Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 74


__ADS_3

Farel terbangun dari tidurnya dia duduk dan mengambil segelas air yang berada di atas nakas dekat tempat tidurnya.


Perlahan Farel mengatur nafasnya dan tiba-tiba kakek yang biasa dipanggil kakek deso datang menghampiri Farel.


"nak kamu kenapa? Apa kamu mimpi buruk?


"tidak kek, aku mimpi memeluk seorang wanita yang ku panggil sayang" jawab Farel menatap lekat sang kakek.


"munkin wanita itu adalah sebagian dari hidup mu, apa kau tahu siapa nama nya?


"dalam mimpi ku wanita itu menyebut nama nya Zeje kek".


"syukurlah setidak nya ada yang kamu ingat dan kakek yakin ungatan mu akan kembalu pulih. Kamu makan dulu ya, nenek sudah menyiapkan nya.


"ya kek, bentar lagi aku keluar"


"ya sudah, kakek tinggal dulu ya.


Sepeninggal kakek Farel berdiri didepan jendela menghadap kearah jalan yang biasa dilalui warga.


"Bagaimana cara ku mengingat semuanya. Disini tidak ada televisi kalau pun ada pasti orang tertentu yang memilikinya. Ponsel ku pun sampai sekarang masih belum bisa diperbaiki. Lebih baik aku tanya saja kakek munkin dia tahu tempat memperbaiki pinsel yang rusak.


Farel keluar dari kamar nya menuju dapur, disana dia mendapati kakek dan nenenk sedang makan siang.


"sini nak kita makan dulu"


"ya nek, oh ya kek apa kakek tahu dimana tempat untuk memperbaiki ponsel yang rusak?


"ada sih tapi kita harus kekota dulu".


"jauh juga ya kek?


"ya, tapi kamu tenang saja, besok pagi kakek akan ke kota menjual hasil kebun, kakek akan membawa ponsel kamu ketempat perbaikan ponsel


"Makasih ya kek, jika aku sudah ingat siapa aku dan keluarga ku, aku akan membalas kebaikan kakek dan nenek.


"tidak perlu nak, kamu sehat saja kami sudah senang melihatnya.


"terima kasih banyak ya nek kalian sudah mau merawat ku seperti keluarga kalian sendiri.


"ya, mari lanjut makan nya nanti keburu dingin.


Satu jam lebih Zeje bersama teman-teman nya sampai ketempat tujuan. Mereka melihat lihat kiri dan kanan, desa yang sangat sejuk dan masih asri.


"Seno, kita tanya-tanya dulu dimana rumah kepala desanya atau pun Rt nya" ujar Rani.


"ya kita bertanya sama orang yang didepan itu saja ya. Reno memberhentikan mobil nya tepat didepan seseorang yang sedang bercerita dengan teman nya. Mereka semua turun dari mobil dan menghampiri orang tersebut.


"permisi pak, kita mau tanya rumah pak RT dimana ya pak?


"kalian siapa dan dari mana? Tanya salah seorang bapak.


"Kita mahasiswa dari kota B pak kami kesini mau melakukan kkn dan bersosialisasi bersama warga disini pak" kata Sinta.


"oh rumah pak Rt ya, kalian lurus saja nanti di pertigaan kalian belok kiri nanti disana kalian tanya lagi ya.


"oh terima kasih pak. Kami permisi dulu ya.


"ya, silahkan".

__ADS_1


Mereka masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan menuju rumah pak Rt. Setelah beberapa kali bertanya akhirnya mereka menemukan rumah pak Rt.


"Assalamu'alaikum pak"


"Wa'alaikumsalam, kalian mau cari siapa?


"apa betul ini rumah pak Rt? Tanya Seno.


"Ya saya sendiri Rt disini, ada perlu apa ya?


Mereka pun berjabat tangan dengan pak Rt dan saling mengenalkan diri.


"Jadi kalian mahasiswa dari kota, saya senang sekali ada mahasiswa yang mau kkn disini dan membantu warga disini.


"ya pak, apa disekitar sini ada penginapan pak? Tanya Zeje.


"oh ada neng, disini kami menyediakan rumah singgah untuk para mahasiswa dan tamu yang datang kedesa ini.


"Apa kita bisa langsung kesana pak?


"bisa bisa, mari bapak antar" kata pak Rt lalu berjalan menuju rumah singgah tersebut.


"Pak Rt mau kemana? Tanya kakek deso yang sedang duduk diteras rumah nya.


"Saya mau mengantar anak-anak ini kek ke rumah singgah.


"mereka siapa pak Rt?


