Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 46


__ADS_3

"Selamat pagi semuanya, perkenalkan nama saya Kevin liem saya yang menggantikan dosen yang biasa mengajar kalian.


"Apa ada pertanyaan?


"Pak, apa anda sudah menikah? Tanya salah satu mahasiswa perempuan.


semua yang mendengar nya bersorak


"Tenang-tenang. Saya belum menikah.


"Pak apa anda sudah punya pacar, kalau belum saya mau daftar" kata mahasiswa yang lain.


"Saya belum punya pacar, oke saya rasa pertanyaan kalian cukup sampai disini.


"Oke sekarang kita lanjut pembahasan materi yang sebelum nya" kata Kevin Liem.


Semua mahasiswa kembali tenang mendengarkan materi yang di jelaskan dosen baru itu.


"apa kalian sudah mengerti? Kata Kevin.


"Sudah pak dosen yang ganteng" kata mahasiswa yang cewek.


Kevin menanggapi nya dengan senyuman tipis.


"Bagus, sekarang kerjakan soal berikutnya, dan saya akan mengabsen nama kalian" kata Kevin memberikan soal esai kepada siswa nya.


"Baik pak" jawab mereka.


Kevin kembali duduk di kursi nya dan menyebut nama mereka satu persatu. Saat memanggil nama siswa nya ponsel Kevin berdering


Dreeet....dreeettt....


"Hallo" kata Kevin


"Hallo vin, ini aku Farel"


"oh ya Rel, ada apa dari mana lo dapat nomor ponsel gue?


"Itu gak penting, kapan lo kembali ke sini kok gak ngabari gue?


"Sorry..gue gak tahu nomor ponsel lo"


"Lo dimana sekarang, kapan kita ngopi bareng?


"Gue sekarang lagi ngajar di kampus. Nanti kalau gue ada waktu gue kabari lo".


"oke, gue tunggu ya. Selamat mengajar" kata Farel menutup ponsel nya.


Mendengar nama Farel di sebut, Zeje langsung melihat dosen ganteng itu. "apa yang nelpon pak Kevin itu Farel ya, apa mereka saling kenal. Tapi gak munkin lah dosen baru itu kan orang korea, masa dia kenal dengan Farel" batin Zeje menerka.


Setelah kuliah mereka selesai Zeje dan Sinta pergi menuju kantor Farel,sementara Rani langsung menemui mama nya di pusat perbelanjaan.


Tidak sampai satu jam Zeje dan Sinta sampai di gedung yang menjulang tinggi itu. Zeje tertegun melihat kantor Farel yang sangat bagus dan besar.


"Sin, lo yakin ini kantor Farel? Tanya Zeje.


"Ya elah Ze, lo meragukan gue?.


"Bukan nya ragu sama lo, tapi ini pertama kali nya gue masuk ke gedung perkantoran.


"Biasa kan diri lo Ze masuk ke sini, ntar kalau lo udah nikah sama Farel lo pasti akan sering datang ke kantor nya"kata Sinta.


"Tunangan nya aja belum udah bahas nikah" kata Zeje memanyunkan bibir nya.


"Ciee..berharap dinikahi secepat nya nih?


"permisi mbak" kata Sinta kepada recepsionis.


"Ya mbak ada yang bisa saya bantu?

__ADS_1


"Kami mau bertemu dengan pak Farel" kata Sinta.


"Apa kalian sudah membuat janji?


" kami su...ucapan Sinta berhenti karena mendengar suara seseorang.


"Zeje, kalian ngapain kesini? Tanya Randi.


"Kak Randi" kata Zeje.


"Hai ganteng" kata Sinta menyapa Randi.


"Hai juga" kata Randi dengan wajah biasa saja.


"Kalian sedang apa disini?


"Kami disuruh Farel ke sini kak" kata Zeje.


"Maaf pak Randi, mereka ingin bertemu dengan pak Farel,apa anda mengenal mereka pak? Tanya recepsionis itu.


"Ya saya mengenal mereka biar saya yang mengantar" kata Randi. Ayo ikut kakak ke ruangan Farel.


Mereka bertiga menaiki lif khusus petinggi kantor.


Tin pintu lif terbuka dan mereka keluar menuju ruangan Farel.


Tok


Tok


Tok


Masuk


Pintu ruangan Farel terbuka dan masuk lah Randi bersama Zeje dan Sinta.


"Permisi pak? Saya hanya mengantar mereka" kata Randi lalu Randi keluar dari ruangan Farel.


