
Buk Sofi pergi ke dapur membuat minuman dingin , tak lama kemudian dia pun datang dengan membawa tiga gelas jus jeruk.
"Silahkan diminum ya"
"Makasih ya tante sudah merepotkan.
"Ya gak apa apa, kamu dari mana?
"Em..tadi Siska dari rumah teman jadi sekalian mampir tante.
Oh..ya tante Farel mana ya tan? Kata Siska celingak celinguk mencari.
"Farel masih di kantor munkin pulang nya sore tapi beberapa hari ini dia pulang malam karena banyak kerjaan kata nya.
"Oh..kasihan ya Farel, apa tante gak kepikiran buat nyari kan jodoh untuk Farel?
"Kepikiran sih,bahkan tante sudah kepingin nimang cucu, ya ka pah?
"hemm" jawab papa Ardi.
Suami buk Sofi hanya menjadi pendengar dia tidak berminat untuk ikut dalam perbincangan wanita beda generasi itu. Karena sebenarnya pak Ardi kurang suka melihat Siska apa lagi melihat cara berpakaian nya yang tidak sopan.
"Siska, om tinggal dulu ya, om masih ada pekerjaan yang belum selesai" kata Pak Ardu yang bangkit menujh ruang kerjanya.
"Ya om, silahkan" jawab Siska.
"Siska, maaf ya suami tante emang gitu orang nya gak pernah bosan bekerja, sama dengan Farel hari libur pun tetap bekerja.
"Ya tante, Siska maklum kok. Tanda nya om itu papa yang bertanggung jawab.
"Tante,apa Farel sudah memiliki pasangan maksud saya pacar" kata Siska.
"Tante juga kurang tahu ya Sis, emang nya kenapa?
"Emm..sebenarnya Siska suka sama Farel tan, tapi Farel seperti menghindar gitu tan. Tante setuju kan kalau saya sama Farel? Kata Siska dengan tidak tahu malu nya.
"Apa? Jadi wanita itu suka sama Farel? kata Zeje yang tidak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka.
Tante Sofi nampak berfikir "emm..Siska tante gak bisa bilang setuju atau gak nya karena siapa pun yang di pilih Farel menjadi pasangan nya tante akan menerima nya.
Buat Tante dan om wanita yang di pilih Farel itu harus wanita baik-baik, dan sopan yang bisa menjaga nama baik keluarga.
Siska yang mendengar ucapan tante Sofi menjadi senang karena dia merasa kalau dia lah tipe menantu idaman itu.
"Bagaimana pun gue harus bisa memikat hati Farel dan orang tua nya, seperti nya tante Sofi menyukai gue" batin Siska
"ayo di minum dulu Siska jus nya"
"ya tante..
"Assalmu'alaikum ma" kata Manda yang baru pulang sekolah.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam sayang"
"Wah..ada tamu ternyata" kata Manda yang melihat Siska.
Ngapain nih ulat bulu ada si rumah gue, batin Manda.
"Ya, tadi Siska habis dari rumah teman nya jadi sekalian mampir mau nyari kakak mu" jawab buk Sofi.
"hay Manda, apa kabar? Kata Siska sok ramah.
"Baik. Kak Siska apa kakak gak kedinginan memakai baju seperti itu? Tanya Manda membuat Siska merasa malu apa lagi ada buk Sofi di sebelah nya.
"Gak kok, aku sudah terbiasa lagian ini kan masih siang.
"Oh ya ma, Manda mau cerita ma tentang teman Manda"
"Oh ya, cerita apa sayang, mama mau dengar".
"Begini ma, Manda punya teman cewek, dia itu anak orang kaya sih tapi kemarin Manda lihat dia jalan dengan seorang pria paruh baya, Manda kira itu orang tua nya gak tau nya itu daddy sugar nya ma" kata Manda menyindir Siska.
"Kasihan ya, masih muda sudah jalan dengan om om, Manda kamu harus bisa jaga diri ya jangan mudah tergoda dengan kemewahan duniawi" kata Buk Sofi menasehati anak nya.
"Iya ya tante, masih muda udah jadi baby sugar nya om om, gimana perasaan orang tua nya kalau mengetahui kelakuan anak nya" kata Siska menimpali.
