
"Ayolah bara! ini pertama kali bapak memohon pada anak murid" Ujar guru tersebut sambil memegang pundak bara.
Bara Pun mau tak mau menyetujui nya untuk ikut tanding
"Bagus! kalau begitu mulai sekarang sampai selanjutnya bara yang akan menggantikan Fathur menjadi kapten basket ini" Ujar guru tersebut sambil tersenyum senang. para team nya pun menganggukkan kepala tanda setuju.
Fathur yang melihat hal tersebut merasa tidak tenang. ia terus mengepalkan tangannya lalu pergi ke belakang sekolah.
Guru dan temannya pun hanya diam sambil melihat ia keluar dari lapangan
"Biarkan saja! kalian lanjut lagi latihannya" ujar guru tersebut sambil pergi keruang guru.
Mereka pun melanjutkan permainan tanpa Fathur.
Fathur mengamuk dan terbesit sebuah ide untuk menghancurkan bara agar mendapatkan kembali pujian dan perhatian orang lain.
#Disisi lain
Seorang guru masuk ke kelas untuk memanggil siswa yang ikut kompetisi sains
__ADS_1
"Semua siswa yang ikut kompetisi sains kumpul di perpustakaan sekarang kecuali Rere" ujar guru tersebut
"saya gak jadi ikut kompetisi ini pak?" tanya Rere untuk memastikan
"iya! karna kasus mu itu! kau Dieliminasi dari kompetisi ini" Ujar guru tersebut lalu keluar dari kelas
"Ck!Aelah kenapa gak dari kemarin sih! kan jadi gak perlu susah-susah belajar" Ujar nya sambil memasukkan buku ke dalam tas
Singkat cerita. waktu pulang sekolah pun tiba. Semua anak-anak bergegas dengan semangat.
seperti biasa, Rere menunggu sekolah sepi baru pulang kerumah agar tidak ketahuan bahwa ia tinggal di rumah yang kumuh.
"Awas kalo Lo masih ganggu Rere! gue bakal kasih Lo pelajaran yang akan Lo ingat seumur hidup!" Ujar Fathur sambil membentak Rasya.
Fathur Mengengam tangan Rere dan membawanya menuju mobil
"Hei! sudah bapak bilang berapa kali kalo kalian gak boleh terlalu dekat" Ujar guru BK yang teriak menghampiri
Fathur pun melepaskan tangan Rere dan memberikan bahasa isyarat untuk mengobrol lewat telepon lalu pergi.
__ADS_1
Rere melihat bara yang sedang bersandar ditembok sambil melihatnya dengan dingin
"Ini pasti bara yang ngadu lagi" ujar Rere melihat bara dengan sinis lalu berjalan pulang. diperjalanan Rere mendapat notice dari Fathur yang mengajaknya untuk berkencan.
Rere yang mendapatkan notice tersebut melompat kegirangan tanpa ia sadari bahwa Rasya diam-diam mengikutinya dari belakang.
Rere terus fokus pada handphone nya sehingga tak melihat kiri kanan dan langsung masuk ke rumah nya.
"Oh my god guys! lihat deh! ternyata ini rumah nya Rere!" Ujar Rasya sambari melalukan siaran langsung
"Ternyata dia selama ini sok kaya dong haha! liat deh rumah nya kumuh banget lagi! iyueh" Rasya terus merekam rumah Rere dan tak lama Rere keluar rumah untuk membuang sampah. Rere terlalu fokus pada handphone nya dan tak menyadari keberadaan Rasya
"Eh liat! Dia keluar pakai baju lusuh gini!Di sekolah gaya nya sok banget ya kan" Ujar Rasya sambil mengarahkan kamera pada Rere. Rere pun terkejut melihat Rasya and the geng berada di depan rumahnya
"Kalian apa-apaan sih" ujar Rere sambil berusaha menggapai handphone Rasya
"Eh gak usah pegang-pegang gue! Lo kotor terus bauk lagi" Ujar Rasya sambil mengelap tangannya
Rere segera berbalik dan masuk ke dalam rumah dan membanting pintu dengan keras
__ADS_1