"mereka dari kota B kek sedang melakukan kkn didesa kita ini. Kami lanjut dulu ya kek" ujar pak Rt.


"silahkan pak Rt" ujar kakek deso. Kakek deso sempat terpikir untuk bertanya tentang siapa mereka dan bertanya beberapa hal. "ah..nanti saja aku temui mereka pasti mereka lama disini" gumam kakek deso.


"neng ini rumah singgah nya, dan ini buk Surti pengurus rumah ini, kalian bisa bertanya dengan buk Surti"


"Terima kasih ya pak sudah mengantar kami kemari"


"ya kalau ada butuh sesuatu jangan sunkan temui saya"


"ya pak, kalau bapak tidak keberatan, kami mau minta tolong besok bapak bisa antar kami ke kantor kepala desa" kata Zeje.


"Bisa neng, besok bapak tunggu jam sembilan pagi ya.


"ya pak, kami akan kerumah bapak besok pagi".


"baik lah, saya permisi dulu, kalian istirahat saja kalau mau lihat-lihat keliling desa juga boleh.


"Ya pak, kami titip mobil kami dirumah bapak ya, besok sekalian kami ambil.


"Ya, kalian tenang saja, saya akan jaga mobil nya. Saya pamit dulu ya.


Setelah pak Rt pergi, mereka masuk kedalam rumah tersebut dan buk Surti juga sudah memberi kamar kepada mereka. Para wanita minta satu kamar bertiga, dan Seno kamar sendiri.


Selesai mengemas barang-barang nya, mereka berempat berjalan-jalan melihat keadaan desa tersebut. Mereka mulai mengenalkan diri kepada penduduk desa.


"warga desa ini ramah dan sopan ya"


"Ya, mereka sangat menjunjung adat istiadat Ran, lihat itu sepertinya tempat belajar anak-anak deh" kata Zeje menunjuk ke arah tempat dimana anak-anak berkumpul sambil belajar.


"Permisi adik-adik" kata Zeje menyapa anak-anak itu.

__ADS_1


"ya kak, kakak siapa?


"kenalkan nama kakak Zeje dan ini teman-teman kakak. Kalian sedang apa disini?


"Kami sedang belajar menulis kak" jawab salah seorang anak.


"belajar menulis, guru nya mana? Kata Rani.


"guru kami sedang tidak datang kak.


"apa kalian sudah sekolah? Tanya Sinta.


Sebagian anak anak itu sudah bersekolah tapi ada juga yang belum sekolah.


Zeje dan teman-teman nya bercengkrama bersama anak desa tersebut saling mengenalkan diri.


"ok, kakak permisi dulu ya, besok kakak kesini lagi menemui kalian"


"ya kak" jawab anak-anak


"Kita kemana lagi nih guys"ujar Seno


"Kita jalan aja dulu mana tau menemukan sesuatu gitu"ujar Sinta.


Mereka terus berjalan dan mereka sampai didepan klinik kesehatan didesa itu.


"itu sepertinya klinim didesa ini" kata Seno.


Semua melihat kearah yang ditunjuk Seno.


"ya, kita mampir dulu yuk, mana tau ada dokter ganteng disana"kata Rani.


"Dasar lo cewek genit, tau nya cuma cowok ganteng, aku juga ganteng kok Ran" ujar Seno mengejar langkah Rani dan teman teman nya.


Sampai lah mereka didepan klinik tersebut, keluar lah seorang dokter yang memakai baju putih kebesaran nya.


"kalian mau cari siapa ya? Tanya dokter tersebut.


"perkenalkan dok, saya Seno dan ini teman-teman saya, kami dari kota B dan mau melakukan kkn sekaligus bersosialisasi bersama warga didesa ini.


"oh begitu, saya dokter Rian yang bertugas di klinik ini, biasa nya diklinik ini setiap enam bulan sekali dokter nya ganti.


"kenapa gitu dok? Tanya Sinta


"karena itu memang sudah di atur dari sana nya saya juga kurang mengerti.


"Apa di klinim ini selalu ramai yang berobat dok? Tanya Rani


"ya disini lumayan ramai orang yang datang berobat, kalau untuk melahirkan disini juga ada bidan.


"Apa perlengkapan seperti alat dan obat-obatan disini lengkap dok?


"alhamdulillah kalau alat yang masih bisa dijangkau disini tersedia begitu juga obat.


Tapi kalau ada pasien yang memerlukan penanganan khusus kami akan merujuk kerumah sakit yang ada dikota.


Setelah satu jam berbincang dengan dokter Rian, mereka pun pamitan untuk pulang karena hari sudah mulai sore.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2