
"iya ikut aja! udah bar gapapa" ujar Melissa sembari memegang pundak bara
"Ntar Turunin dia di jalan yang sepi ya" tambah Melissa sembari berbisik
"Sepenting apa?" ujar bara dengan dingin dan berjalan keluar
"Udah nanti kita bahas di kantor aja! Ini soal perusahaan kok" ujar Jollyn sembari mengikuti bara
"Masa sih dia waiters! penampilan dia highclass gitu" ujar Rere yang memperlihatkan Jollyn dari dapur
"Ngapain kamu ngintip disitu! Beresin nih piring kotor" ujar Melissa sembari berjalan ke kamar nya
"Ini mama mertua ngeselin banget! kalo di racun dosa gak ya" ujar Rere mengemerutu sembari mengumpulkan piring kotor
Dr Erna yang bosan menunggu diruang periksa pun hendak pergi keluar untuk mencari angin.namun, Langkah nya terhenti saat melihat Rere sedang membereskan meja makan
"Sudah Kamu istirahat aja! ini biar saya saja yang urus" ujar Dr Erna yang melihat Rere tengah membereskan meja makan
"Aduh dok! ngangetin aja" ujar Rere yang terkejut melihat dr Erna yang tiba-tiba mengambil piring kotor dari tangannya
"Maaf ya, Saya gak tau kalau bakal ngangetin kamu" ujar dr Erna sembari membawa piring kotor
__ADS_1
"Gak usah dok! Biar saya aja! gak sopan kalo nyuruh tamu cuci piring" ujar Rere
"Gapapa, Kamu tunggu saya diruang periksa aja ya!" ujar dr Erna sembari mencuci piring
"Beneran gapapa nih dok! kalau begitu saya tunggu di atas ya" ujar Rere sembari berjalan ke ruang periksa.
Takhur yang sedang menemani Hans bermain tak sengaja melihat Dr Erna sedang mencuci piring pun segera menghampiri nya
"Er, Kamu ngapain" ujar Takhur
"Kamu gila ya! Rere di tindas sama Melisa kenapa kamu diam aja" ujar Dr Erna
"Wahh so sweet banget pasangan satu ini" ujar Malissa sembari tersenyum kecil
"Kalian gak takut bara tau hubungan kalian! gede juga nyali kalian berduaan di sini ya" tambah Melissa
Takhur yang mendengar hal tersebut pun segera pergi meninggalkan dr Erna dan Melissa di dapur
Disisi lain, Bara Tengah menyetir mobil menuju ke suatu tempat
"Lo ngapain ke rumah gue! Gue udah bilang jangan pernah muncul di depan Rere" ujar bara dengan dingin
__ADS_1
"Kenapa? Takut Rere tau hubungan kita" ujar Jollyn sembari tersenyum
"Kita!! Sadar Jollyn! kita udah gak ada hubungan apa-apa lagi jadi tolong jangan ganggu keluarga gue" ujar bara
"Hahaha, negatif banget pikiran Lo! nih ya, gue datang ke rumah Lo bukan untuk menciptakan masalah! Gue kesana karna mau ngebantu Lo" ujar Jollyn sembari tersenyum kecil
"Perusahaan Lo lagi ada masalah kan! Gue mau investasi biar perusahaan Lo gak hancur" Tambah Jollyn. Mendengar hal tersebut, Bara segera menghentikan mobilnya
"Turun!! gue gak butuh bantuan Lo" ujar bara dengan dingin
"Tapi.."
"Gue bilang turun! Apa pun alasan Lo jangan muncul di depan Rere lagi! kalo nggak, Lo tau akibat nya" ujar bara dengan dingin.
Setelah menurunkan Jollyn ditengah jalan. bara pun melaju dengan kecepatan tinggi dan pergi ke suatu tempat
"Menarik!!" ujar Jollyn sembari tersenyum kecil
Disisi lain, Rere tengah menunggu dr Erna sembari memandangi burung yang tengah membuat sangkar untuk anaknya
"Gue jadi kepikiran percakapan mama sama Jollyn! Apa maksud nya ya! apa mungkin bara sama Jollyn mau menikah tapi gak jadi karna gue yang tiba-tiba muncul" ujar Rere
__ADS_1