
"Satu lagi! Rere gak perlu barang KW untuk terlihat Sosialita di depan semua orang dan tuh, berlian Lo karatan. ketahuan kali kalo itu cuma imitasi" ujar bara kepada Sonia. Karena ketahuan bahwa yang ia pakai barang palsu. Sonia menyembunyikan tas yang ia letakkan di atas meja serta menutupi cincin berliannya sedangkan
Semua orang hanya bisa terdiam tanpa suara karena malu
"Loh bar! kok Lo pulang" ujar Reno dan stella yang baru datang
"Iya! Muak gue sama mereka" ujar bara
"Ya udah kita nongkrong di cafe aja gimana" ujar Stella
"Kalian gak jadi pergi" ujar bara
"Sebenarnya kita males kumpul sama mereka! pasti pada pamer harta kayak tahun lalu" ujar Stella
"Namanya juga OKB! pasti pada sombong-sombong" ujar bara
"Rere mana?" ujar Stella
"ke Melbourne" ujar bara
tak lama Rere datang menaiki taxi karena tak jadi ke Melbourne
"Loh re! gak jadi ke Melbourne" ujar bara
"Nggak! gak di bolehin papa ke Melbourne. katanya urusan hotel biar mereka aja yang urus" ujar Rere
"Ya udah ayok ke cafe" ujar Stella merangkul tangan Rere dan berjalan mendahului bara dan Reno.
Mereka pun ke cafe sebelah gedung acara pernikahan Willy
"Eh re! Kita hamil bareng yuk! biar nanti anak-anak kita bisa temenan kayak kita sekarang" ujar Stella
__ADS_1
"Emang bisa hamil bareng?" ujar Rere
"Bisa lah! kita buat nya di hari dan waktu yang sama" ujar Stella
"Duh! sulit stell!" ujar Rere
"Kok sulit?" ujar Stella
"Hans aja susah banget dapet nya! Bara sampe makan tauge selama sebulan full tau gak! gue sampe heran sama orang-orang yang sekali nancep langsung jadi" ujar Rere
"Coba aja dulu! ngelakuin itu pas masa subur nya aja! kita coba bareng" ujar Stella
"Kalo gak dapet gimana?" ujar Rere
"Coba terus sampe dapet! beda sebulan dua bulan gapapa lah! mulai sekarang bara makannya tauge aja" Ujar Stella
"Mereka bahas apaan sih?" ujar Reno yang berjalan agak jauh bersama bara di belakang Rere dan Stella
"Oke! kita coba! Kapan kira-kira" ujar Rere
"Malam ini! gue lagi subur ini" ujar Stella
"Sama sih! tapi gak yakin kalo jadi" ujar Rere
"Nanti malam Lo sama bara makan tauge dan minum pil ini" ujar Stella sembari memberikan pil
"Pil apa ini? kalo pil kuat gak usah" ujar Rere
"Bukan! ini penyubur" ujar Stella
malam harinya
__ADS_1
"Hans mana Re?" ujar bara
"Gue titip ke orang tua Lo" ujar Rere sembari menuangkan air putih
"Nih makan! Abisin" ujar Rere sembari memberikan semangkok tauge.
Bara yang memegang Bangkok tersebut pun tersenyum lalu memeluk Rere dari belakang
"Mau nambah lagi ya" ujar bara sembari mencium pundak Rere
"Buruan abisin tauge nya! Stella sama Reno udah siap tu" ujar Rere sembari memakan tauge nya
"Hah! Apa hubungannya sama mereka?" ujar bara
"Stella ngajak hamil bareng biar nanti anak-anak kita bisa temenan kayak orang tua nya" ujar Rere
"pftt.. hahaha" Bara tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban rere
"Kenapa?"
"gapapa sih! lucu aja haha.. ya udah, gue makan nih"
bara menghabiskan tauge di mangkuknya sembari menahan muntah karena ia tidak suka tauge
"Minum ini" ujar Rere memberikan pil dan air minum
"Apa ini?" ujar bara sembari meminum pil nya
Rere pun membawa mangkuk turun ke dapur. Sementara bara menunggu Rere di kamar sembari bermain game di handphonenya
tak lama Rere kembali masuk dengan mengunakan lingerie seksi untuk menggoda bara.
__ADS_1
Bara yang tengah minum air pun sampai tersedak melihat Rere