
Farel dan Zeje masuk kedalam rumah kakek Deso.
"loh, kok kalian balik lagi apa ada yang tertinggal?
"gak kok ma, kita mau ambil nota ponsel Farel yang diperbaiki dikota".
"oh, emangnya kalian mau kekota?
"ya ma munkin ponsel aku sudah selesai diperbaiki".
Farsl pun masuk kedalam kamar mengambil yang diperlukan nya.
"Ayo sayang kita berangkat, ma kita pergi dulu ya.
"ya kalian hati-hati ya sayang".
Mereka melanjutkan perjalanan menuju kota tempat perbaikan ponsel. Hampir dua jam mereka diperjalanan. Setelah sampai di tempat tujuan mereka pun langsung masuk kedalam toko reverasi ponsel tersebut.
"permisi pak" kata Andri
"ya tuan, ada yang bisa saya bantu? Kata pemilik toko
"kami mau mengambil ponsel yang diperbaiki beberapa hari yang lalu, ini bukti nya" kata Andri memberikan kertas nota itu.
"sebentar ya tuan saya lihat dulu. Kata sipemilik toko mencari ponsel Farel.
"ini tuan ponsel nya, sebuah yang ada didalam sudah saya pindah kan ke flesdisk ini, karena saya lihat banyak sesuatu yang penting.
"Farel menerima ponsel nya dan memeriksa ponsel nya itu. Dia melihat galeri foto yang tidak terhapus. Farel tersenyum melihat foto kebersamaan nya dengan sang pujaan hati.
"Mas gimana apa sudah bagus ponselnya?
"sudah sayang. Makasih ya pak sudah memperbaiki ponsel saya dan memindahkan file nya. Berapa pak ongkos perbaikan nya?
"tiga ratus ribu tuan".
Farel memberikan uang merah lima lembar kepada pemilik toko revarasi ponsel tersebut.
"Ini pak, terima kasih banyak ya pak"
"ya tuan, tapi uang nya ini berlebih tuan".
"ambil saja buat bapak, itu rezeky bapak.
"terima kasih banyak tuan" kata pemilik toko itu dengan senang karena dapat uang lebih.
"Ya pak sama sama, kami permisi dulu" ujar Farel meninggalkan toko tersebut.
Mereka kembali masuk kedalam mobil dan Andri segera malajukan mobil menuju desa tempat kakek Deso.
"Sayang, apa kamu membawa laptop"
"ya mas bawa, mas mau pakai?
"ya mas mau melihat isi flesdisk ini" kata Farel menunjukkan flesdisk yang dia dapat dari pemilik roko revarasi tersebut.
Zeje mengeluarkan laptip nya dari dalam tas.
"ini mas pakai saja"
Farel mengambil laptop itu dari Zeje. Farel mulai berselancar melihat isi dari flesdisk tersebut. Satu persatu dilihat nya isi file nya, tidak ada yang aneh. Saat dia memutar sebuah vidio, alis nya berkerut. Farel bingung itu vidio apa. Zeje yang memperhatikan Farel ikut melihat isi vidio itu.
"Mas apa yang kamu pikirkan?
__ADS_1
"gak, mas cuma berfikir mobil yang dibawa orang itu adalah mobil yamg mas pakai saat kecelakaan. Andri pinggirkan mobil nya".
"baik bos" jawab Andri lalu menepikan mobil dipinggir jalan. "ada apa bos, apa bos mencurigai sesuatu?
"ya, coba kamu lihat vidio ini" kata Farel memberikan laptop itu kepada Andri.
Andri melihat dengan seksama isi vidio itu. Andri merasa aneh kenapa orang yang membawa mobil itu memberikan amplop kepada pegawai hotel itu.
"Bos, sepertinya ada yang aneh deh. Ini kan mobil yang anda pakai saat kecelakaan itu, dan malam sebelum kecelakaan mobil nya dibawa seseorang dan dia memberikan amplop kepada pegawai hotel. Seperti nya dia memberikan uang deh terlihat pegawai itu tersenyum senang.
"ya kamu benar, aku tidak sengaja merekam kejadian itu.
"Apa jangan-jangan mobil yang anda pakai itu sudah disabotase? Kata Andri ya g diangguku Farel.
"bisa jadi, tapi siapa yang sudah berani mencoba membunuh ku?
"bos, sekarang ini yang kita anggap kawan bisa saja jadi lawan kecuali saya bos.
"kamu benar Ndri, sekarang kita kehotel itu, aku ingin memastikan dugaan kita.
Andri kembali melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat Farel dulu menginap setahun yang lalu.
"Mas, kalau kita kehotel itu, bisa bisa kalian akan terlambat nanti pulang nya" kata Zeje.
"gak apa sayang, mas akan menyelesaikan urusan yang disini, mas juga merasa curiga dengan orang yang ada dividio itu.
"apa gak sebaik nya mas beritahu mama dan papa agar mereka tidak menunggu mas pulang.
