Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Kesal


__ADS_3

Bara melihat Rere yang menepuk jidat nya berulang kali dan merasa heran. ia pun menghampiri Rere


"Re" ujar bara sembari menyentuh pundak Rere. Rere yang kaget pun reflek memukuli wajah bara mengunakan dokumen yang ia pegang. Bara hanya diam dan memejamkan matanya


"Ya ampun! maaf ya! Lo sih tiba-tiba" ujar Rere


"Lo mikirin apa sih! jangan bilang Lo lagi mikirin gue" ujar bara sambil memegang hidung nya


"Sembarangan! siapa juga yang tergoda sama bentuk badan Lo yang gak seberapa ini!" Ujar Rere sembari membelakangi bara


"Gue gak bilang loh ya! jadi dari tadi Lo ngeliatin gue pake baju dong!" ujar bara


"Aduh! ini mulut pake acara keceplosan lagi! malu banget gue" Ujar Rere dengan nada kecil sambil menutup mulutnya


"Gak usah GE'ER lo ya!" Ujar Rere dengan gengsi


"Terserah Lo sih! tapi Lo isi formulir pendaftaran sekolah paket sana!" Ujar Bara sambil tiduran di kasur dan bermain game. Rere pun mengambil formulir kembali dan hendak mengisinya

__ADS_1


"Kok cuma satu! Lo gak lanjut bar" ujar Rere sambil menoleh kebelakang melihat bara


"Ada kok! punya gue udah di isi!" Ujar bara yang masih fokus pada game nya. Rere berdiri dan menarik handphone bara


"Kalo cuma satu! Lo aja yang lanjut bar! gue gapapa kok" Ujar Rere.


Bara tak mengatakan kalimat apapun dan mengeluarkan sebuah dokumen di dalam laci yang berisi formulir pendaftaran sekolah paket.


"Ngomong kek kalo udah!" ujar Rere sambil melemparkan Handphone ke dada bara lalu kembali mengisi formulir


"Aw! perasaan gue udah bilang" Ujar bara dengan kecil sembari mengelus dada nya


"Stella! masuk gih" ujar bara sambari mempersilahkan masuk.


"Siapa bar?" Ujar Rere yang keluar dari kamar dan terkejut melihat bara sedang Ngobrol santai dengan Stella


"Lo ngapain kesini?" Ujar Rere berteriak kepada Stella

__ADS_1


"Re! maaf" Ujar stella yang berjalan mengarah Rere namun Rere membelakangi Stella dan menyuruhnya pulang. melihat hal tersebut, bara memberikan kode kepada Stella untuk segera pergi. Stella pun mengangguk dan pergi


"Stella punya alasan kok! kenapa dia gak mau ngasih tau kebenaran nya" Ujar Bara sembari memegang pundak Rere, namun Rere menepis tangan bara lalu pergi ke kamar


Duakk.. suara pintu yang di banting oleh Rere yang membuat bara terkejut


"Re!" bara terus mengetuk dan memangil Rere namun Rere tak menghiraukan nya. tak lama suara bara tak terdengar lagi. Rere pun keluar kamar untuk mencari tau keberadaan bara


"ish! dasar laki! bukannya di bujuk malah kabur kemana-mana" Ujar Rere sambil menghentakkan kakinya lalu masuk kembali ke kamar nya


Tok..Tok..Tok.. suara ketukan yang membuat Rere refleks keluar untuk membukakan pintu


"Balik juga Lo!" Ujar Rere sembari membuka pintu dan melempari bantal namun ia terkejut bahwa yang datang bukanlah Bara namun kedua orang tuanya


"Eh papa! mama! maaf tadi kirain bara" Ujar Rere


"Kasar banget sih!" Ujar mama yang langsung masuk ke dalam dan di ikuti oleh papanya

__ADS_1


"Rumah kalian Kecil banget! tapi ya rumayan lah!" Ujar mama sembari memeriksa debu di meja buku menggunakan jemarinya


__ADS_2