Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Back [Season 2]


__ADS_3

Rere yang kaget dan malu karena bara di belakang nya mendengar apa yang ia katakan pun menutupi wajah nya lalu lari.


Dikarenakan matanya yang tertutup tangan. Rere menabrak tiang dan terjatuh


Bara yang asli melihat Rere jatuh pun segera menonaktifkan dunia in a dream dan membangunkan Rere


"Re bangun!" Suara bara samar-samar memanggil nya


Rere membuka matanya namun pikirannya masih berada di dunia in a dream.


Rere yang terkejut melihat tubuhnya banyak ditempeli kabal pun segera berteriak


"Ahh! gue dimana! jangan-jangan ini peti mati gue" ujar Rere meringis sembari meraba wajah nya


"Ngaco ih! Bangun yuk" ujar bara sembari membantu Rere bangun.


"Gara-gara Lo nih! untung gak pecah kepala gue" ujar Rere sembari menepak lengan bara


"Gue? Gue kenapa" ujar bara sembari mengelus kening Rere lalu mencium nya


"Ngapain Lo nyium gue! Lo bilang gak nafsu liat gue" ujar Rere sembari mendorong dada bara


"Haha! Sadar woy! ini bukan in a dream" ujar bara sembari menjitak kening Rere dengan pelan

__ADS_1


"Ma......" Ujar Rere melihat sekeliling lalu teringat bahwa ia masuk ke dunia In a dream


"Oh iya!! pokoknya sama aja! Lo gak akan gue kasih jatah sebulan!" Ujar Rere beranjak berdiri


"Lah! kok gitu! yang salah kan bara itu bukan bara ini" ujar nya sembari menunjuk monitor


"Sama-sama bara kan!" ujar Rere melipatkan tangannya


Bara Berdiri dan menghampiri Rere. sedangkan Hans mengintip isi peti in a dream


"Sayang!! Jangan gitu dong" ujar bara membujuk Rere


"pah! Hans mau masuk kesini juga dong" ujar Hans.


"Hans mau lihat papa sama mama nikah! soalnya di album gak ada Hans nya" ujar Hans sembari memegang kabal


"Papa sama mama jahat gak ajak Hans" Tambah nya


Bara dan Rere saling tatap karena bingung menjawab apa


"Urus tu anak Lo!" ujar Bara sembari keluar untuk menghindari pertanyaan polos Hans


"Eh! Anak Lo juga" ujar Rere berteriak dan mengaruk kepalanya

__ADS_1


"Hans! Waktu mama sama papa nikah. Hans masih belum ada! mangkanya gak di ajak" ujar Rere berjalan menghampiri hans


"Iya tau! papa bilang waktu mama sama papa nikah. Hans gak ada karena belum dibuat! Mangkanya Hans mau ke sana lewat alat ini" ujar Hans yang polos


"Grrr... Bara!! Lo ajarin apa anak gue!" ujar Rere yang geram


"Hehe! Udah ya! nanti Hans ngerti sendiri kalo udah gede" ujar Rere yang tersenyum paksa


"Berarti Hans harus nunggu gede dulu ya. baru bisa liat mama sama papa nikah pake alat ini" ujar Hans menunjuk peti in a dream


"Iya!iya! dah yuk" ujar Rere sembari mengandeng tangan Hans


Karena seharian di dalam in a dream! Rere merasa lelah dan segera merebahkan tubuhnya di ranjang


"Udah mau tidur! Baru jam Delapan ini" ujar bara sembari membaca laporan perusahaan nya


"Ternyata masuk in a dream bikin capek juga ya! pegel semua ini badan" ujar Rere


"Ya memang! rasanya kayak nyata.. capek,sakit nya terasa juga. apa lagi Lo banyak aktifitas disana" ujar bara


"Fathur masuk penjara di dunia itu! kira-kira asli nya ngaruh gak?" ujar Rere


"Ya nggak lah! Aslinya mah tetap gini aja.. kalo di in a dream memang berubah" ujar bara sembari mendekati Rere yang merebahkan dirinya

__ADS_1


__ADS_2