"Nah..itu dia yang mau Manda tanya, tapi sayang Manda gak berani nanya takut dia tersinggung.
"Kalau menurut kak Siska wanita seperti itu harus di jadi kan teman atau tidak? Tanya Manda.
"ya ya, benar kata kak Siska. Pantesan aku gatalan, kata Manda sambil menggaruk garuk tangan nya.
"Manda kamu kenapa nak kok garuk-garuk gitu? Tanya mama.
"Ini mah munkin Manda terkontaminasi dengan teman Manda itu karena tadi Manda sempat dekat dengan nya.
"Ya udah sayang kamu mandi aja dulu biar gak gatalan.
"Ya ma, Manda ke kamar dulu ya".
Manda meninggalkan mama nya dan ulat bulu itu di ruang keluarga.
"Dasar wanita bodoh, gak tau dia apa kalau yang gue maksud itu dia. Gak kebayang deh gimana reaksi orang tuanya kalau mengetahui anak kesayangan nya jadi simpanan om om.."gumam Amanda bergidik ngeri.
"Tante, sebaik nya Siska pulang dulu ya, munkin Farel pulang nya malam.
"Ya, nanti tante bilangin ke Farel kalau kamu datang.
"Makasuh ya tante"
"ya salam buat mama dan papa mu ya"
"Ya tante, Siska pun masuk kedalam mobil nya dan pergi meninggalkan rumah mewah itu.
__ADS_1
"huh..untung aja Farel belum pulang. Mudah-mudahan aja Farel gak tergoda dsngan Siska.
Ah ya aku jadi lupa kan mau ngomong sama Zeje. Buk Sofi mencari Zeje ke dapur tapi tidak ada.
"Kemana ya Zeje, perasaan tadu dia belum pulang " gumam buk Sofi yang terus mencari sampai ke taman.
"Ze, panggil buk Sofi"
"ya buk" jawab Zeje.
"Zeje, saya mau bicara sebentar sama kamu boleh kan?
"Boleh buk"
"Kita duduk di dalam aja ya" kata buk Sofi berjalan ke ruang keluarga yang di ikuti Zeje dibelakang nya.
Buk Sofi duduk di sofa, sementara Zeje berdiri di dekat nya.
"Ze, sini duduk dekat saya"
"Maaf buk, saya berdiri saja"
Buk Sofi menarik tangan Zeje dengan lembut dan menyuruh Zeje duduk di dekat nya.
"Ze, ibu mau nanya sama kamu tapi kamu jawab yang jujur ya". Kamu tenang saja saya gak akan marah apa pun jawaban kamu.
" ya buk, ibu mau nanya apa? Kok gue deg degan ya, kira-kira buk Sofi mau nanya apa?
"Gimana ya saya ngomong nya, begini Ze saya lihat kamu sering di antar jemput Farel, apa kalian ada hubungan maksud saya apa kalian pacaran?.
Zeje terdiam mendengar pertanyaan buk Sofi. " kalau gue jawab tidak gue bohong dong nama nya dan buk Sofi seperti nya sudah tahu tentang hubungan kami, kalau gue jawab iya nanti gue di pecat" batin Zeje.
"Ze, apa betul kalian pacaran? Tanya buk Sofi yang sudah tidak sabar mendengar jawaban Zeje.
"I..iya buk, saya dan mas Farel sudah lama pacaran. Maaf buk maaf kan saya yang sudah lancang buk. Kalau ibu keberatan dengan hubungan kami saya akan mundur buk" kata Zeje dengan sedih menunduk kan wajah nya.
"Apa..? Jadi kalian benaran pacaran? Kata buk Sofi dengan senang.
Zeje hanya mengangguk kan kepala nya.
"maaf kan saya buk, seharus nya saya tidak menaruh perasaan sama mas Farel.
"Zeje, kenapa kamu takut seperti itu?
" Saya takut kalau ibu memecat saya"
"Tidak akan ada yang memecat kamu, sebenar nya saya setuju kalau kamu pacaran sama Farel apa lagi sampai menikah.
Bersambung
Jamgan lupa tinggalkan jejak like vote dan komentar
__ADS_1
Salam mom kayla❤