
"Ah,kenapa kepala ku tiba-tiba pusing sekali dan badan ku sangat panas. Siska sudah tidak dapat menahan gejolak yang ada di tubuh nya, dia langsung menerkam Farel seperti singa yang kelaparan. Dengan cepat Farel menghindari Siska.
Semakin lama Siska semakin kepanasan dia sudah tidak sadar bahwa dia sudah tidak memakai baju nya hanya menyisakan dalaman saja. Saat itu lah Farel mulai melancarkan aksinya. Farel mematikan lampu kamar dan hanya memakai lampu tidur yang remang-remang sehingga wajah mereka tidak jelas terlihat.
Masuk lah Andri dengan seorang pria yang badan nya sama persis dengan Farel.
"Kamu sudah mengerti kan apa tugas mu" kata Farel pada pria itu"
"Sudah bos" lalu pria itu membuka seluruh pakaian nya dan naik keatas ranjang dimana Siska terbaring.
Tanpa menunggu lama Siska menerkam pria itu dan menciumi pria yang dibawa Andri.
"Ahh..Farel kau sungguh buas" racau Siska tanpa sadar.
Pria itu terus saja membuat Siska merasa melayang.
"uhh..sayang tenaga mu sungguh kuat bahkan pusaka mu sangat besar, aku menyukai nya"
"ahh..sayang kau sudah membuat ku menjadi milik mu dan tidak akan ada yang bisa merebutmu dari ku" ujar Siska dengan ketidak warasan nya.
Andri merekam adegan demi adegan yang dilakukan Siska dengan pria suruhan itu.
"Sial..kenapa juga aku harus berada di situasi seperti ini membuat tubuh ku jadi panas" gumam Andri yang dapat didengar Farel.
"Nikmati saja suatu saat kau juga akan merasakan nya" ujar Farel.
Setelah satu jam permainan itu pun selesai, Andri dan Farel serta pria itu pergi meninggalkan kamar hotel itu. Sedangkan Siska tertidur pulas tidak menyadari apa yang sudah terjadi.
"Bagaimana, apa kau merasakan kenikmatan syurga" tanya Farel pada pria itu.
"Nikmat sih nikmat bos tapi aset nya sudah dol alias bolong" kata pria itu.
"Maksud mu Siska sudah tidak virgin lagi? Tanya Andri.
"Ya, seperti nya dia sudah sering melakukan nya, untung saja aku pakai pengaman.
"Baik lah, ini hasil kerja mu yang sudah aku janjikan" kata Farel memberikan amplop yang berisikan uang.
"Terima kasih bos, aku pergi dulu, kalau butuh bantuan ku telpon saja".
Farel hanya mengangguk menanggapi pria itu.
"Haha...aku yakin bos saat Siska sadar dia berpikir bahwa yang tidur dengan nya itu anda bos.
"kita lihat saja apa yang akan dilakukan nya nanti. Gara-gara wanita itu aku jadi gagal mencari baju untuk hari pertunangan kami.
"Sabar bos masih ada hari esok.
Mereka pun melajukan mobilnya menuju kediaman nya masing-masing.
"Farel kamu dari mana saja, kenapa kamu tidak jadi pergi ke butik? Tanya mama Sofi saat Farel sampai dirumah.
__ADS_1
" Farel ada urusan yang sangat penting ma. Munkin besok Farel jadi kebutik nya.
"Hari pertunangan kalian tinggal empat hari lagi Rel, kamu harus mengurangi jam kerja kamu, serah kan semuanya pada Andri.
"Ya ma, mama tenang saja hari itu pasti akan tiba bila sudah waktunya. Aku ke kamar dulu ya ma".
Farel masuk kekamar nya dan duduk di tepi ranjang, dia mengeluarkan ponsel nya dari saku celana.
"Hallo sayang"
"Ya mas, apa mas sudah pulang kerja?
"ya ini mas baru saja sampai, maaf ya tadi siang mas gak bisa jemput kamu
"Ya mas, gak apa. Aku ngerti kok mas lagi sibuk" ujar Zeje.
"Sayang, besok mas usahain jemput kamu waktu siang kita langsung ke butik ya.
"Ya mas, ya sudah mas mandi dulu jangan lupa makan malam dan istirahat ya.
"Ya sayang nya mas, mas tutup dulu telpon nya ya selamat tidur sayang".
