Ku Kira Cupu Ternyata Suhu

Ku Kira Cupu Ternyata Suhu
Pecat


__ADS_3

"Kenapa harus Lo! oh iya lupa! kan pak direktur nyuruh Lo yang menghandle pak bara. kalo gue yang kirim otomatis ketahuan dong kalo Lo gak ngerjain tugas Lo. Lagian kalo gue kirim ke Lo. pasti Lo bilang ke pak direktur kalo Lo sendiri yang handle pak bara! iya kan" Ujar Rere sembari tersenyum licik


"Kurang ajar!" Ujar Sindy yang hendak menampar Rere namun di tangkis oleh Rere


"Mangkanya kalo kerja tu yang bener! yang ditingkatin itu skill jangan pencitraan terus!" Ujar Rere sembari mendorong Sindy. Sindy yang kesal pun hendak menyerang Rere kembali namun di tahan oleh Rachel


"udah! bocah ingusan ini biar gue yang urus" Ujar Rachel. Sedangkan Rere hanya cuek dan kembali duduk ke kursi nya


"Heh anak baru! Kakak gue bentar lagi kemari! siap-siap di pecat ya" ujar Rachel sembari menjambak rambut Rere. Rere pun menepis tangan Rachel yang membuat Rachel melepaskan jambakkannnya

__ADS_1


"Gue gak bakal nyuruh kakak gue pecat Lo kalo Lo berlutut minta maaf ke gue dan sindy" Tambah Rachel dengan sombong


"hahaha! gue berlutut sama Lo biar gak di pecat haha lucu ya! Gue gak takut! suruh kakak Lo pecat gue kalo bisa" ujar Rere tertawa mengejek. Tak lama beberapa orang masuk ke ruangan dengan gagah. Rachel pun segera mengubah nada bicaranya menjadi manja


"Kakak.., liat anak baru ini! dia menindas aku terus" ujar Rachel sembari menunjuk Rere


"Dan juga kak! dia menghina kakak! pecat aja kak" Tambah Rachel


"Papa! papa liat kan aku di bully terus disini! papa pasti udah liat dari CCTV yang aku minta papa untuk pasang diam-diam kan!" ujar Rere dengan manja sembari memeluk tangan ayahnya.

__ADS_1


Seketika Rachel,sindy dan rekan-rekan lainnya pun terkejut.


"Ya! papa liat rekaman itu mangkanya papa buru-buru pulang pakai helikopter kesini" Ujar Papa rere yang sedih melihat putri semata wayangnya ditindas oleh karyawannya sendiri


"Mariam! Kamu sudah tau apa yang harus kamu lakukan bukan" ujar papa Rere yang serius


"Ba..baik pak! saya akan memberikan surat peringatan pada Rachel dan sindy agar tak mengulangi hal ini" Ujar Mariam


"Tidak! Saya ingin mereka di pecat termasuk kamu!" Ujar papa Rere dengan dingin dan membawa Rere ke ruangannya. Rere terus merangkul tangan ayahnya sembari menoleh kebelakang untuk mengejek Rachel dan sindy

__ADS_1


Sesampainya di ruangan, ayah Rere pun meminta maaf pada putri nya dan menyesali perbuatannya yang tak mengenali Rere pada semua karyawan sebagai putri nya. Ayah Rere meminta Rere untuk terus berkerja dan mengantikan dirinya. namun Rere yang telah berjanji untuk pindah ke kantor bara pun menolak permintaan ayah nya. sang ayah pun menegosiasi pada bara agar memperbolehkan Rere kerja di perusahaan nya dan mengantikan nya. Bara yang tak bisa menolak permintaan sang mertua pun mau tak mau menyetujui nya.


Singkat cerita 3 tahun berlalu. ia dan bara pun sudah lama pindah ke rumah mewah milik bara sejak bara ketahuan berbohong tentang perkejaannya dan kini Rere telah mengambil alih perusahaan sang ayah


__ADS_2