
dan benar saja. bahwa ia sakit perut setelah menyantap makanannya dan pergi ke Toilet
Disisi lain, bara stay di depan monitor memantau pergerakan Rere selama di dunia in a dream
"Belum ada dua menit gue bilang jangan sampe sakit! malah sakit nya dicari dong" ujar bara
"Mama!!" Hans berteriak mencari Rere dan masuk keruangan in a dream
"sini sayang!" ujar bara sembari mendudukkan Hans di pangkuannya
"itu video mama sama papa?" ujar Hans yang melihat bara Dangan Rere di depan monitor
"Itu halusinasi mama Hans! Rebutan WC sama papa" ujar bara
Disisi lain, Setelah Rere keluar dari WC, bara yg telah lama menunggu langsung masuk ke WC.
"sama banget kayak di mimpi gue haha!" ujar Rere tertawa kecil yang mengira bahwa kehidupan selama ini adalah mimpi nya
"Kalo gak salah! habis ini Fathur sialan itu menghampiri gue!" ujar Rere yang berjalan santai menuju kelas.
Tak lama seseorang menyapa nya
"hai!" ujar Fathur menyapa Rere
__ADS_1
Rere yang tau bahwa hidupnya akan berantakan setelah mengenal Fathur pun segera pergi meninggalkan nya
"Eh! kenapa gak gue puter balik aja ya! gue yang akan menghancurkan hidup Fathur!" ujar Rere
Rere pun berbalik menghampiri Fathur dan mengikuti alur dari season 1.
Rere pun menunggu seseorang di depan pintu kelas
"Bara mana sih! di mimpi gue! dia selalu muncul kalo gue caci maki!" ujar Rere
"hemm!! Bara setan" ujar Rere
"Lo yang setan!" ujar bara yang tiba-tiba ada di belakang Rere
Dikelas. Rere menunjang dagu nya sembari menatap bara yang tengah menulis
"Di mimpi! Gue sama bara nikah terus punya anak! Kira-kira kenyataan gak ya" Ujar Rere didalam hati sembari tersenyum melihat bara
"Buk!" ujar bara menunjuk jari
"Iya bara!"
"Rere mau jawab soal nomor tiga!" ujar bara yang sadar bahwa Rere terus melihatnya.
__ADS_1
Rere yang panik karena tidak bisa menjawab soalnya pun menatap bara dengan tajam namun bara mengangkat alis nya sembari tersenyum licik
"Sialan! momen ini gak ada di mimpi" ujar Rere sembari perlahan maju
"Gue pake trik pura-pura pingsan ah!" ujar nya di dalam hati.
Rere melakukan akting nya dan sukses membuat kelas khawatir
"Siapa yang mau membawa Rere ke klinik! kita gak punya UKS" ujar ibu guru. semua siswa laki-laki menunjuk tangannya kecuali bara. guru melihat bara yang pura-pura bersiul sembari membaca buku untuk menghindari pun dipanggil
"Bara! kamu aja yang Bawak! Klinik depan sekolah ya" ujar guru tersebut
"Ahh! Shitt! dari sekian banyak siswa lakik! kenapa gue" ujar bara membatin
Bara pun mau tak mau mengendong Rere dan membawanya ke klinik depan sekolah.
"Momen ini gak ada di mimpi gue! berarti gak semua mimpi gue kenyataan dong!" ujar Rere di dalam hati
Bara mengendong Rere namun melewati klinik dan meletakkannya di lapangan umum lalu meninggalkan nya sendiri
"Lah kok gue digeletakin gitu aja di lapangan! Bara setan!! Di mimpi gue dia manis banget! disini kayak Dajjal" ujar Rere Sembari beranjak duduk
"Jahat banget sih! masa gue ditinggal sendiri ditengah lapangan yang panas ini!" ujar Rere
__ADS_1