
"udah berani Lo ngelawan gue ya! Lo udah ngeracuni gue sampe diare. emang Lo pikir bisa bebas gitu aja" ujar ivana sambil membentak hellen
Rere dan Feli tertawa melihat baju Hellen yang kotor dikarenakan tumpahan makanan. namun tak lama, Rere mendapatkan notifikasi masuk ke handphone nya.
"bara ngapain ngechat gue" Ujar Rere membatin sambil membuka chat bara
"Sekarang Lo tertawa melihat Hellen di bully! coba Lo pikir! kalo sahabat Lo tau yang sebenarnya bahwa Lo udah bangkrut! apakah mereka akan melakukan hal yang sama!" ujar bara.. mendengar hal tersebut. Rere hanya terdiam dan melihat kiri kanan untuk mencari tau lokasi bara namun sebuah pesan masuk lagi
"Lo hentikan ivana sekarang atau semua orang tau tentang Lo yang sebenarnya!". Rere yang tak punya pilihan pun segera menghentikan ivana yang hendak memukuli Hellen
"Vin ada guru" ujar Rere berteriak. ivana pun menghentikan perbuatan nya dan menoleh kebelakang.
saat Ivana menoleh. Rere memberikan kode untuk menyuruh Hellen pergi.
"Hei mau kemana Lo" . ujar ivana berteriak saat melihat Hellen yang lari dan hendak mengejar nya namun Rere menahan ivana
"udah dong Vin!"
"Minggir! dia itu pantas digituin"ujar ivana sembari menepis tangan Rere dan hendak mengejar Hellen kembali.namun, Rere pun menarik tangan ivana dan membisikkan sesuatu
"Emang Lo pikir! Lo gak punya rahasia juga!". ujar Rere yang Ivana terdiam dan memilih untuk menuruti apa yang Rere katakan.
Setelah makan siang. mereka pun hendak pergi ke Rooftop sekolah
"Eh ngomong-ngomong tadi malam bara nyuruh gue ngerjain 2 tugas! kayak nya nanti ada PR lagi deh" ujar Rere memberitahu Feli dan Ivana
__ADS_1
"serius Lo! gue harus nyari contekkan nih!"
"mau nyontek gue juga boleh Fel"
"ogah! Lo aja tadi dapat nilai paling rendah kok!"
"ya udah sih nyontek bara aja! dia kan miskin! tinggal bayar aja pasti mau" ujar ivana
"Dia gak miskin Vin! tadi pagi aja dia tranfer gue uang 1M"
"wah ada apa nih! tadi bantuin Hellen dan sekarang belain bara! kesambet apa Lo"
"ya nggak sih! gue ke paksa". ujar Rere berbicara dengan nada kecil
"bolos aja yuk! gue males banget nih sama buk Siska"
#DiRooftop
Saat mereka sibuk bercanda di atap. mereka pun melihat Dinda yang berjalan membawa tas ke luar sekolah bersama orang tua nya
"Dinda mau kemana tu?"
"gue denger sih mau pindah sekolah karena beasiswa nya dicabut"
"Hah! Lo tau dari mana Fel?"
__ADS_1
"ada deh"
"Tapi gara-gara apa?"
"mmm! itu karena dia udah berani melawan gue sampe gue disuruh berdiri selama pelajaran guru killer itu"
"Loh! kan yang ngelawan kan si bara Fel"
"dia juga diam aja! harus nya dia bilang kalo memang ambil buku gue walaupun sebenarnya nggak"
"Wait!wait! Lo bilang di bantu Daddy! bukannya Lo"
"Aduh Rere! Lo polos banget sih! yang di maksud Feli itu sugar Daddy!"
"Wahh parah mainan kalian ya! jangan bilang pak Nambo itu"
"yahh! Lo kayak gak tau kita aja Re! Rumayan lah ye dapat duit tambahan! sekalian buat happy-happy lah"
"tapi bukannya kalian kaya ya?Ngapain punya sugar Daddy"
"Lo kayak ga tau nyokap bokap gue aja!"
"kalo gue sih ada sugar Daddy karena gue kesepian re! nyokap bokap gua udah cerai dan gue tinggal sendiri sekarang"
"gue tau Lo Vin! tapi gue ga nyangka aja sama Feli! Feli kan kaya kenapa butuh sugar Daddy?"
__ADS_1
"abis main sama yang seumuran udah bosen! jadi nyoba ke om-om! ehh nyangkut haha"