
"karena Lo udah buat gue kesal! Lo yang bayar makanan gue!" ujar Rachel
"nggak bisa! gue miskin dan baru kerja hari ini! gue gak punya duit!" ujar Rere dengan ketus
"Bukan urusan gue!" ujar Rachel
"Lo ya!" ujar Rere yang hendak memukuli Rachel namun dihentikan oleh Mely
"udah-udah! pake punya ku aja!" ujar Mely sembari memberikan kartu debit nya
Rere pun mengambil kartu tersebut lalu pergi keluar untuk membeli yang di inginkan oleh Rachel. Rachel yang duduk di sebelah Rere pun mengintip proposal yang Rere kerjakan
"boleh juga skill anak baru itu! proposal nya oke juga!" ujar Rachel sembari tersenyum jahat.
Tak lama Rere kembali membawa makanan dan kopi Rachel dan bergegas untuk melanjutkan proposal nya. namun proposal yang di buat oleh Rere menghilangkan karena di hapus oleh Rachel
"Loh proposal yang gue buat tadi mana? kok ilang!" ujar Rere sembari membuka semua folder
__ADS_1
"ini pasti ulah Mak Lampir ini! huh! sabar Rere sabar! ingat kata papa! kalo di kantor aku bukan anak nya. tahan-tahan" ujar Rere di dalam hati lalu membuat proposal kembali
Tak lama proposal yang sudah dibuat nya pun segera dikumpulkan tanpa sepengetahuan sindy. Rere masuk ke ruangan papa nya
"Pah, Nih proposal penelitian produk baru!" ujar Rere sembari memberikan hasil kerja nya
"papa udah bilang kalo di kantor jangan panggil papa" Ujar papanya
"eh iya lupa! Pak ini proposal penelitian produk baru perusahaan" ujar Rere mengulangi perkataan nya
"Kenapa proposal ini ada di kamu?" Ujar papa Rere
"kok kamu yang ngerjain proposal ini! ini kan perkerjaan sindy" ujar papa Rere sembari membaca proposal yang diberikan Rere
"Nggak tau! tadi pagi tiba-tiba di suruh ngerjain ini! ini aja ngulang dua kali gara-gara ada yang nge hapus proposal nya pas Rere keluar" Ujar Rere menjelaskan
"tapi proposal kamu bagus! oke papa terima! kamu pulang gih! ini udah sore nanti bara nyariin" ujar papa nya sembari menutup dokumen
__ADS_1
"oke makasih papa! ya udah Rere pulang duluan ya" ujar Rere sembari keluar dari ruangan papa nya dan bergegas ke meja nya untuk merapikan meja dan mengambil tas nya
"Mau kemana Lo?" ujar Sindy yang datang
"Pulang!" ujar Rere sembari memasukkan dokumen kedalam tas nya
"Enak aja! Kerjaan Lo udah selesai belom! mana proposal yang gue suruh kerjain!" ujar Sindy
"oh itu! udah kelar kok proposal nya! tuh udah diterima pak direktur" ujar Rere sembari berjalan keluar. Sindy pun kesal dan merasa panik
"Heh! semua karyawan pada lembur ya! kok Lo mau pulang sih! Lo masih anak magang ya" ujar Rachel yang Menghalangi jalan Rere
"Perkerjaan gue udah selesai dan sudah waktunya pulang! kalian lembur kan karena gak selesai-selesai! mangkanya kerjain dulu tu pekerjaan jangan cuma bisa nyuruh orang doang! Minggir!" ujar Rere sembari mendorong Rachel ke samping
"Belagu banget tu anak baru! kayak nya perlu kita kerjain!" ujar Sindy yang mendekati Rachel
"iya! kita liat aja sampai kapan dia bertahan! apa lagi gue kan adik nya manager disini! gue punya kuasa" ujar Rachel
__ADS_1
Rere Pulang ke rumah dengan kesal! dan segera membersihkan badannya. lalu membersihkan rumah nya. tak lama kemudian bara kembali kerumah