"ya kamu benar, mas akan menelpon mama dulu" kata Farel menelpon mama nya menggunakan ponselnya.
Setelah selesai menelpon Farel merasa lega setidak nya dia sudah menceritakan semuanya kepada orangtua nya.
"bagaimana mas, apa mereka akan menunggu kita pulang terlebih dahulu?
Satu jam lebih mereka sampai di hotel tersebut. Mereka bertanya pada satpam penjaga hotel itu.
" permisi pak" kata Farel.
"ya, ada yang bisa saya bantu mas"
Farel memperlihatkan vidio itu melalu ponsel nya. "Apa bapak kenal dengan mereka berdua?
"oh ini pegawai hotel disini mas tapi yang laki laki pakai jaket hitam itu saya tidak mengenalnya.
"apa saya bisa bertemu dengan pegawai hotel itu pak?
"sayang sekali mas, dia sudah berhenti bekerja sekitar satu tahun yang lalu.
Farel, Zeje dan Andri saling melempar pandang.
"kalau boleh tahu ada keperluan apa ya mas mas ini ingin bertemu dengan Dodo.
"oh..jadi nama nya Dodo ya pak? Tanya Andri.
Satpam itu mengangguk
"apa bapak ingat dengan kecelakaan satu tahun yang lalu yang mengakibatkan salah satu pelanggan hotel ini masuk jurang dengan sopir hotel akibat rem mobilnya blong" kata Andri.
Pak satpam berfikir mengingat kejadian satu tahun yang lalu.
"ya saya ingat kalau gak salah pria yang masuk jurang itu adalah pewaris perusahaan WJS Group kan, tapi zenajahnya tidak ditemukan.
"Ya anda benar, apa kami boleh tahu alamat Dodo itu pak.
__ADS_1
"sebentar ya mas akan saya carikan dulu" kata pak satpam masuk kembali kedalam pos jaga nya.
"ini mas alamat nya tapi saya tidak tahu apa dia masih disana. Kalau boleh saya tahu ada masalah apa ya pak?
"Kami hanya ingin bertanya tentang pria yang memberi nya amplop itu. Kami curiga kalau mobil yang masuk jurang setahun yang lalu itu disabotase.
"Astaghfirullah..saya juga merasa aneh melihat vidio itu. Semoga kalian bisa menemukan Dodo" kata pak satpam.
"terima kasih ya pak, kami permisi dulu" kata Farel.
"Bos, apa kita langsung kerumah nya bos?
"ya, kita langsung saja kesana"
"semoga masalah ini cepat terungkap ya mas kalau betul mereka menyabotase mobil itu semoga mereka bisa mempertanggung jawabkan nya.
"ya, mas juga berharap begitu. Siapa yang sudah berani ingin membunuh mas.
"munkin saja itu salah satu suruhan musuh yang tidak menyukai mas.
"Benar bos, sebelum bos kecelakaan kan bos pernah memenjarakan klien anda yang ingin membunuh anda dan nona Amanda.
"Kamu benar Ndri, munkin dia masih dendam dengan ku sehingga membayar orang untuk mencelakai ku.
"betul bos. Bos kita sudah sampai apa kita bertanya dengan warga saja ya dimana rumah nya.
"ya, lebih baik kita bertanya.
Andri menepikan mobil nya dan turun dari mobil. Andri bertanya pada seorang wanita tua yang berjalan kaki. Setelah selesai bertanya Andri kembali masuk kedalam mobol nya.
"Bagai mana Andri?
"saya sudah mendapatkan rumah nya bos, kita tinggal lurus saja rumah nya ada didekat warung.
"bagus, semoga dia ada dirumah nya.
Andri kembali melanjutkan perjalanan sekitar lima menit mereka samlau didelan rumah Dodo.
"Bos sepertinya ini rumah si Dodo itu bos.
"Ayo kita turun semoga dia ada didalam.
Mereka bertiga tueun dari mobil dan berjalan menuju rumah Dodo. Andri mengetuk pintu rumah dan keluarlah seorang wanita paruh baya.
"permisi buk" kata Andri
"ya kalian siapa ya ada keperluan apa?
"apa benar ini rumah Dodo buk? Kata Andri
Ibu itu melihat mereka satu persatu dari atas sampai bawah. Kemudian ibu itu melihat kearah mobil mereka.
"Saya ibu ya Dodo, kalian ada keperluan apa ya?
Andri melihat Farel
"Maaf buk kami hanya ingin bertanya dengan Dodo, apa dia ada buk? Ujar Farel.
"Ya dia ada didalam silahkan masuk" kata ibu Dodo.
"Silahkan duduk dulu Dodo ada dikamar nya, sebentar saya akan panggilkan.
Ibu Dodo meninggalkan mereka diruang tamu, tak berapa lama datang lah Dodo dan ibu nya.
__ADS_1
Beesambung