
"Gue nuntut dia atas tudingan perselingkuhan untuk dapat hak asuh! jadi mungkin gue gak akan mengakui hubungan kita. jadi Lo maklumin ya" Tambah bara
Jollyn tersenyum sembari mengengam tangan bara agar ia dapat tenang
"Gapapa kok bar" ujar jollyn
"Kalo misalnya gue bener-bener cerai sama dia dan dapat hak asuh! Lo mau ngurus anak gue dengan ikhlas?" ujar Bara dengan ragu
Jollyn senyum sembari mengangguk dan mereka pun berpelukan
"Tapi gimana kalo Ternyata kalian gak cerai" ujar jollyn
Bara melepaskan pelukannya dan kembali melihat ke arah meja
"berarti kita gak jodoh!Gue gak bisa mempertahankan hubungan ini Karena gue gak bisa meninggalkan mereka kalo mereka gak ningalin gue! Gue punya anak! Gue gak mau anak gue hancur karena keegoisan gue" ujar bara
"Iya, Gue ngerti bar! Gue gapapa kok! Kalo bisa pertahankan pernikahan Lo. Kasian anak Lo! gue balik ya, Lupa kalo hari ini ada acara keluarga" ujar Jollyn sembari memakai tas nya
"Gue anter!" ujar bara hendak berdiri namun jollyn menahannya dan menggelengkan kepalanya
#Kembali ke masa kini
__ADS_1
Rere mendengarkan Potongan percakapan bara dan Jollyn saat pertama menjalin hubungan asmara
"Jadi Lo belom nikah?" ujar bara
"Belom! gue sibuk kerja. lagian mana ada yang mau sama gue yang buluk ini" ujar Jollyn
"Ada kok" ujar bara
"Mana!" ujar Jollyn yang sibuk membuat pangsit
Bara tersenyum dan mengarahkan badan jollyn agar berhadapan dengan nya
Jollyn terdiam dan tak dapat berkata-kata. Bara tersenyum dan mendekatkan wajahnya dengan Jollyn dan mencium nya. Jollyn pun membalas ciuman bara. mereka berciuman dengan mesra namun terhenti oleh mama Jollyn yang menjatuhkan cangkir karena melihat mereka berdua
"Mama!!" Ujar jollyn dengan kaget
"Tan..Tante" ujar Bara yang malu
"Tante gak liat apa-apa! lanjutin aja" ujar Mama Jollyn sembari pergi meninggalkan dapur
Saat mendengar potongan suara tersebut. Rere memegang gelas dengan erat hingga pecah karena emosi
__ADS_1
"Jadi beneran bara punya cewek waktu gue tinggal!! Grrr... Awas kau bara!!" ujar Rere yang belum menyadari tangannya terluka karena pecahan gelas tersebut.
"Nggak! gue harus tenang! Gue harus cari bukti perselingkuhan itu dulu! siapa tau mereka udah putus lagi kan! Sabar dan tenang Rere! Tarik nafas Heppps.. keluarkan huuuuu" ujar Rere sembari mengelus dadanya dan kembali terkejut saat melihat cermin dadanya penuh darah
"Lah! darah apa nih" melihat tangannya
"Aw!! gue luka! kok bisa" ujar Rere mencari penyebab tangannya yang terluka dan melihat gelas minum nya yang pecah
tak lama, seseorang berteriak memanggil Rere dengan nada keras yang membuat via,Farrel dan Anna turun untuk melihatnya
"Apa sih berisik banget" ujar Rere sembari keluar dari kamar nya
"Ini nih wanita sialan!" ujar seorang ibu paruh baya menerobos masuk dan menjambak rambut Rere
"Grrr.. lepasin!" ujar Rere sembari mendorong orang tersebut
"Mama" ujar Farrel turun dan melihat mama nya di dorong
"kurang ajar kau ya" plak... menampar Rere
Farrel hendak melerai ibu nya karena hari ini bara dan ashad akan kembali. jika bara melihat Rere di tampar maka akan menimbulkan masalah besar terlebih lagi bara baru saja di nobatkan sebagai ketua. Farrel tidak akan bisa melawan bara
__ADS_1