Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Dikerjain


__ADS_3

"Ya udah kalo gak mau! gue tinggal bilang ke anak-anak kalo Lo itu...."


"Okay! gue kerjain! puas Lo". ujar Rere sembari mengambil kembali buku diatas meja


Bara yang Melihat Rere dengan patuh mengambil buku pun segera berbalik dan hendak pergi meninggalkan Rere yang sedang bermuka masam


"Besok Lo harus berangkat sekolah jam 6 pagi". Tambah bara dan Pergi meninggalkan Rere


"iihhh! dasar psyco! masa gue disuruh berangkat jam 6 sih". ujar Rere sembari menghentakkan kaki ke tanah yang membuat semua orang melihat ke arah nya. Rere yang melihat banyak mata tertuju pada nya pun hanya tersenyum malu dan segera pergi pulang kerumah


Sesampainya dirumah. Rere bergegas mengerjakan tugas yang diberikan oleh bara hingga larut malam dan tertidur di atas meja belajar.


Keesokan pagi nya. Rere terbang oleh dering telpon nya


"Hallo! ini siapa? nelpon pagi-pagi". ujar Rere dengan dingin


"Ini jam 5 pagi! siap-siap sana. jam 6 harus sudah di sekolah kalo enggak. Lo tau sendiri kosenkuensi nya" . ujar Bara sembari mematikan telpon. mendengar hal tersebut. Rere yang masih terpejam pun segera bangun dan bergegas.


"Ahhh sial" Ujar Rere yang merasa bahwa benar-benar di kendalikan oleh bara dan ia pun mengerti rasanya menjadi Dinda yang selalu ia ancam mengunakan rahasia nya.

__ADS_1


"Pagi mah" ujar Rere sembari duduk dimeja makan


"Pagi Re! tumben jam segini sudah siap. ujar mama yang sibuk mengoleskan selai di roti


"Iya mah! ada hal yang harus di urus".ujar Rere Sembari buru-buru memakan sarapan nga agar tak terlambat ke sekolah


"Mah aku udah selesai nih! minta uang jajan dong!" ujar Rere Sembari menapankan tangannya


"Nggak ada! Kamu kalo mau uang kerja sendiri!" ujar mama


"Apa! Tapi mah"


Tak lama, Mama Rere membuka pintu kembali dan memberikan uang kepada Rere sebagai ongkos nya.


Rere pun pergi ke sekolah dengan menaiki Angkot dan menggunakan topi,masker berserta kaca mata hitam agar tak ada yang mengenali nya


Sesampainya disekolah, Rere meminta untuk berhenti agak jauh dari sekolah dan melihat kiri kanan untuk memastikan tidak ada yang melihat nya menggunakan angkot


"huft! sial banget sih! jadi harus pake ginian ke sekolah". Ujar Rere sembari berjalan dan melepaskan topi,masker berserta kata mata hitam sambil menyembunyikan nya ke dalam loker

__ADS_1


"Mana si sial bara! udah nyuruh gue berangkat pagi gini! sengaja banget ngerjain gue! gue patah-patahin tu tulang baru tau rasa!". ujar Rere mengerutu sambil berjalan ke arah kelas


"Gue dengar ya!". ujar Bara yang tiba-tiba muncul dari belakang mengangetkan Rere


"Kayak setan aja Lo tiba-tiba muncul!"


"Lo Bawak buku yang gue suruh kan?"


"iya! nih". ujar Rere memberikan buku tersebut kepada bara. namun, bara menolak buku tersebut yang membuat Rere mematung


"Buat Lo aja! Mana hp Lo" ujar bara sembari menapankan tangannya


"Gue capek-capek ngerjain ini tugas lo dan kagak Lo terima! emang dasar psyco Lo ya!" ujar Rere berteriak


"Gue gak butuh Lo yang bego untuk mengerjakan tugas gue! udah mana hp Lo" ujar bara


dengan kesal, Rere mengeluarkan handphone nya dari saku dan di berikan pada bara.setelah beberapa menit kemudian. bara mengembalikan handphone Rere dan pergi tanpa sepatah kata pun


"Gak jelas banget sih tu mahluk! Hp ngapain sama dia". Ujar Rere sembari melirik ke handphone dan terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Bara

__ADS_1


__ADS_2