Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
Part 31


__ADS_3

Pekerjaan Zeje sudah selesai waktu menunjukkan jam lima sore Zeje bersiap ingin pulang.


"Amanda, kakak pulang dulu ya udah sore"


"Ya kak, puding yang kita buat tadi jangan lupa di bawa ya kak.


"ya pasti dong"


"titip salam sama ayah dan ibu ya bilang Manda lo yang buat piding nya.


"Ya..nanti kakak sampai kan, kakak balik dulu ya, daaa.....


Zeje mengendarai motor nya menuju rumah nya. Saat sampai di halaman rumah Zeje melihat ada mobil kakak nya Randi.


"Itu kan mobil kak Randi, apa dia pulang mau membahas rencana pernikahan nya" batin Zeje.


Zeje memarkirkan motor nya di samping rumah.


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumsalam" jawab yang ada di dalam.


"Kakak kapan sampai?


"Kakak baru aja sampai.


"Kamu dari mana Ze, jam segini baru pulang? Tanya Randi yang tidak mengetahui kalau Zeje sudah bekerja.


"Kerja lah kak, pulang kuliah Zeje langsung kerja


"Kerja dimana Ze?


Zeje pun menceritakan kepada kakak nya kejadian yang beberapa bulan lalu.


"Kakak lama kan disini?


"Ya, kakak akan menetap disini karena kakak di pindah kan ke kantor pusat.


"Oh...bagus dong rumah jadi ramai lagi".


"Terus kapan kakak akan melanjutkan pernikahan kakak" tanya Pasha.


"Pernikahan kakak batal" kata Randi membuat mereka yang mendengar nya terkejut.


"Apa...??? Kata mereka serentak


"Kakak gak bercanda kan? Kata Zeje.


" Kakak serius Ze !"


"Randi, kenapa bisa pernikahan mu di batalkan? Tanya ibu.


"Ya nak, kan tinggal dua bulan lagi? Kata ayah.

__ADS_1


"Amara selingkuh yah, buk" jawab Randi sendu.


"Maksud kakak dia selingkuh dengan pria lain? Kata Zeje.


"Ya Ze, bahkan sekarang dia lagi mengandung anak selingkuhan nya itu.


"Apa, mengandung? Kata ibu.


"Astaghfirullah..untung kakak lama lagi nikah dengan dia, sehingga Allah menunjukkan kelakuan nya dibelakang kakak.


"Ya ze, kakak bersyukur tidak jadi menikah dengan nya.


"Gimana kejadian nya nak, sehingga kau mengetahui nya. Tanya ibu.


"Waktu itu Randi sangat sibuk buk banyak kerjaan di kantor sehingga Randi jarang bertemu dengan Amara.


"Randi, aku kangen sama kamu kapan kamu bisa datang ketempat aku? Kata Amara.


"Amara aku belum tahu karena banyak kerjaan di kantor, nanti kalau kerjaan ku sudah selesai aku datang ke tempat mu.


"Tapi aku kangen dengan mu Ran"


"Aku juga kengen dengan mu Amara tapi aku tak bisa mengabaikan pekerjaan ku. Udah dulu ya, aku di panggil bos.


Randi langsung mematikan ponsel nya. Karena saat itu dia di panggil atasan nya.


Sialan si Randi main mati kan aja, kalau aku gak hamil aku gak akan maksa buat nikah sama dia.


Tok


Tok


Tok


Masuk


"Permisi pak, anda memanggil saya?


"Ya, silah kan duduk Randi"


"Begini Randi saya mau tanya, sudah berapa lama kamu kerja di perusahaan ini?


"Sekitar tiga tahun lebih pak?


"Sebenarnya kinerja kamu sangat bagus, kamu karyawan yang berprestasi, kamu sudah banyak membantu saya di perusahaan ini. Tapi...


Randi dag dig dug menunggu penjelasan bos nya. "Apa aku akan di pecat ya, apa aku sudah melakukan kesalahan" batin Randi.


"Tapi..saya sangat berat melepas mu Randi"


"Maksud bapak melepas..?


"Ya selamat ya kamu akan di pindah tugaskan ke kantor pusat sebagai meneger pemasaran"

__ADS_1


"Pindah, meneger pemasaran?


"Ya, kamu naik jabatan dan akan pindah tugas di kantor pusat.


"Alhamdulillah...terima kasih pak, kata Randi yang menjabat tangan nya.


"ya, ini juga berkas kerja keras mu, bukan kah kantor pusat ada di kota kelahiran mu.


"Ya pak, akhirnya saya bisa berkumpul lagi dengan keluarga saya.


"Disana kamu akan mendapatkan fasilitas kantor ini kunci rumah buat kamu. Besok kamu sudah bisa berangkat kesana. Pulang dan berkemas lah. Tiga hari lagi kamu sudah bisa bekerja di kantor baru mu. Sekali lagi selamat ya Randi" kata bos Randi menjabat tangan Randi.


"Baik pak terima kasih saya permisi dulu"


"Ya silahkan"


Randi kembali keruangan nya dan mengkemas barang-barang nya. Dia pamitan kepada rekan kerjanya


"Malam itu Randi berencana menemui tunangan nya dan mengatakan hal yang membahagiakan.


Saat akan sampai di depan rumah Amara, Randi melihat tunangan nya pergi dengan pria lain menaiki mobil.


Randi mengikuti kemana mereka pergi, sampai di sebuah hotel mobil itu berhenti.


"Hotel..gumam Randi"


Randi turun dari mobil dan mengikuti tunangan nya secara diam-diam masuk kedalam kamar hotel.


"Permisi mbak" kata Randi kepada recepsionis hotel.


"Ya pak, ada yang bisa saya bantu?


"Begini mbak saya mau tanya, wanita dan pria yang baru masuk itu kamar nya nomor berapa ya mbak?


"Maaf pak itu privasi pengunjung kami. Jadi kami tidak bisa memberi tahu anda.


"Tapi mbak wanita itu tunangan saya, jadi saya harus mengetahui siapa laki-laki yang bersama nya.


Recepsionis itu nampak berpikir


"Baik lah pak, ini nomor kamar nya" recepsionis memberikan card kamar kepada Randi.


" Terima kasih mbak".


Randi lalu menuju kamar yang di pesan tunangan nya.


"kamar 507" gumam Randi.


Bersambung


Tinggalkan jejak dengan like dan komen


🌹salam mom kayla🌹

__ADS_1


__ADS_2