"Gak mas, kan ada Sinta dan kebetulan kita juga ketemu kak Randi dibawah.


"Mas, kata nya tadi mas mau ngajak aku ke suatu tempat, emangau kemana mas?


"Nanti kamu juga akan tahu, yuk kita pergi" kata Farel mengabaikan Sinta.


"Hei kalian mau pergi,lah gue gimana? Kata Sinta


"Sin, lo ikut kita" kata Farel


"Ogak ah, yang ada gue jadi obat nyamuk".


"Udah ayo ikut, lo gak akan jadi obat nyamuk" kata Farel.


Mereka keluar dari ruangan Farel menuju ruangan Randi yang ada di lantai lima.


"Mas kita ngapain di lantai lima? Kata Zeje.


"Lihat aja nanti" kata Farel.


Farel berjalan menuju salah satu ruangan yang ada di lantai lima, semua mata karyawan menatap mereka, karena tidak pernah bos mereka mendatangi bawahan nya.


Tok tok tok


Masuk jawab orang yang di balik pintu


Farel membuka pintu ruangan Randi, Randi yang melihat nya langsung bangkit.


"Pak Farel, ada yang bisa saya bantu sehingga anda datang keruangan saya".


"Santai aja kakak ipar, saya hanya mau menitipkan Sinta sama anda. Terserah anda mau di bawa jalan atau di suruh kerja tidak masalah buat saya. Saya mau keluar dulu sama calon istri" kata Farel.

__ADS_1


"wah, kak Farel tahu aja yang gue mau" batin Sinta tersenyum".


"Baik pak, saya akan menjaga nya" kata Randi.


"Terima kasih, saya pergi dulu.


"Kak, aku pergi dulu ya, tolong jagain teman aku dia itu terlalu aktif anak nya" kata Zeje.


"Zeje,lo kira gue anak bayi apa? Kata Sinta.


"Ya, lo kan bayi gede, nikmati hari lo di ruangan ini, kak Randi suruh aja dia kerja bantu kakak" kata Zeje yang langsunh keluar bersama Farel.


"Sialan mereka" gumam Sinta.


"Kamu nama nya Sinta kan? Kata Randi.


"Ya kak, emm...apa ada yang bisa aku kerjakan? Kata Sinta.


"Kamu sudah makan siang belom?


"Belum kak, tadi gak sempat makan siang. Selesai kuliah kita langsung kesini.


"Oh..gimana kalau kita makan dulu"


"Tapi kak, gimana dengan kerjaan kakak.


"Gak apa, kerjaan bisa dilanjutkan nanti. Yuk kita pergi" kata Randi.


Randi dan Sinta keluar ruangan pergi menuju restoran terdekat untuk makan siang. Sementara Farel dan Zeje pergi makan siang di restoran langganan nya.


"Bos, kita sudah sampai di restoran" kata Andri asisten Farel.


"Ayo sayang kita turun" kata Farel.


Zeje hanya menjawab dengan senyuman nya. Membuat hati Farel meleleh tak karuan.


Mereka memasuki restoran memesan menu makan siang sementara Andri mencari meja sendiri untuk makan siang juga. Saat mereka sedang makan ada seseorang yang menyapa Farel.


"Farel...


Farel dan Zeje menoleh ke arah suara tersebut..


"Pak Kevin" kata Zeje


"Hai Kevin Liem, apa kabar bro? Kata Farel


"Wah,,pak CEO tak di sangka ketemu disini"


"Kamu..." kata Kevin yang melihat Zeje.


"Pak Kevin? Kata Zeje.


"Kalian saling mengenal? Tanya Farel bingung.


"Ya mas, pak Kevin dosen baru aku di kampus" kata Zeje.


"Jadi benar lo sekarang jadi dosen bro? Tanya Farel.


"Yah, seperti yang lo dengar dari mahasiswa gue, tunggu...tunggu...kok kalian bisa berduan disini? Tanya Kevin.


"oh ya, kenalin ini calon istri gue, bentar lagi kita mau tunangan" kata Farel.


"Wah...selamat ya, gue tunggu undangan nya" kata Kevin.


"Tenang bro, nanti gue kirim undangan nya kerumah lo dan lo harus datang oke.


"Siaaap gue pasti datang bro. Gue pergi dulu ya nanti kita ngobrol lagi" kata Kevin.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya like, komen dan vote. Jadi lah pembaca yang tidak gentayangan🤣


Salam Mom Kaylaā¤


__ADS_2