
"haha... kehancuran Bara sudah di ujung tanduk! Bara, ini baru permulaan! masih banyak serangan-serangan lain yang belum gue keluarkan" ujar Naura sembari tersenyum kecil
Disisi Lain, Dokter telah memeriksa bara dan memberikannya Obat. Rere yang melihat bara membaik pun segera mengambil kesempatan untuk kabur namun gagal karena pengawalan yang ketat.
Keesokan harinya, Rere mencoba lagi untuk kabur namun tetap gagal berkali-kali
"Ngeselin banget sih!!" Ujar Rere sembari duduk di sofa dan menghidupkan Tv untuk menghilangkan stress nya .
Namun, Berita Tv dihebohkan oleh Rumor tentang perselingkuhan antara bara dan Stella yang membuat Rere terkejut
"Busett! Gosip dari mana itu" ujar Rere membesarkan Volume Tv nya
"Bara kalo liat ini pasti ngamuk" Tambah Rere sembari menyenderkan tubuhnya dan memakan cemilan
Tak lama, Bara keluar dari kamarnya. mendengar suara pintu tertutup, Rere buru-buru mengubah channel Tv nya
__ADS_1
Bara menuruni tangga satu persatu sambil menguap mengarah ke arah dapur untuk mengambil segelas susu
"Baru bangun bar? tumben siang" ujar Rere
"he'eh! Tapi kenapa badan gue sakit semua ya" ujar bara meminum susu dan duduk disebelah Rere
mendengar perkataan bara, Rere teringat bahwa ia kesal dibilang mirip monyet lalu tak sengaja mendorong bara hingga jatuh dari Ranjang nya ketika para pengawal memindahkan bara dari sofa
"Auk! Lo tanya pengawal lah! mereka yang pindahin Lo" Ujar Rere dengan santai
"Tidur kayak orang mati Lo! untung gak gue bunuh pas tidur! udah, Suruh mereka buka pintu! gue mau pindah ke hotel aja" ujar Rere beranjak berdiri namun bara menarik tangannya yang membuat Rere terduduk kembali
"Lo gak liat gue juga di kurung" ujar bara dengan santai
"Gak ngibul Lo! kalo bukan Lo siapa yang gak ada kerjaan gini" ujar Rere kembali menyenderkan tubuhnya
__ADS_1
"Naura kali! kan dia hobby banget buat masalah" ujar bara memakan cemilan Rere dan fokus menonton tv
"*Gak! gak mungkin! ngapai*n dia ngurung gue sama Lo dirumah sendiri" ujar Rere sembari menarik toples cemilannya
"Biar gue sama Lo gak jadi pisah kali" ujar bara meminum susu nya
"Haha ya nggak mungkin lah! orang dia yang suruh gue ninggalin Lo! gak mungkin dia nyuruh balik lagi... eh" ujar Rere yang keceplosan sembari menutup mulutnya sedangkan bara tertawa terbahak-bahak membuat Rere bingung sesaat. namun Rere mendapatkan ide untuk ikut tertawa agar bara merasa bahwa ia hanya bercanda. namun tak lama bara berhenti tertawa dan berkata
"Iya gue tau!" yang membuat Rere berhenti tertawa
"Hah? Maksudnya" ujar Rere
"Gue tau hubungan Lo sama Jordan udah berakhir sejak pertama kita ketemu! cuma keesokan harinya Lo didatangi Naura kan" Ujar bara yang tetap fokus pada TV
"Hans disekap dan Lo buat perjanjian sama dia,Lo minta Jordan untuk pura-pura jadi tunangan Lo! Gue tau semua, ternyata dia pinter juga! Berhasil buat Regita Rista sang preman sekolah pada masanya takut sampai mau melakukan apa pun ckck! Cemen lu" Tambah Bara
__ADS_1
"Dulu sama tetangga yang umurnya dua kali lipat dari umur Lo aja berani Lo tumpluk sendal muka nya, Orang tua aja berani Lo lawan, gue sering lo pukulin tapi sama Naura kok takut" Tambah bara