
"Iya. yang mereka bilang bener! Cuma kita gak boleh ikut campur urusan orang. Kalo udah tau via orang nya gimana. kita harus hati-hati aja tapi gak perlu koar-koar aib nya gitu" ujar Bara dengan lembut sembari mengelus rambut Rere
"Mmm.. iya maaf" ujar Rere bertingkah manja dan memeluk bara
Disisi lain, Farrel hendak membawa Via pulang namun karena misi nya belum selesai. ia pun mengurungkan niat nya
"Aelah! kayak anak kecil banget sih" Ujar ashad sembari melempar Farrel dengan Apel
"Ya, Lo kalo diposisi gue gimana? ngamuk gak" ujar farel menangkap Apel yang dilempar oleh ashad
"Ya ngamuk! tapi cari waktu pas buat serang balik" ujar Ashad tersenyum kecil
"Maksud Lo?" Ujar Farrel
Ashad berjalan mendekati Farrel yang tengah duduk di dekat kolam
"Bara itu mafia bucin. Meskipun Rere salah tetap bener dimatanya! jadi yang perlu Lo lakuin serang Rere pas jauh dari bara" Ujar Ashad duduk di meja
__ADS_1
"Hahaha! Gue kalo mau nyerang Rere gak perlu sembunyi-sembunyi" Ujar Farrel.
"Kalo Lo terang-terangan nyerang Rere. gak akan ngaruh! karena bara itu tameng nya! Lo serang aja kayak yang dia lakuin ke via" ujar Ashad
Farrel diam dan menyaring perkataan Ashad dan Ashad pun memberikan sebuah flashdisk
"Bara itu pinter banget ngambil hati orang! Bahkan bos aja seneng sama dia" Tambah Ashad
"Maksud Lo apa?" ujar Farrel yang bingung melihat flashdisk
"yang disuruh kumpul bukan cuma kita bertiga tapi seluruh mafia di mancanegara! Tujuannya untuk menciptakan satu ketua untuk memimpin semua anggota" ujar Ashad
"ditiadakan! Jadi ketua yang selama ini memimpin di satu negara Masing-masing akan di jadikan anggota biasa dan Lo tau gak siapa yang akan di nobatkan menjadi ketua nya" ujar Ashad
Farrel Menggelengkan kepalanya bertanda tidak tau
"Bara!" ujar Ashad kembali tersenyum kecil
__ADS_1
"Serius" ujar Farrel yang tak percaya. Ashad memberikan bahasa tubuh untuk menyuruh Farrel melihat isi Flashdisk di atas meja
"Isi Flashdisk itu percakapan Bos akan rencana nya untuk menobatkan bara dan.." ujar Ashad
Farrel mengambil flashdisk tersebut dan menyimpannya
"Dan apa?"
"Senjata buat Lo nyerang Bara" Ujar Ashad sembari berdiri dan hendak berjalan
"satu lagi, Kalo Lo mau buat bara hancur! Lo harus serang dia dengan tenang. Rere itu Jantung nya. Lo singkirkan dulu wanita itu dari hidupnya!" ujar Ashad meninggalkan Farrel yang tengah diam
Singkat cerita, Waktu pertemuan antara mafia pun tiba. demi keamanan keluarga masing-masing. mereka pun menyembunyikan Rere,via dan Anna di suatu villa karena mereka pergi selama satu minggu. Semua anggota mafia berkumpul dan tak lama Bos besar menggunakan jas hitam yang rapi dan memakai topeng masuk ke ruangan tersebut. mereka pun memberikan kehormatan pada nya. Tak lama, bos tersebut memberitahu tujuannya mengumpulkan semua anggota. Bos tersebut mencabut kuasa ketua di setiap negara dan menobatkan bara untuk menjadi ketua Umum. Mendengar hal tersebut Farrel melihat ke arah Ashad dan Ashad pun tersenyum menaikkan satu alisnya
Di sisi lain, Rere yang tak menyukai Via pun memperbudak nya. Ia memperserakkan sepatu yang ada di rak agar di susun kembali oleh via
"Yak, Beresin ya!" ujar Rere sembari pergi ke ruang tamu
__ADS_1
Tanpa berkata-kata, via merapikan sepatu yang berantakan. Rere yang melihat via hampir selesai pun menendang kotak sampah