Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Sekolah baru


__ADS_3

"abis main sama yang seumuran udah bosen! jadi nyoba ke om-om! ehh nyangkut haha". Rere terkejut mendengar perkataan Feli. Tak lama kemudian bel pun berbunyi menandakan bahwa sudah Waktunya pulang.


Seperti biasa. Rere menunggu semua siswa pulang baru mencari Angkot.


Sesampainya di rumah. Mama dan papa sudah menunggu untuk pindah ke desa. Rere pun segera mengganti pakaian dan ikut masuk ke mobil yang sudah disewa.


Sesampainya di rumah baru, Papa dan mama selalu bertengkar karena masalah ekonomi. Mama yang selalu menyalahkan papa karena gagal dalam berbisnis dan papa yang selalu marah karena mama terlalu boros


"Papa tu gimana sih! bukannya kerja malah cuma nonton TV aja" Ucap mama yang marah sambil mematikan TV


"Papa udah cari kerja tapi belum dapat juga ma! lagian ini sudah malam masa papa gak boleh nyantai"


"Ya pikirin dong caranya biar kita bisa hidup enak lagi! uang kita abis pa! kita mau makan apa!"


"Mama sih! udah tau uang kita dikit masih aja boros beli tas mahal, beli make up,beli ini beli itu untuk gaya"


"kan mama kalau tampil cantik juga buat papa!"


"iya tapi liat kondisi kita juga mah! liat tu beras udah mau abis".

__ADS_1


Sejak Keluarga Rere jatuh miskin, papa dan mama tak pernah akur dan selalu saling mengalahkan. Rere dikamar menutup telinga mengunakan bantal agar tak terdengar


Singkat cerita, pagi pun telah tiba. Rere pun siap-siap untuk pergi ke sekolah baru


"Mah aku berangkat ya"


"Wah, tumben ga minta uang jajan*".


Rere pun menyodorkan tangan ke depan mama untuk meminta uang


"Tunggu bentar ya!". ujar Mama nya pergi ke kamar untuk mengambil uang dan sewaktu mama datang kembali. Rere menyodorkan tangan lagi dan mama meletakkan Uang sepuluh ribu ke atas tangan ku


"kenapa? gak mau! ya udah sini balikin". Mama hendak mengambil kembali uang yang ia letakkan di atas tangan nya


"sepuluh ribu dapat apa mah?" ujar Rere


"Ya udah sini balikin kalo gak mau! gak usah jajan"


mendengar hal tersebut. Rere segera memasukkan uang ke saku dan langsung pergi ke sekolah meninggalkan mama nya.

__ADS_1


Dikarenakan jarak antara sekolah dan rumah tak jauh, aku pun hanya berjalan kaki


"sepuluh ribu dapat apa sih! sejuta aja cuma berapa menit ngabisin nya!". ujar Rere sambil mengerutu dijalan dan memasukkan uang tersebut didalam kantong


"Tapi gapapa sih! setidaknya gue bebas dari bara! dia gak akan bisa ngatur-ngatur gue lagi". Rere berjalan sambil tersenyum senang


Sesampainya disekolah, Rere berdiri di depan sekolah dan merasa tidak nyaman dikarenakan sudah terbiasa dengan sekolah elit yang mewah.


ia pun berjalan di lorong sekolah yang pemandangan nya berbeda.


"Di sekolah lama biasanya di lorong selalu ada aja anak yang dibully! disini gak ada ya". Batin


Rere melihat semua mata tertuju pada nya dan tersenyum ramah. Rere tak membalas senyuman mereka karena merasa bahwa mereka hanya pura-pura baik seperti disekolah lama


"Liat deh! itu kayaknya anak baru!"


"kayanya sih gitu! tapi itu anak baru sombong banget ya" ujar seseorang yang membicarakan nya dari belakang. rere tak menghiraukan mereka dan pergi ke kantor guru.


Sebelumnya mama sudah mendaftarkan ku di sekolah ini, namun aku harus ke kantor untuk keperluan

__ADS_1


__ADS_2