Kepentok Cinta Pembantu Ku.

Kepentok Cinta Pembantu Ku.
part 66


__ADS_3

Keesokan hari nya Zeje dan teman-teman nya lagi di kantin kampus sedang menikmati makanan mereka.


Tiba-tiba datang seorang wanita yang tak di undang bersama geng nya.


"hai, boleh gabung gak? Kata Mira menghampiri meja Zeje cs.


"perasaan ada yang ngomong tapi siapa ya? Kata Sinta.


"Ya Sin, seperti suara mak lampir" kata Rani.


"hei kalian ngatain gue mak lampir, kalian gak tau siapa gue" kata Mira marah.


"hei, kenapanlo yang sewot, apa lo merasa ? Kata Rani dengan judas"


"apa lo gak dapat tempat kosong sehingga lo nyasar ke tempat kita? Ujar Sinta. Zeje hanya diam menjadi pendengar.


Mira melirik Zeje yang tetap diam memakan makanan nya.


"Seperti nya gue kenal dengan tunangan Farel Wijaksana itu" ujar Mira.


"bukan nya cincin yang lo pakai itu persis sama dengan cincin yang di pasangkan Farel dengan tunangan nya" kata Mira kepada Zeje.


"kalau mirip apa ada masalah dengan hidup lo? Tanya Zeje buka suara.


"Jangan bilang lo adalah tunangan Farel?


"apa lo lihat gue yang bertunangan dengan dia?


"tidak sih mana munkin wanita miskin seperti lo bisa berpasangan dengan pewaris besar WjS Grop.


"nah otu lo sudah tahu kenapa lo kepo juga dengan gue? Ujar Zeje membuat Mira semakin marah.


"Ya soal nya cincin yang lo pakai sama dengan cincin tunangan Farel.


"Emang nya dia saja yang bisa memakai nya, gue juga bisa. Sudah lah lebih baik lo pergi lo juga bisa kan membeli cincin seperti punya tunangan Farel Wijaksana.


"Lo ngusir gue, dasar cewek miskin belagu. Gue juga bisa membeli nya" kata Mira beranjak pergi meninggalkan meja Zeje.


"Dasar mak lampir bikin selera makan gue hilang aja, gerutu Rani.


"Cepat habisi makanan kalian bentar lagi kita masuk" ujar Zeje.


"Sin, lo kenapa senyum-senyum gitu" kata Rani


"Dia lagi berbunga-bunga Ran, jawab Zeje.


"Maksud nya dia udah jadian sama Randi?


"Ya" jawab Zeje mengangguk.


"Kapan, kok gue gak tahu"


"gimana lu mau tahu kalau lo lagi asik ehem ehem sama pak dosen" jawab Sinta.


"ssttt..pelan napa Sin, lagian kita gak gituan juga. Tinggal gue deh yang jomblo" kata Rani menopang dagu nya dimeja.


"Ran, lo yakin gak diapa-apain tuh dosen saat tidur.


"Yakin lah, gue masih bersegel".

__ADS_1


"ya deh kita yakin lo masih bersegel" ujar Zeje. Yuk masuk ntsr kita telat lagi.


Mereka masuk kekelas nya untuk mengikuti pelajaran selanjutnya. Kemudian masuk lah dosen ganteng yang membuat jantung Rani berdebar. Kevin melirik sekilas kepada Rani tapi Rani terlihat acuh.


"Kerjakan tugas kalian dan harus selesai hari ini juga. Kata Kevin dan kembali melirik Rani.


"pak ini banyak banget" kata mahasiswa yang lain.


"Ya pak, besok saja ya pak di kumpul"


"tidak, harus selesai hari ini juga" jawah Kevin tegas.


Tumben Rani gak komplain biasa nya dia yang suka komplain dan berdebat dengan saya" batin Kevin sambil mengabsen nama-nama mahasiswa nya.


"Maharani" kata Kevin mengabsen .


"Saya pak"


"Semalam kenapa kamu tidak hadir?


"Saya ada urusan semalam pak.


"Urusan apa yang lebih penting dari belajar?


"Apa perlu saya beritahu kepada semua orang yang ada di kelas ini semalam saya berada dimana? Kata Rani menatap tajam Kevin.


Zeje dan Sinta yang mendengar nya saling melempar pandang dan senyum.


Sial, tatapan nya sangat tajam, kenapa jantungku jadi berdebar begini? Batin Kevin.


Dua jam berlalu kuliah mereka pun usai. Zeje dan teman-teman nya berencana pergi jalan-jalan ke mall.


