Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 105


__ADS_3

Farel berkeliling mencari tukang rujak di dekat taman kotak, beruntung yang jual rujak masih mangkal disana.


"pak rujak nya satu bungkus jangan terlalu pedas ya"


"baik mas, apa istrinya lagi ngidam ya mas" tanya si bapak tukang rujak.


"kok bapak tahu istri saya hamil? Tanya Farel dengan cengo nya.


" ya elah mas, jam segini hanya ibu ibu hamil yang cari rujak. Lihat tuh pada hamil semua kan? Kata bapak tersebut menunjuk beberapa pelanggan nya yang sedang makan ditempat.


"benar si bapak, pelanggan nya pada wanita hamil" jawab Farel.


"ya mas, tapi ada juga sih yang tidak hamil hanya sekedar kepengin makan rujak saja.


Farel hanya melihat pengunjung yang datang. Emang benar tidak semua pengunjung nya ibu hamil.


"wanita emang aneh, gak hamil saja suka makan rujak, apa lagi hamil, pasti serem deh kalau ngidam" gumam Farel bergidik membayang kan istri nya yang ngidam aneh aneh.


Setelah mendapatkan rujak pesanan istru nya Farel segera pulang.


"sayang ini rujak pesanan kamu" kata Farel menenteng kresek putih.


"sini mas, coba lihat" ujar Zeje


"bentar ya sayang mas pindahin ke piring dulu" jawab Farel berlalu menuju dapur. Dan tak lama kemudian Farel sudah membawa sepiring rujak.


"ini sayang, ayo dimakan" kata Farel meletak kan piring itu di atas meja.


Zeje pun segera menyambar piring itu dan memakanisi nya, Farel yang melihat hanya menelan ludah nya.


"sayang, jangan banyak banyak ya nanti kamu sakit perut, lihat itu mangga nya seperti nya masam" kata Farel melihat Zeje yang sangat lahap makan rujak nya.


"ini enak banget mas, mana ada masam. Nih mas coba rasa" kata Zeje menyodorkan piring itu ke depan Farel.


"gak sayang, mas gak suka makan rujak" jawab Farel menggeleng.


"ayo lah mas, kamu rasa dulu"


"gak sayang, kamu saja yang makan ya"


"ya sudah, kalau kamu gak mau" kata Zeje melanjutkan makan rujak nya.


Mama dan papa nya yang memperhatikan kelakuan anak nya hanya tersenyum.


"ma, kakek dan nenek mana? Tanya Farel yang tidak melihat kedua orang tua sepuh itu.


"mereka sudah masuk kamar dari tadi. Seperti nya nenek kelelahan. Jawab mama Farel.

__ADS_1


"mas, aku sudah kenyang, aku ngantuk banget"


"ayi mas antar ke kamar" kata Farel membantu istri nya berjalan menaiku tangga.


"mas, aku itu masih sehat, gak perlu di papah juga kali jalan nya.


"sayang, kamu itu lagi hamil, jadi mas hanya berjaga jaga saja takut kamu kenapa napa.


Mereka pun sampai dikamar, Farel sudah membaring kan istri nya dan dia pun merebahkan tubuh nya di samping istri nya.


"mas, kamu bau banget sih" kata Zeje menutup hidung nya


"sayang, mas sudah mandi loh, mana ada bau" kata Farel mencium badan nya sendiri.


"kamu masih bau mas, mandi lagi sana"


"sayang jangan aneh aneh deh" kata Farel bingung melihat istri nya itu.


"mas, kamu mandi sana atau jangan tidur sama aku" ancam Zeje.


"ya ya, mas mandi sekarang" jawab Farel bangkit dari tidur nya.


"mas mau kemana, kamar mandi disana"


"mas mau membuat susu untuk mu sayang, habis itu baru mas mandi"


"Rel, kamu mau ngapain? Tanya mama yang melihat Farel.


"mau buat susu Zeje ma"kata Farel danbterus berjalan.


"ma, kata Farel kemudian berjalan mendekati mama nya.


"ada apa?


"coba cium badan aku ma, apa mama merasa aku bau, pah coba cium deh"


Mama dan papa nya mendekat dan menciym tubuh Farel.


"gak bau kok iya kan pah, emang kenapa Rel? Tanya mama bingung.


"tadi saat aku mau berbaring disamping Zeje, masa kata nya aku bau ma dan dia nyuruh aku buat mandi.


"Rel, wanita hamil itu sangat sensitif. Kadang mood nya berubah ubah, kamu harus bisa memaklumi nya. Jangan sampai kamu menyakiti hati istri kamu.


"tapi ma, munkin ada yang salah dengan indra penciuman Zeje ma?


"Rel, gak ada yang salah dengan indra penciuman nya, kamu nya aja yang gak peka. Bisa saja kan disaat kamu wangi, istri kamu menciumbkamu itu bau. Dan di saat kamu berkeringat, istri kamu mencium kamu wangi. Terang mama membuat anak nya itu tersenyum mengerti.

__ADS_1


"aku ada ide ma" kata Farel kemudian melangkah ke dapur.


Selesai membuat susu Farel kembali kedalam kamar nya.


"sayang minum dulu ya susu nya"


"ya mas, kata Zeje bangkit dari tidur nya.


Sedang kan Farel melakukan olah raga du dalam kamar nya agar dia berkeringat.


"mas kamu ngapain olah raga malam malam gini? Tanya Zeje menatap suami nya dengan bingung.


"mas gak bisa tidur sayang, munkin dengan berolah raga, nanti mas bisa tidur.


"oh gitu ya mas"


" ya sayang, kamu tidur duluan aja ya.


"gak ah mas, aku mau lihat mas olah raga"


"ya sudah, tunggu setengah jam lagi ya.


Zeje mengangguk, dan dia memain kan ponsel nya smabil melihat suami nya olah raga.


Sudah serengah jam Farel yang berolah raga agar keringat nya keluar.


Sementara Zeje masih asik dengan ponsel nya.


"sayang, kamu belum tidur? Kata Farel yang menghampiri istri nya itu


"belum mas, sini deh mas, lihat lucu lucu kan baju bayi nya" kata Zeje yang sedang asik berselancar di dunia onlineshoop.


"ya sayang, lucu ya" kata Farel yang duduk disamping istri nya.


"mas, tumben kamu udah gak bau" kata Zeje mengendus tubuh suami nya.


"maksud kamu mas wangi dengan keringatan kayak gini? Tanya Farel memastikan.


"ya mas, kamu wangi"


"kalau gitu kita tidur ya, udah malam, gak bagus lama tidur untuk bumil"


" ya mas, sini peluk dong" kata Zeje manja.


Syukur lah, aku tidak jadi tidur di luar. Biar lah tidur dengan keringat dan badan lengket yang penting bisa memeluk kamu sayang "gumam Farel dalam hati.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2