
"Ini pasti ulah anak magang itu! Hebat juga dia, Belum ada satu hari sudah berhasil membuat para investor kembali" ujar bara didalam hati sembari melihat Rasya yang sedang tersenyum dengan bangga ke arah nya
Singkat cerita, Meeting antara investor pun selesai dan Semua Investor keluar dari ruangan satu persatu
"senang berkerja sama dengan bapak" ujar Wijaya dan lainnya sembari bersalaman dengan bara
"Gimana pak? Saya bisa kan jadi karyawan tetap disini" ujar Rasya sembari tertawa kecil
"Oke. besok kamu promosi ya" ujar bara sembari berjalan kembali ke ruangannya
"Wahh, Daebak Rasya! Lo keren banget bisa buat para investor dan klien kembali" ujar Amel dan para karyawan lain berkumpul
"Itu mah gampang! soalnya para investor sama klien nya pak bara kebanyakan saudara gue" ujar Rasya sembari tersenyum malu
Bara tercengang setelah mendengar hal tersebut.
"Pantesan gak ada sehari para investor dan klien balik semua! bodo ah" ujar bara sembari melanjutkan langkah kaki nya. namun ia pergi ke dapur kantor
"Pokoknya aku gak akan pulang kalo kakak gak ngebatalin pegusuran disini! kakak mau punya adik pengangguran?" ujar Alin yang sedang menelpon
__ADS_1
"Kakak? Apa maksudnya" ujar batin bara yang tak sengaja mendengar percakapan Alin di telpon
"Nah gitu dong, Awas ya kalo pegusuran Ziox gak dibatalin! aku gak mau pulang lagi" tambah Alin Sembari mematikan telpon nya dan berbalik untuk berkerja
"Eh bapak!! Bapak ngapain ke dapur? mau bikin kopi ya? saya aja pak" ujar Alin sembari mengambil gelas dan kopi bubuk
"Gak perlu! saya cuma mau ambil air putih" ujar bara sembari membuka kulkas dan mengambil sebotol air mineral
"Oh gitu. baik pak! kalau begitu saya pamit kembali keruangan ya" ujar Alin
"Tunggu sebentar! tadi saya tidak sengaja mendengar kamu menelpon pihak pegusuran? ada apa?" ujar Bara
"Tapi bapak tenang saja! Kakak saya sudah setuju untuk membatalkan pegusuran kok! jadi kantor ini aman dan kita tidak perlu pindah ke kota lain" Tambah Alin
"Kok bisa? bukannya keputusan mereka sudah bulat" ujar bara
" bisa pak! soalnya itu milik keluarga saya jadi gampang hehe" ujar Alin
"Kalo gak ada apa-apa saya pamit dulu ya pak" Tambah Alin
__ADS_1
"ya..ya silahkan" ujar bara yang shock sembari tersenyum paksa
"Astoge dragon! gue baru sadar ternyata karyawan gue kebanyakan orang yang berpengaruh" ujar bara sembari menepuk jidat nya
"Gak jadi bangkrut gue! haduhh pusing nih ngurus nya" ujar bara menggerutu sembari kembali ke ruangannya
"Baru kali ini gue dengar orang gak seneng kalo gak jadi bangkrut" ujar Stella yang mendengar celotehan bara
Disisi lain, Rere ingin menghindari mama mertua nya dengan jalan-jalan ke mall bersama beberapa temannya
"Haduhh pusing gue dirumah! mertua gue cerewet banget" ujar Siska sembari merangkul tangan Rere
"Sama!! gue juga pusing! Stress gue lama-lama dirumah" ujar Rere
"Mertua Lo disini re! haha" ujar Sindi
"iya, baru Dateng dan bakal nginep satu bulan! mana lagi mantan laki gue muncul lagi" ujar Rere dengan kesal
"Wahh! Lo jangan sampai mau kalah sih re!" ujar Sindi
__ADS_1
"Pasti lah! ngomong-ngomong kita makan ke situ aja yuk" ujar Rere sembari menunjuk resto