"Ya mas, jawab Zeje diseberang sana dengan tersenyum ".
* * * * * * *
Pagi itu cuaca cukup cerah, Zeje diantar kakak nya ke kampus. Sedangkan teman-teman nya sudah menunggu di parkiran.
"Hay Sin" jawab Randi
"sudah Sin, jangan lama-lama tatapan nya" kata Zeje menarik tangan Sinta masuk ke kelas.
"Dasar lu adik ipar gak berperasaan, ujar Sinta.
Mereka masuk kedalam kelas nya tak berapa lama masuklah dosen mereka.
Mereka belajar seperti biasa nya.
Sementara di sebuah kamar hotel Siska baru saja terbangun, sinar matahari yang masuk melalui celah jendela membuat wanita itu bangun.
"uukkhhh...sudah siang. Gumam Siska. Kenapa kepala ku pusing sekali kenapa aku bisa ada disini. Siska kembali mengingat apa yang sudah terjadi pada nya malam tadi. Sebuah senyum terbit di sudut bibir nya.
"Akhirnya sebentar lagi aku akan menjadi nyonya muda Wijaksana. Semua harta kekayaan dan perusahaan Wijaksana akan menjadi milik ku. Gumam Siska dengan tertawa jahat.
Siang itu Farel benaran menjemput Zeje ke kampus mereka akan mencari baju yang sesuai dengan tema di hari pertunangan mereka.
Banyak mata yang melihat Zeje masuk kedalam mobil mewah itu. Tapi tidak ada yang tahu siapa pemilik mobil tersebut. Sampai lah mereka ke butik yang sudah di beritahukan oleh mama Farel.
"Selamt siang tuan dan nona" kata pelayan butik"
"Siang mbak, saya ingin bertemu dengan pemilik butik ini" kata Farel.
__ADS_1
"Maaf tuan, apa anda sudah membuat janji"
"Katakan saja Farel Wijaksana mau bertemu.
"Sebentar tuan, akan saya beritahu dulu dengan nyonya. Pelayan itu pun pergi meninggalkan mereka.
"Selamat datang di butik kami tuan muda Wijaksana" kata pemilik butik.
"Selamat siang tante, apa kabar? Tanya Farel lalu menjabat tangan wanita paruh baya itu.
"wah...ternyata yang ditunggu-tunggu datang juga. Sekarang kamu sudah semakin dewasa dan semakin berkharisma.
"Terimakasih tante pujian nya. Kenalkan ini calon istri saya" kata Farel memperkenalkan Zeje.
"Wah..ternyata calon istri mu cantik juga, kamu sungguh pandai mencari wanita yang sangat cocok untuk menjadi pendamping mu.
"Salam kenal tante saya Zeje".
"Ya tante sudah tahu, mama mertua kamu sudah banyak cerita tentang kamu. Ternyata yang dikatakan Sofi itu benar kamu sangat cantik.
"terima kasih tan" jawab Zeje tersenyum.
"Ayo ikut dengan tante kita pilih gaun untuk mu dulu..
Selama dua jam mereka berada dibutik tersebut dan akhirnya menemukan gaun yang sesuai dengan keinginan mereka. Setelah itu mereka melanjutkan makan siang yang tertunda.
Setelah selesai mencari gaun dan makan siang mereka pulang ke kediaman Wijaksana.
"Kalian sudah pulang gimana apa sudah dapat gaun nya?
"Sudah ma" jawab Farel.
"Sini sayang duduk dengan mama"
Begini setelah pertunangan kalian nanti mama dan keluarga nya Zeje sudah sepakat pernikahan kalian di percepat dua minggu setelah kalian bertunangan. Gimana apa kalian berdua keberatan?
"Tidak ma, mama atur saja sesuai keinginan mama" jawab Farel dengan girang
"kalau kamu gimana Ze?
"Zeje ngikut saja ma".
"mama sudah tidak sabar melihat kalian menikah dan memberi mama cucu yang cantik dan tampan.
"selamat sore semuanya" seseorang tamu yang tak diharapkan datang tanpa di undang.
Bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak ya, like komen dan beri vote.
Tenang ya para pembaca tercinta, konflik nya tidak berat kok, karena author tidak suka yang berat-berat, cukup hidup ini yang sudah berat.
__ADS_1