
Bara pun menceritakan dari pertama Rere disekap sampai saat ini ia berdiri
"Oh gitu, pantes aja! Jadi gimana?" ujar bara
"Maaf bar! Gue gak tau kalo kayak gini!tapi tetap aja gue gak bisa! gue.." ujar Rere
"udah gak usah dijelasin! Gue paham! gapapa kok! Jadi kapan pastinya Lo nikah sama dia! Kapan Lo mau nikah nya?" ujar bara memotong pembicaraan Rere
Rere mengangguk sembari tersenyum melihat bara "Gue belom tau, maafin gue ya!" Ujar Rere
"it's okay! tapi Lo Taukan! Hak asuh Hans bakal jatuh ke gue!" ujar Bara
"Kata siapa? yang menentukan itu bukan Lo ya" ujar Rere
"Lo lupa ya! gue menuntut Lo atas tuduhan perselingkuhan! kalo Lo mau menyerahkan Hans ke gue! gue gak akan mempersulit Lo" Ujar Bara
"Atau gini aja! Kita tunda perceraian! Kasih gue kesempatan untuk memberikan Hans keluarga lengkap! setahun aja! siapa tau hubungan kita membaik seiring waktu! Ehh" ujar bara sembari menutup mulutnya
"Katanya gapapa tapi kok gitu! sok-sokan ngancem Hans tapi ujung nya cuma modus" ujar Rere sembari melirik bara
"hehe! Ngak!Ngak! Kita gak perlu memperbaiki pernikahan! Gue cuma mau memberikan keluarga lengkap yang belum dirasakan Hans doang! Setahun aja" ujar bara Mengengam tangan Rere
__ADS_1
"6 bulan deh" ujar bara yang melihat ekspresi datar Rere
"Ayolah re! Gue mau Nebus rasa bersalah gue yang gak bisa nemenin Hans dari kecil! kalo Lo keberatan 3 bulan aja deh" Tambah Bara
"Abis itu gue gak akan ganggu Lo sama Jordan! Janji" Tambah Bara
"Re!" Ujar bara memanggil Rere yang masih saja terdiam untuk memberikan jawaban
Rere menarik nafas panjang dan menghadap ke arah bara
"Jadi mau kamu gimana? gue kurang jelas" ujar Rere
"Undur perceraian nya! Kasih gue waktu 1 tahun untuk memberikan Hans keluarga lengkap! tapi, selama itu Lo jangan berhubungan sama Jordan dulu" ujar bara
"3 bulan aja!" ujar bara penuh harap
"satu bulan! tapi Lo gak boleh nyentuh gue" ujar Rere
"hah! satu bulan!" ujar bara
"Mau nggak! kalo nggak ya udah" ujar Rere
__ADS_1
"Iya, Oke! pelit banget sih! satu bulan mah apa! tapi nanti kalo gue mau ketemu Hans jangan dihalangi ya" ujar bara sembari tersenyum
Singkat cerita, Bara dan Rere segera kembali ke rumahnya yang telah ditunggu oleh Stella dan Reno
"Kalian udah balik! gimana?" ujar Stella menghampiri mereka
Bara tersenyum dan segera pergi menghampiri Hans yang tengah duduk di kursi kuda
"Re" ujar Stella menghampiri Rere
"Stella, gue kangen banget sama Lo! Eh, itu anak Lo ya" ujar Rere memeluk Stella melihat ke arah Alice
"iya re, Gak adil ya! dia mirip bapak nya" ujar Stella berbisik sembari merangkul Rere untuk duduk di sofa
"Sama tuh! Hans juga mirip banget sama papa nya! dia cuma numpang doang di rahim gue" ujar Rere
"Hahaha! Ini akibat nya pas hamil benci laki sendiri" ujar Stella
"Oh ya, gimana hubungan Lo sama bara! Selama Lo gak Ada. si bara ngeri banget tau" ujar Stella sembari berbisik
"Kita memutuskan bertahan sebulan untuk memberikan Hans keluarga lengkap" ujar Rere berbisik
__ADS_1
"Lo bilang bara ngeri! ngeri kenapa?" tambah Rere
"Hah! maksudnya sebulan gimana? dia Galak,suka marah-marah,Bahkan gue pernah liat dia ngebunuh orang loh" ujar Stella sembari berbisik