Mereka masuk ketoko pakaian dan aksesoris. Tapi satu pun tidak ada yang dibeli mereka.


"Ya, ngapain dia disana bukan nya itu toko perhiasan.


"ya munkin dia mau nyari sesuatu"kata Zeje.


"bisa jadi dia mau beli cincin kayak yang lo pakai Ze" kata Rani.


"kalau dia nyari yang seperti ini gak akan dapat nya lagi. Karwna cincin ini hanya ada satu.


"wah...kalau gitu kita kesana yuk, ini pasti seru"kata Siska menarik Zeje.


Mereka memasuki toko perhiasan yang disana juga ada Mira. Mereka pura-pura tidak melihat Mira.


"permisi mbak mau cari apa" kata pelayan toko.


"kita mau lihat-lihat dulu mbak kalau ada yang cocok baru kita ambil. Jawab Rani.


"Aduh..orang susah kok kesini emang sanggup beli apa? Kata Mira melirik Zeje.


"emang kamu sendiri sanggup beli, ini toko mahal lo. Kamu gak tau siapa pemilik nya? Kata Sinta


"gak penting siapa pemilik nya, emang kalian sanggup beli? Lihat penampilan kalian saja sudah membuktikan kalian itu orang miskin, hina Mira.


"mbak gue mau beli yang ini saja" kata Mira kepada pelayan itu.


"emang nya lo sanggup beli tu berlian, itu harga nya diatas dua ratus juta lo" kata Sinta.

__ADS_1


"Sin, lo tahu dari mana harganya? Tanya Rani.


"Ya sanggu lah, orang tua gue memiliki harta yang berlimpah bukan seperti kalian.


"walau pun lo sanggup, tapi li gak akan dapat kan itu berlian"


"emang siapa lo, apa lo yang punya ini toko gak kan belagu amat sih lo. Ujar Mira.


"Siska pun mengambil ponsel nya dan menghubungi seseorang. Siska sengaja mengeraskan suara ponsel nya


"Halo, pak meneger"


"ya nona Siska, ada yang bisa saya bantu?


"saya ingin mengatakan, jangan menjual perhiasan kepada Mira Andani, kalau itu terjadu anda tau akibat nya.


"Baik nona Siska saya tidak akan menjual apa pun kepada orang yang anda maksud.


Siska menutup ponsel nya, semua pelayan yang ada disana terdiam dan bertanya-tanya siapa kah wanita ini.


Tak berselang lama keluar lah sang meneger dari ruangan nya. Dan memberi salam kepada Siska.


"selamat siang nona Siska, sesuai keinginan anda saya tidak akan menjual perhiasan kepada nona ini.


"hei apa-apaan kalian saya mau membeli bukan meminta lagian punya hak apa lo melarang gue? Kata Mira dengan marah.


"Maaf nona, ini perintah dari pemilik toko, saya tidak berani melanggar nya" kata meneger tersebut.


"A..apa pemilik toko? Jawab Mira kaget.


"Ya, nona Siska adalah pemilik toko ini.


"kenapa lo kaget gitu, mana keangkuhan lo yang lo banggakan tadi? Sudah lah Mira lebih baik lo pergi dari toko gue. Gue gak akan menjual perhiasan kepada lo. Dan satu lagi cincin yang lo mau itu hanya gue buat untuk sahabat gue saja bukan untuk wanita seperti diri mu.


Mendengar ucapan Siska, Mira langsung pergi bersama teman nya meninggalkan toko perhiasan itu. Meneger itu pun kembali ke ruangan nya.


"Oh ya Ze, mumpung kita masih disini gimana kalau kita cari cincin untuk pernikahan kalian. Kata Siska.


Mbak, berikan katalog nya" kata Siska.


Mereka melihat- lihat model cincin yang sesuai dengan karakter Zeje.


"Gimana kalau yang ini Ze, ini sangat cantik gue sendiri yang mendesain nya.


"Beneran Sin lo yang mendesain nya? Tanya Rani.


"Ya, khusus untuk Zeje dihari spesial nya gue gratisin.


"Gue juga mau Sin"kata Rani.


"lo cari dulu dong pasangan lo, emang lo mau nikah sama hantu.


"Tega bener lo" kata Rani memanyun kan bibir nya.


"ntar kalau lo mau nikah gue buat kan khusus untuk lo juga.


"beneran kan Sin, gue tunggu janji lo"


Selesai melihat cincin mereka pergi mencari makanan di restoran mall tersebut.

__ADS_1


"Ze, lihat itu bukan nya Farel"


Bersambung


__ADS_2