
Singkat cerita, Bara kembali kerumah nya dan segera mengecek ulang file yang telah ia salin.
"Isi nya. semua infomasi tentang gue. siapa musuh gue dan apa yang terjadi di hidup gue! sebenarnya siapa orang ini?" ujar bara sembari menyeruput teh nya dan menghubungi anak buah nya untuk mencari tau tentang orang bertopeng misterius tersebut
Disisi lain, Orang misterius tersebut turun tangan untuk mencari keberadaan bara dan mendatangi tempat para musuh. ia membantai semua musuh Bara dan merebut wilayah nya. Sedangkan Rere dan Hans disembunyikan di suatu tempat yang aman
"Rere kemana ya? udah jam segini belum pulang" ujar bara sembari melihat ke jendela dan mencari keberadaan hans didalam rumah
"Bi An!! Hans kemana?" ujar bara berteriak melihat Hans tak terlihat
"Tadi dibawa sama ibu Rere Tuan" ujar bibi An "Dan tadi ada banyak mobil yang membawa nyonya dan tuan muda" tambah bibi An
Mendengar hal tersebut. Bara segera kembali ketempat dimana orang misterius tersebut tinggal dan menunggu nya disana
Tak lama, orang misterius tersebut kembali dengan penuh Amara karena belum menemukan dirinya.
"Kenapa lampu di ruangan saya menyala?" ujar orang misterius tersebut sembari berlari menuju ruangannya
"Kau..." ujar orang misterius tersebut yang terkejut melihat bara tengah duduk santai di kursinya sembari membaca sebuah dokumen
__ADS_1
"Dimana Keluarga ku!!" ujar bara dengan dingin sembari meletakkan dokumen diatas meja dan segera berdiri menghampiri orang misterius tersebut
"Ada disuatu tempat yang aman" ujar orang misterius tersebut
"hei, Resliting celana mu terbuka" ujar bara sembari menunjuk dan orang tersebut segera memeriksa Resliting nya. dengan cepat, bara menarik topeng tersebut untuk melihat wajahnya. namun, orang tersebut membalikkan badannya untuk menyembunyikan wajahnya
Melihat hal tersebut, Bara dengan tenang menancapkan obat bius di leher orang misterius hingga membuatnya tak sadarkan diri
Bara yang melihat wajah orang tersebut yang tak rata dan hancur bahkan hampir tak dikenali pun segera membawa nya ke tempat bedah milik nya
Bara menyelinap melewati para penjaga ditempat tersebut sembari mengendong tubuh orang misterius. namun, ia ceroboh menjauhkan sebuah patung yang membuat para penjaga mengetahui keberadaannya
Bara meletakkan tubuh orang tersebut dan bersiap untuk menghadapi serangan dari para penjaga. Namun, para penjaga datang untuk memberikan hormat yang membuat bara kebingungan
Singkat cerita, Bara telah membawa orang tersebut ke markas nya dan memperintahkan anak buahnya untuk menjemput Rere dan
Bara pun memantau para dokter nya yang sedang melakukan operasi plastik untuk melakukan transplantasi Wajah. Karena kesalahan kecil membuat orang misterius tersebut Koma.
Beberapa bulan kemudian, Orang misterius tersebut telah sadarkan diri dan terkejut melihat wajah nya yang penuh perban
__ADS_1
"Apa ini?" ujar orang tersebut dengan panik sembari mencabuti infus nya
"Tenang atau kau saya suntik mati" ujar bara sembari menahan tangan Orang misterius tersebut yang tengah mencabuti infusnya
"Hei, Lancang sekali kau! siapa yang menyuruhmu melakukan ini" ujar orang misterius tersebut sembari menjitak jidat bara
"Kau tau!! Aku benci dijitak!!" ujar bara sembari mencubit perut orang tersebut
"Aku juga benci dicubit!!" ujar orang tersebut sembari merangkul kepala bara
"Lepas!! Aku bisa mati gak bisa napas" ujar bara sembari menarik kepalanya dan orang tersebut melepaskan nya
"Mama udah tau hal ini?" Tambah Bara
"Ngg.. hei, Kau!!" ujar orang tersebut yang terkejut melihat bara yang telah tau identitas nya
"Aku menemukan rekaman medis mu mangkanya aku tau! Kenapa kakak gak pulang" ujar bara
"Yang sudah kau lihat!! Wajah ku hancur karna kecelakaan itu! lagi pula, aku harus pura-pura mati untuk mengetahui orang yang ingin menghabisi ku" ujar Zain
__ADS_1