Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Kembali kerja


__ADS_3

"Heh! itu mulut gak pernah cium sendal gue kan! nih cium dari pada gosipin orang Mulu" ujar Rere dengan kesal sembari melempari para tetangganya dengan sendal yang membuat para tetangga lari terbirit-birit ke rumah masing-masing


"Gue di lawan! cari mati namanya" ujar Rere sembari berbalik mengunci pintu rumah nya lalu pergi


Sesampainya di kantor. Rere kembali mengerjakan perkerjaan nya dengan serius dan mengabaikan tatapan rekan kantor yang sinis padanya


"Heh! hebat banget ya lo! Gak masuk berapa hari terus sekarang tiba-tiba masuk lagi! Lo pikir ini perusahaan bapak Lo seenak nya aja!" Ujar Rachel dengan sinis


"Bukan urusan Lo!" ujar Rere dengan ketus dan tetap fokus pada komputer nya


"Heh! kalo orang ngomong tu jawab yang sopan! Lo gak bisa se enak nya" ujar Rachel sembari menarik kertas yang dipegang oleh Rere


"Balikin!" ujar Rere dengan dingin namun matanya tetap fokus pada komputer

__ADS_1


Tanpa berkata-kata, Rachel merobek kertas tersebut dan menyebarkan nya di udara


"Maksud Lo apa sih! itu data harus di cek sekarang! kalo Lo robek gimana cara ngecek nya!" ujar Rere sembari berdiri


"I don't care! Denger ya! Lo itu anak baru dan harus patuh sama senior! Kakak gue manager disini! sekali gue buka mulut, Lo bisa di pecat!" ujar Rachel dengan Bangga Sembari melipatkan tangannya di dada


"Oh punya orang dalem! pantesan berani banget! Nih ya, Jabatan kakak Lo itu gak ngaruh buat gue! gue di pecat atau nggak nya bukan kakak Lo yang nentuin! lagian gue gak kerja selama berapa hari ini juga udah izin sama pemilik perusahaan ini!" ujar Rere kembali duduk ke kursi nya dan mengeluarkan data baru dari laci nya


"Kita liat aja nanti! tunggu kakak ku pulang dari kantor cabang! abis Lo!" ujar Rachel sembari kembali ke kursi nya


"Gawat! Gawat" Ujar Rachel yang tiba-tiba berteriak yang membuat para rekan kantor bertanya-tanya


"Kenapa Chel?" Ujar Sindy yang datang

__ADS_1


"CEO dari PT. Ziox datang kemari untuk membahas kerja sama proyek besar itu" ujar Rachel yang panik


"gawat! gimana dong! mental gue belom siap nih" Ujar Sindy sembari mengigit jari nya


"Ehem" Rachel memberi kode kepada sindy mengunakan matanya untuk menyuruh Rere menghadapi CEO tersebut. Sindy yang mengerti pun segera memberi titah


"Heh anak baru! Lo kan anak baru dan mesti belajar! Nah kebetulan CEO PT. Ziox datang untuk membahas kerja sama ini. Lo yang handle ya! jangan sampe gagal! kalo CEO Ziox gak tanda tangan kontrak kerja sama ini! habis Lo" Ujar Sindy sembari memberikan dokumen pada Rere dan berbalik hendak pergi


"Oh ya, kalo kerja sama ini berhasil! Lo akan jadi karyawan tetap! nanti gue promosikan ke direktur kalo pak direktur sudah kembali!" Ujar Sindy lalu kembali ke meja nya


"Oke fine" ujar Rere sembari membuka dokumen tersebut


"Eee.. Re! CEO dari PT Ziox itu katanya sadis banget!" ujar Melly yang mendekatkan kursi nya pada Rere

__ADS_1


"Sadis kenapa?" Ujar Rere dengan penasaran


"Katanya dia seram,cuek,dingin terus susah di ajak kerja sama! mangkanya orang kantor gak ada yang berani menghadapi CEO Ziox ini" ujar Melly


__ADS_2