
"Dulu sama tetangga yang umurnya dua kali lipat dari umur Lo aja berani Lo tumpluk sendal muka nya, Orang tua aja berani Lo lawan, gue sering lo pukulin tapi sama Naura kok takut" Tambah bara
"beda bara!! mereka mah gak berbahaya! si Naura mah mematikan. Gue gak mau cuma gara-gara Lo nyawa gue sama Hans terancam" Ujar Rere dengan kesal
"Lo tau gak? kenapa Naura Bisa melakukan hal gitu?" ujar bara menatap Rere
"ya karna dia punya kekuasaan lah" ujar Rere
"Haha.. dia gak akan bisa gitu tanpa orang di belakang nya re! Dulu karena ayah nya ketua Triad. karna ayahnya udah gak ada! sekarang dia di angkat anak oleh rustam. sahabat sekaligus rekan kakak gue! dia memanfaatkan kekuasaan rustam untuk tujuannya!" ujar Bara
"nah itu dia! gue mana mampu! dia bukan orang yang bisa gue lawan kan" ujar Rere
"Kenapa gak! Kalo dia memanfaatkan orang dibelakang nya! kenapa Lo gak memanfaatkan gue juga!" ujar bara Sembari kembali menatap tv
"Emang Lo punya kekuasaan!!" ujar Rere
Mendengar hal tersebut, bara tersenyum kecil sembari kembali melihat ke arah Rere
"Lo Lupa siapa gue" ujar bara dengan dingin
__ADS_1
Rere pun teringat kembali bahwa bara adalah mafia yang pasti punya kekuatan dan kekuasaan
"Tapi kan walaupun gue jadiin Lo sebagai tameng gak akan jamin hidup gue sama Hans tenang" ujar Rere
"Itu Resiko! Musuh gue banyak! yang harus Lo hadapi bukan cuma Naura" ujar bara kembali melihat ke arah TV
"Mangkanya gue gak mau sama lo! please lah bar... Biarin gue sama Hans pergi dan hidup tenang" ujar Rere
"Duh sorry ya! Gue sih bisa aja ngebiarin kalian pergi dari hidup gue cuma gimana ya! Gue gak akan biarin siapa pun mengambil sesuatu milik gue walaupun itu barang bekas yang udah rusak" Ujar bara beranjak pergi
"oh ya satu lagi! Stok makanan di rumah ini cukup untuk satu tahun! sisa nya Lo tunggu waktu mati aja" tambah bara dan pergi
"Hahaha bercanda!! Tapi itu memang terjadi sih kalo kita beneran cerai" ujar bara
"Lah kan memang udah cerai! gue udah tanda tangan surat cerai nya" ujar Rere
"Iya! tapi gue berubah pikiran!! Nikah lagi mau?" Ujar bara
"Nggak!!" ujar Rere dengan kesal
__ADS_1
"Ya udah! Siap-siap aja" ujar bara dan hendak pergi
"Eh tunggu!! Gila Lo! jangan gitu Napa" ujar Rere
"Ya udah kalo gak mau mati di sini! nikah lagi" ujar Bara
"Mampus sih gue! Nikah lagi musuhnya Naura! cerai musuhnya Bara" ujar Rere di dalam hati
"Diam berarti setuju ya" ujar bara sembari menjentikkan jarinya di kening Rere yang membuat nya tersasar kembali
"Tapi gue punya syarat untuk itu!" ujar Rere
"Apa? gak usah yang sudah! udah pasti gue tolak" ujar bara
"Karna dulu gak pernah pacaran! jadi pacaran aja dulu! tiga bulan aja abis itu nikah lagi" Ujar Rere
"Oke!..."
"Tapi selama masa pacaran! gak boleh satu rumah dan Gak boleh kontak fisik" Tambah Rere
__ADS_1
"itu susah.." ujar bara