
"ya non Zeje.
Kemudian masuk lah Sinta
"Makasih ya pak.
"Ya non..eh non Sinta, apa kabar?
"baik pak, saya masuk dulu ya pak.
"Ya non, silahkan.
Sinta dan Zeje masuk kedalam rumah, mereka di sambut dengan suara Manda yang menjerit menyebut nama Sinta.
"Kak Sintaaaa..."
"Manda ini bukan di hutan ngapain pakek menjerit segala".
"Hehehe..maaf kak, Manda seneng kakak mau juga datang nemani Manda.
"Sebenarnya mau ngapain sih kita kekantor nya Farel? Tanya Sinta.
"Aku mau minta beliin sepatu keluaran terbaru sama kak Farel. Kalau nunggu kak Farel pulang takut nya sepatu nya nanti habis kak.
"Ya ampun Manda hanya untuk beli sepatu itu kamu nyuruh kakak nemani kesana.
"Mau gimana lagi kak. Yuk kak kita berangkat sekarang, kata Manda menarik tangan sinta.
"Ya, tapi beliin kakak tas ya.
"Tenang kak, nanti Manda beliin buat kak Sinta, kak Zeje, dan kak Rani. Kita cari tas coupel.
Zeje tersenyum mendengar ucapan Amanda.
"Manda, kakak gak usah di beliin juga, nanti uang saku mu habis lo. Kata Zeje.
"Tenang kakak ipar, uang aku gak akan habis karena beli nya pakai uang kak Farel.
__ADS_1
Mereka berdua berangkat menuju kantor WJS Group. Manda dan Sinta masuk kedalam berjalan melenggak lenggok.
Sebagian karyawan sudah mengenal mereka berdua terkecuali karyawan baru.
"Permisi kak" kata Manda kepada recepsionis.
"Ya, ada yang bisa saya bantu?
"Saya mau bertemu dengan pak Farel Wijaksana.
"Apa anda sudah membuat janji sebelum nya?
"Tidak, saya belum membuat janji"
"Maaf nona pak Farel sesang miting"
"Ya udah, kalau gitu saya tunggu di atas saja.
"Tunggu nona, anda tidak bisa sembarangan masuk, anda belum membuat janji.
"Apa kita perlu membuat janji dengan kakak kita sendiri? Kata Sinta yang sudah mulai jengah.
"Kalian tidak usah ngaku-ngaku sebagai adik pak Farel. Palingan kalian cuma wanita penghibur yang kepingin merasakan menjadi nyonya Wijaksana.
"Eh..mulut lo itu gak di sekolahin ya, berani nya menghina kita.kata Manda yang sudah emosi.
"Sebaik nya kalian keluar dari kantor ini. Ini bukan tempat wanita penghibur.
"Oh..songong kali anda baru jadi recepsionis sudah berani menghina orang. Jangan salah kan saya kalau anda di pecat dari sini.
Amanda mengambil ponsel nya lalu menekan nomor Farel.
Tut
Tut
Tut
"Hallo" kata Farel yang baru saja keluar dari ruang rapat.
"kakakkkkkkk....jerit Amanda.
Farel menjauhkan ponsel nya dari telinga
"Ada apa Manda kenapa kau menjerit?
Tut tut tut....Manda mematikan ponselnya.
"Andri, ayo kita ke lobi.
"Ada apa bos?
"Munkin sesuatu terjadi di bawah sehingga Manda sangat marah.
"heh..ngaku nya aja selangit, udah lah nona mendingan anda keluar" kata recepcionis itu sambil menarik tangan Manda.
"Hei..lepasin lo mau mati ya, kata Sinta yang berusaha menahan.
"Berhenti" kata Farel yang datang dengan Andri.
"Ada apa ini kenapa kalian ribut di jam kerja?
"Maaf pak, mereka yang membuat keri utan disini.
"Bukan..bukan..
"diam kalian, lihat pak wanita penghibur ini mau menerobos menuju ruangan bapak.
Msndengar adik-adik nya di hina membuat Farel marah, bahkan wajah nya terlihat merah menahan marah.
"Andri, lihat dan putar rekaman cctv nya.
"Baik bos" Andri langsung menyambungkan rekaman cctv ke televisi yang ada di lobi.
Mereka melihat apa yang sudah terjadi, siapa yang benar dan siapa yang salah.
"Siapa nama mu,? Tanya Farel.
"Sari, pak.
"Sudah berapa lama kamu kerja disini?
"Sudah setahun lebih pak.
"Kenapa tidak kamu biarkan saja mereka masuk?
__ADS_1
"Mereka cuma wanita penghibur pak, itu bisa merusak nama baik peeusahaan ini.
"Mereka adalah adk-adik saya"
"Apa..?? A...adik.
"Ya. Mulai hari ini kamu saya pecat. Kamu tidak pantas bekerja dikantor ini.
"Maaf pak maaf kan saya, saya tidak tahu kalau mereka adik bapak.
"Hub..dari tadi juga sudah di kasi tahu tapi kau aja yang sok kecantikan, kata Manda Kesal.
"Maaf kan saya nona. Saya tidak akan mengulang nya lagi.
"Pak tolong jangan pecat saya".
"Kak Farel, Manda mau dia di pecat sekarang juga. Karena Manda masih mempunyai saham atas nama Manda di perusahaan ini.
"Andri bereskan"
"Baik bos".
Farel meninggalkan lobi bersama Sinta dan Amanda, mereka menuju ruangan Farel.
Farel duduk di kursi jabatan nya, sedangkan adik nya duduk di sofa.
Katakan ngapain kalian ke sini?
"Kak, kita ini haus tawari jus gitu, kita ini capek habis bergulat dengan karyawan songok kakak itu. Kata Manda.
Kemudian Farel menyuruh ob membuatkan jus jeruk .
"Sekarang kata kan?
"Kak, sebenarnya Manda mau minta uang buat beli sepatu keluaran terbaru.
"Manda, kamu bisa nunggu kakak pulang kenapa harus ke kantor bikin ribut lagi
"Tapi kak, Manda mau sekarang nanti sepatunya di ambil orang.
"Berapa harga sepatu nya?
"Gak mahal kok kak sekitar tiga jutaan.
Farel mengambil amplop dari laci meja nya.
"Nih di dalam ada lima juta.
"Makasih ya kak, kakak baik banget deh, kata Manda sambil meneguk jus nya.
"Manda,lo masih ingat kan janji lo buat traktir kita bertiga.
"heheee...hampir aja Manda lupa.
"Traktir bertiga maksud nya" kata Farel yang mendengar ucapan Sinta.
"Gini kak, tadi Manda janji mau traktir kak Sinta mau beli tas caoupel gitu.
"Ya udah kamu harus nepati janji dong.
"Tapi kak masalah nya Manda gak punya uang. Mana traktir nya tiga orang lagi.
"Kakak gak punya uang, kamu selesaikan sendiri masalah kamu.
"Yah..kakak, pelit amat sih. Kata Manda pura-pura sedih.
Ya udah deh kak Sinta kita pulang saja. Tapi kak Zeje pasti sedih karna kita gak jadi beli tas coupel itu, ucap Manda dengan suara yang dikeraskan.
"Tunggu...tadi kamu bilang Zeje sedih?
"Ya, kak karena Manda sudah janji mau beliin tas buat Zeje juga" jawab Sinta.
"Tidak..tidak, Zeje gak boleh sedih. Nih pakai kartu kakak aja belikan apa pun yang Zeje mau.
Mendengar ucapan Farel seketika wajah Manda yang pura-pura sedih kembali ceria.
Dasar si Manda bisa-bisa nya dia jual nama Zeje. Gerutu Sinta dalam hati, tapi sebenarnya dia juga senang.
"Makasih ya kak, kita pulang dulu" kata Sinta dan Manda".
Mereka berjalan sambil bersenda gurau tidak memperhatikan langkah nya.
Bruukk..
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like tinggalkan jejak
🌹salam mom kayla🌹