
Melihat Rere yang diam dan tenang tak seperti biasanya yang cerewet. bara pun segera meletakkan handphone nya dan memeluk Rere dari belakang
"Maaf Re, Gue bener-bener gak bermaksud" ujar bara sembari memeluk Rere dan menyenderkan kepalanya
Rere melepaskan pelukan bara tanpa berkata-kata berdiri dan menyiapkan baju untuk Hans
Melihat Rere yang masih sibuk, Bara pun kembali merebahkan tubuhnya dan mulai bermain game kembali
"Siap-siap Gih, Hari ini kita pulang ke Jakarta" ujar Bara sembari fokus ke Game nya
Rere pun hanya diam dan segera mengambil koper untuk packing barang nya. tak lama, Hans keluar dari kamar mandi dan segera memakai baju nya
"Mah, Hans mau Susu" ujar Hans sembari memakai celana nya
Rere pun meninggalkan Koper nya dan segera keluar dari kamar untuk membuatkan Hans susu
Disisi lain, Bara yang melihat Hans kesulitan memakai celana pun segera berdiri dan membantu nya
"Papa bantu" ujar bara sembari mengambil alih celana dan memakainya
__ADS_1
"Gimana rasanya? Sakit kan" ujar Bara yang selesai memasangkan celana dan menyisir rambut Hans
Hans pun menjawab dengan menganggukkan kepalanya
"Gitu juga yang dirasakan Key. malah sakit nya lebih dari yang Hans rasain" ujar Bara sembari berlutut di depan Hans dan meraih kedua tangan Hans
"Papa Bukannya gak sayang sama Hans! Papa cuma gak mau Hans tumbuh jadi anak yang kasar" ujar bara mengelus lembut tangan hans
"Tapi kayaknya papa keterlaluan ya, Hans boleh deh bales papa" ujar bara sembari meletakkan besi panjang ke tangan Hans
Hans yang melihat besi tersebut pun diam sesaat lalu melemparkan besi tersebut dan memeluk papanya
"Papa tau! Lain kali Hans jangan bohong dan jangan kasar lagi ya" ujar bara sembari mengelus lembut belakang Hans
Rere yang mendengar suara Hans menangis pun segera lari ke kamar nya karena mengira bahwa Hans dipukuli lagi oleh bara
"Lo apain lagi!" ujar Rere masuk dan menarik tangan Hans
"Hah, Maksudnya?" ujar bara yang bingung melihat ekspresi Rere.
__ADS_1
"Hans keluar bentar ya, Mama mau ngobrol sama papa" ujar Rere. Hans yang patuh pun segera mengagukkan kepalanya dan pergi keluar kamar
Rere yang kesal pun mengambil besi yang tadi di lempar ke pinggir oleh Hans dan memukuli bara
"Duh,Kenapa sih re?" ujar bara sembari menahan besi ditangan Rere.
Rere menarik tangan nya dan memukuli bara kembali.namun, bara diam dan membiarkan Rere melampiaskan amarahnya
"Udah?" ujar Bara yang melihat Rere tak memukuli nya lagi
Rere tak menjawab dan segera membelakangi bara dan berjalan mengarah jendela kaca yang besar melihat pemandangan pantai
Melihat Rere tak menjawab pun. bara segera mengemasi pakaian yang belum di masukkan Rere ke dalam koper.
Setelah berkemas, bara keluar kamar untuk memasukan koper ke dalam mobil.
Rere melirik bara yang keluar kamar pun bergegas mengambil handphone bara dan mencatat nomor Jollyn di handphone nya
Tak lama, bara kembali ke kamar nya dan meletakkan sepasang baju untuk Rere dan Hans di atas meja
__ADS_1
"Kita pulang nya besok aja ya! Capek banget aku" ujar Bara sembari masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya